Deklarasi dan Konferda Persatuan GMNI Sulbar Sukses, Bangkit dari Spirit Ideologis
- account_circle mekora.id
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penandatanganan Pakta Integrritas Persatuan GMNI Sulawesi Barat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Setelah tujuh tahun berjalan dalam dua kepengurusan, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Barat (Sulbar) akhirnya kembali bersatu. Deklarasi dan Konferensi Daerah (Konferda) Persatuan sukses digelar di Aula Kemenag Sulbar, di Mamuju pada 24 hingga 26 April 2026.
Momentum ini menandai berakhirnya dualisme kepengurusan yang selama ini dipimpin oleh Nur Alamsyah dan Sugiarto Alberth. Lebih dari sekadar agenda organisasi, persatuan tersebut menjadi titik balik bagi perjalanan GMNI di Sulawesi Barat.
Ketua DPD GMNI Sulbar, Nur Alamsyah, mengatakan persatuan ini merupakan buah dari proses panjang yang berakar dari semangat persatuan nasional yang sebelumnya digaungkan dalam Kongres Persatuan di Bali.
Menurutnya, perpecahan selama ini telah menyisakan luka dan memicu gesekan di antara sesama kader. Karena itu, ia berharap persatuan yang telah terwujud dapat menjadi fondasi kokoh bagi masa depan organisasi.
“Persatuan ini tidak lahir dengan mudah. Ada dinamika panjang yang harus dilalui. Namun, kerinduan bersama untuk kembali bersatu akhirnya mampu mewujudkan momentum bersejarah ini,” kata Nur Alamsyah.
Senada dengan itu, Ketua DPD GMNI Sulbar lainnya, Sugiarto Alberth, menegaskan persatuan hanya bisa terwujud ketika seluruh pihak menempatkan ideologi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Persatuan yang utuh adalah persatuan ideologis, persatuan yang membungkam seluruh ego politik. Biarlah momentum ini menjadi catatan sejarah sekaligus penunjuk jalan bagi generasi GMNI di masa mendatang,” ujarnya.
Ia juga berharap kepengurusan baru yang akan terbentuk melalui Konferda mampu menjaga dan merawat persatuan tersebut.
Menurutnya, tugas besar pengurus mendatang bukan hanya menjalankan roda organisasi, tetapi juga memastikan tidak ada lagi sekat di antara kader.
“Persatuan ini adalah awal. Rangkul semua kawan seperjuangan. Kepengurusan baru nantinya harus memperkuat fondasi yang telah kita bangun bersama,” tuturnya.
Deklarasi Persatuan dan Konferda GMNI Sulbar turut dihadiri oleh perwakilan DPC GMNI Mamuju, DPC GMNI Majene, DPC GMNI Mamasa, DPC Caretaker Mamuju Tengah, para alumni, serta ratusan kader dari berbagai daerah di Sulawesi Barat.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
Saat ini belum ada komentar