Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Debat Melempem, Pengamat Politik Nilai Para Kandidat Miskin Data

Debat Melempem, Pengamat Politik Nilai Para Kandidat Miskin Data

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Jalannya debat perdana Pilgub Sulbar dinilai kurang memuaskan. Masing-masing Paslon terkesan bermain aman. Adu ide dan gagasan yang diharapkan publik, masih jauh panggang dari api.

Hal itu juga dibenarkan, Pengamat Politik Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Muhammad. Ia mengkritik para kandidat calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, pada debat perdana kemarin.

Menurut Dosen Fisipol Unsulbar itu, para kandidat di Debat Pilgub Sulbar tampil terlalu soft dan tidak menjelaskan persoalan visi misi dengan detail. Hal itu dianggap akan membingungkan masyarakat, lantaran para paslon tidak merinci kerja taktis yang dicanangkan.

“Jadi debat itu, tujuannya agar publik dapat melihat dan mencermati ketika Visi-Misi itu saling diuji antara calon. Soal bagaimana detail tahapan, kerja taktis hingga teknis di lapangan dalam mewujudkan Visi-Misi yang tadinya umum, sudah dikerucutkan menjadi pemecahan dan solusi. Inilah gagasan yang harusnya diadu dalam arena debat. Sayangnya, itu tidak terlihat,” kata Muhammad, saat dikonfirmasi, Kamis, (31/10/2024).

Ia juga mengkritik para Paslon yang dianggap terlalu normatif memberikan penjelasan. Kuat dugaan, para paslon belum memahami data, sehingga dalam penyampaian Visi-Misi cenderung tidak terelaborasi dengan baik.

“Secara umum, para calon masih sangat normatif dalam menjelaskan detail kerja 5 tahun ke depan. Utamanya adalah minimnya data yang ditampilkan dalam analisis masalah yang dibeberkan. Padahal data ini sangat penting untuk memastikan segala perencanaan langkah kerja para kandidat ke depan itu sudah terukur dan berbasis perencanaan yang matang,” ujarnya.

Dalam konteks ekonomi, Muhammad menilai, bingung mencerna penjelasan dari Paslon. Hal itu dikarenakan kandidat tidak menyinggung soal Indeks Perilaku Korupsi. Padahal kata dia, Sulawesi Barat merupakan salah satu wilayah dengan Indeks Kerawanan Korupsi tertinggi.

“Bagaimana membaca data Indeks perilaku Korupsi di Sulbar, dikombinasi merencanakan pembangunan ekonomi, infrastruktur dan lingkungan. Dengan menampilkan data pasti akan lebih tepat sasaran dalam mengupas problematika Sulbar sehingga akan lebih tepat solusi yang akan ditawarkan,” jelasnya.

Muhammad juga menyebut, jika format debat perdana itu terus berlanjut. Maka tak ubahnya dengan lomba parade paparan tanpa gambaran.

“Jika miskin data dalam perencanaan maka format debat kandidat hanya akan mirip menjadi parade/lomba paparan komitmen tanpa gambaran detail solusi akan komitmen yang dijanjikan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam debat kandidat itu para Paslon lebih cenderung menyetujui usulan dan program kandidat lain. Bahkan dalam banyak kata pembuka, kalimat “Saya setuju” atau “Saya sependapat” lebih banyak diucapkan para kandidat

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua III DPRD Sulbar, Abdul Rahim Hadiri lokakarya penanganan stuntin di Sulbar.

    Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim Hadiri Lokakarya Penyusunan Dokumen Roadmap Pastipadu di Kantor Gubernur

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, H. Abdul Rahim menghadiri Lokakarya Penyusunan Dokumen Roadmap Pastipadu (Penanganan Stunting Terpadu) yang diselenggarakan di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menyusun peta jalan (roadmap) yang komprehensif untuk menangani masalah stunting secara terpadu di wilayah Sulawesi Barat. Senin, (21/8/2024) H. Abdul Rahim […]

  • Polisi di Pasangkayu dipecat

    Terlibat Kasus Narkoba, Polisi di Pasangkayu Dipecat

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 182
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, mekora.id – Seorang anggota Polisi di Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) dipecat setelah terbukti terlibat dalam kasus narkoba. Pemecatan oknum polisi di pasangkayu tersebut berdasarkan Surat keputusan kepala kepolisian Daerah Sulawesi Barat (kapolda Sulbar) Salinan dan Keputusan Kapolda Sulbar Nomor :Kep /20/1/2024 tanggal 24 Januari 2024 tentang PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) dari Dinas Polri. […]

  • Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri

    Ketua DPRD Sulbar Kunker ke Budong-Budong Untuk Serap Aspirasi

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Amalia Fitri, melakukan kunjungan kerja ke Dusun Patulana, Desa Budong-Budong, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Jumat (7/2/2025). Kunjungan Ketua DPRD Sulbar ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat serta meninjau perkembangan pembangunan di daerah tersebut. Amalia Fitri disambut dengan antusias oleh warga sekitar. Dalam kesempatan […]

  • Pelaku pencurian dana desa Tapandullu Mamuju ditangkap

    Polisi Ungkap Kronologi Pelaku Curi Dana Desa Tapandullu Rp388 Juta di Mamuju

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 212
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Misteri hilangnya Dana Desa Tapandullu sebesar Rp388.426.000 yang menghebohkan warga Mamuju pada Juni 2025 akhirnya terungkap. Pelaku berinisial AH (42), mantan pimpinan cabang salah satu bank ternama di Mamuju, ditangkap polisi di Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Kamis (20/11/2025). Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, menjelaskan bahwa kasus ini bermula […]

  • Pj Bupati Mamasa

    Tokoh Adat Mamasa Turun Tangan, Tolak Isu Pergantian Pj Bupati

    • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 241
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seiring isue pergantian Penjabat (Pj) Bupati Mamasa, Yakub F Solon, sejumlah elemen masyarakat terus berbondong-bondong menunjukan dukungan untuk Asisten II Pemprov Sulbar itu. Dukungan itu juga ditunjukan oleh tokoh masyarakat Mamasa, yang menemui Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris di Mamuju, Sabtu (9/12/2023). Ketua Lembaga Adat Kabupaten Mamasa, Benyamin Matasak mengatakan, […]

  • Kepala BPKPD Sulbar, Amujib

    Penerimaan Pajak Kendaraan Pada 2023 di Sulbar Capai 105 Persen

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Penerimaan pajak untuk kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2023 di Sulawesi Barat (Sulbar), sukses melampaui target. Hasil tersebut berhasil melampaui target pajak kendaraan tahun 2023 sebesar Rp 89.9 miliar, dengan capaian Rp 95.19 miliar atau 105,84 persen. Hal yang sama juga berhasil diraih di sektor […]

expand_less