Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Sulawesi Barat » Intip Karir Politik Abdul Halim, Wakil Ketua DPRD Sulbar Bukan Dari Darah Pejabat

Intip Karir Politik Abdul Halim, Wakil Ketua DPRD Sulbar Bukan Dari Darah Pejabat

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Abdul Halim, resmi dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Sulbar periode 2024-2029. Ia menjadi salah satu dari empat unsur pimpinan bersama Ketua DPRD Amalia Fitri, Wakil Ketua Suraidah Suhardi, dan Wakil Ketua II, Munandar Wijaya.

Menariknya, Politikus PDI Perjuangan kelahiran Wonomulyo 1979 itu satu-satunya Pimpinan DPRD Sulbar periode 2024-2029 yang bukan anak Bupati ataupun Mantan Bupati.

Karier politik Abdul Halim dirintis dari keluarga biasa-biasa saja, awalnya ia menjadi Anggota DPRD di Kabupaten Polewali Mandar, periode 2009-2014. Saat itu dorongan kuat dari para pendukung membuatnya maju dan duduk sebagai Anggota Dewan periode 2014-2019.

Pada periode berikutnya Abdul Halim kembali terpilih periode 2019-2024, ia dipercaya oleh PDI Perjuangan menduduki kursi Wakil Ketua II setelah partai Banteng itu memperoleh enam kursi dari 45 Anggota DPRD Sulbar.

Dekat dengan konstituen dan gaya berpolitik yang merakyat, Abdul Halim kembali terpilih melalui Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Polman A dengan perolehan 10.621 suara. Raihan itu membuatnya menjadi peraih suara individu terbanyak dari 8 Anggota terpilih lainnya.

Gaya politik Abdul Halim yang merakyat, disebutnya sebagai pengabdian dan titisan yang diembannya sebagai politisi PDI Perjuangan.

“Tentu sebagai Politisi PDI Perjuangan kami diajarkan selalu kembali ke rakyat, terutama bagaimana Ketua Umum Ibu Megawati Soekarno Putri menginginkan rakyat selalu terdepan,” kata Abdul Halim, Selasa, (29/10/2024).

Setelah dilantik, Abdul Halim, mengatakan saat ini akan mendorong sinergi pemerintah untuk menjalankan kebijakan yang pro pada rakyat. Terutama pada sektor pengembangan pangan.

Dia menyebut, Sulawesi Barat memiliki potensi besar sebagai penghasil dan jadi lumbung pangan nasional.

“Kalau kita lihat potensi Sulawesi Barat ini memang besar dan perlu digali, kedepan kita akan terus dorong sektor-sektor pertanian dan perikanan. Kita ingin Sulawesi Barat ini swasembada dan jadi lumbung pangan,” ungkapnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Mamuju

    Dugaan Korupsi Senilai 2,5 Miliar di Dinkes Mamuju Sedang Diusut

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dugaan korupsi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju sedang menyeruak, saat ini penyidik dari kepolisian sedang melakukan penyidikan pada dugaan mark up pengadaan alat antropometri  senilai Rp2,5 miliar. Alat antropometri merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengukur dan memantau berat badan, panjang badan, dan status gizi balita. Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol […]

  • Survei ADAMI Pilkada Mamuju

    Pilkada Mamuju : Survei Internal Tembus 58 Persen, Halim :  Insya Allah ADAMI Kunci Kemenangan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 218
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id, – Wakil Ketua DPD PDI-Perjuangan Sulbar, Abdul Halim, optimistis Pasangan nomor urut 2 (dua) Ado Mas’ud dan H. Damris (ADAMI) akan memenangkan Pilkada Mamuju. Hal itu setelah Koordinator Pemenangan Pilkada untuk PDIP ini, mengumumkan data survei internalnya dengan angka 58,4 persen untuk kemenangan pasangan Ado-Damris (ADAMI). Halim menegaskan, bahwa merujuk data internal dan […]

  • Kapolda Sulbar

    Kapolda Sulbar Janji Berantas dan Tindak Tegas Praktik Judi di Wilayahnya

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id  – Kepala Kepolisian (Kapolda) Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol. Adang Ginanjar, mengenaskan akan membasmi dan menindak tegas praktik judi khususnya sabung ayam di wilayah hukum kerjanya jelang Ramadhan 2025. Irjen Pol. Adang Ginanjar, menyebut pihaknya bersama TNI dan Pemerintah Provinsi Sulbar telah membangun komitmen bersama untuk menjaga ketertiban dan keamanan di daerah tersebut. […]

  • Hasto PDIP Perjuangan

    Megawati Lantik Hasto Kristiyanto Kembali Jadi Sekjen PDI Perjuangan 2025–2030

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 200
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Hasto Kristiyanto resmi menjabat kembali sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) periode 2025-20230. Hal itu setelah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, melantiknya di Kantor DPP PDIP, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (14/8/2025). Sebelumnya, posisi Sekjen sempat dibiarkan kosong saat pengumuman struktur kepengurusan baru pada Kongres […]

  • Wawali Agus Haris Resmikan Dapur Gizi Program Makan Gratis di Bontang

    Wawali Agus Haris Resmikan Dapur Gizi Program Makan Gratis di Bontang

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, meresmikan dapur gizi Program Makan Gratis (MBG) di Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Jumat (16/8/2025). Peresmian ini dirangkaikan dengan syukuran yang dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD, instansi pemerintah, hingga mitra kerja program. Program MBG merupakan bagian dari kebijakan nasional Presiden RI Prabowo Subianto […]

  • Uang Natal Sulbar

    Bank Indonesia Sulbar Siapkan Uang Tunai Rp 366 Miliar untuk Nataru 2024  

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 194
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kantor Sulawesi Barat (Sulbar), menyebut akan menambah stok uang tunai di masa libur natal dan tahun baru (Nataru) 2024. Kepala Kantor BI Sulbar, Gunawan Purbowo, mengatakan penambahan uang tunai untuk Nataru 2024 itu naik 10 persen dari tahun lalu. “Dari Rp 334 miliar jadi Rp 366 miliar tahun […]

expand_less