Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Sampah Menumpuk di Mamuju Usai TPA Disegel, DLHK Akui Tak Punya Alternatif

Sampah Menumpuk di Mamuju Usai TPA Disegel, DLHK Akui Tak Punya Alternatif

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Penutupan akses Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Adi-adi oleh warga Botteng berdampak luas terhadap layanan kebersihan di Kota Mamuju. Selama dua hari terakhir, sampah menumpuk di berbagai titik karena tidak adanya lokasi pembuangan alternatif.

Kepala UPTD TPA Adi-adi, Muh. Wajidi Azhar, mengatakan pihaknya bersama DLHK Mamuju telah melakukan dialog dengan warga. Ia menyebut pertemuan lanjutan akan digelar bersama Bupati Mamuju pada Selasa (21/4/2026) sore untuk mencari solusi.

“Kemarin kita sudah temui warga. Sore ini kami bersama warga akan berdiskusi dengan Bupati Mamuju untuk mencari jalan keluar,” ujar Wajidi.

Akibat penutupan tersebut, tumpukan sampah kini terlihat di sejumlah titik vital, mulai dari pasar, kafe, restoran hingga kawasan permukiman warga.

Kepala Bidang Kebersihan DLHK Mamuju, Marsaeni, mengakui sejak akses TPA ditutup pada Minggu (19/4/2026), petugas kebersihan tidak lagi beroperasi seperti biasa.

Menurutnya, TPA Adi-adi merupakan satu-satunya lokasi pembuangan akhir di Mamuju, sehingga tidak ada opsi lain untuk menampung sampah yang diangkut.

“Iya, sejak hari Minggu sampai sekarang sampah tidak diangkut. Karena tidak ada alternatif lain, kalau diangkut mau dibuang ke mana,” kata Marsaeni.

Ia berharap pertemuan antara pemerintah daerah dan warga dapat segera menghasilkan kesepakatan agar aktivitas pengangkutan sampah bisa kembali berjalan normal.

“Kalau sudah dibuka, kami akan langsung angkut semua sampah yang ada. Semoga pertemuan sore ini bisa menemukan solusi,” tambahnya.

Sementara itu, warga Botteng masih bersikukuh menutup akses menuju TPA Adi-adi. Perwakilan warga, Muh. Ikram, menyebut dialog sebelumnya dengan DLHK yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) belum menghasilkan kesepakatan.

“Hingga saat ini belum ada langkah konkret dari DLHK untuk memenuhi tuntutan masyarakat,” tegas Ikram.

Warga menuntut pemerintah menyediakan armada pengangkut sampah serta mesin pengolahan daur ulang di wilayah mereka. Mereka menilai dua hal tersebut merupakan kebutuhan mendesak mengingat dampak lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan dari keberadaan TPA.

Aksi penutupan akses ini telah berlangsung sejak Minggu (19/4/2026) dan akan terus dilakukan hingga tuntutan warga dipenuhi.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ijazah Palsu Mateng

    Babak Baru Dugaan Ijazah Palsu di Mateng : Satu Tersangka, Lainnya di Usut

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 168
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu yang melibatkan salah satu pasangan calon (Paslon) di Pilkada Mamuju Tengah (Mateng) 2024 memasuki babak baru. Polres Mamuju Tengah telah menetapkan satu tersangka terkait kasus ini. Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Fredy, mengungkapkan bahwa tersangka diduga menggunakan ijazah palsu saat mendaftarkan diri sebagai kandidat Pilkada. “Kita […]

  • Salmon Soppang Manglo

    24 Tahun Mamasa: Momentum Menata Masa Depan Daerah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Oleh: Salmon Soppang Manglo, M.Mar Ketua Dewan Pembina Sinergi Muda Mamasa Peringatan hari jadi ke-24 Kabupaten Mamasa menjadi momen penting untuk menengok kembali perjalanan daerah ini sejak berdiri hingga hari ini. Dua puluh empat tahun tentu bukan waktu yang singkat. Dalam rentang tersebut, Mamasa telah melalui berbagai fase perkembangan yang diwarnai oleh dinamika, tantangan, serta […]

  • Begini Sosok Bupati Mamuju Sejak 1960 Sampai Sekarang

    Begini Sosok Bupati Mamuju Sejak 1960 Sampai Sekarang

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 548
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Berikut ini kami rangkum Daftar Bupati Mamuju dari Masa ke Masa. Bupati Mamuju pertama kali ditujuk pada 1960. Kabupaten Mamuju merupakan Kota Administrasi Provinsi Sulawesi Barat, dengan populasi 285.616 jiwa (Data BPS 2022), dengan luas wilayah 4.942-kilometer persegi. Sejak penetapan Undang-undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang pembentukan daerah-daerah tingkat II di Sulawesi, […]

  • Rahim Kunjungi pembangunan gedung DPRD Sulbar2

    Tinjau Re-konstruksi Gedung DPRD Sulbar, Abdul Rahim : Gedung Baru Akan Nyaman Untuk Kerja

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan gedung DPRD Sulbar, yang saat ini telah mencapai 70% progres. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan bahwa proyek berjalan sesuai dengan rencana dan kualitas konstruksi yang diharapkan. Rabu, (12/6/2024). Dalam tinjauan ini, H. Abdul Rahim menyampaikan apresiasi kepada […]

  • Hilton Pratama Mantong Paskibraka Nasional dari Sulbar

    Hilton, Siswa Asal Mamuju Siap Harumkan Sulbar Lewat Paskibraka Nasional

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 188
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Hilton Pratama Mantong, pelajar kelahiran Makassar, 11 April 2009, menjadi salah satu putra terbaik Sulawesi Barat yang terpilih mengikuti tahapan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Jakarta. Siswa kelas X SMA Negeri 1 Mamuju ini berhasil lolos seleksi di tingkat provinsi bersama lima peserta lainnya, mewakili Sulawesi Barat menuju […]

  • Penipuan Kupon di Karampuang

    Dua Pelaku Penipuan Berkedok Kupon Undian Ditangkap Polisi di Pulau Karampuang Mamuju

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 178
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dua orang lelaki pelaku penipuan kupon undian, berhasil ditangkap polisi di Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin, (30/9/2024). Sebelum ditangkap, dua pelaku penipuan kupon undian itu lalu-lalang di Pulau Karampuang. Kapolsek Kota Mamuju, AKP Moh. Fauzi, mengatakan keduanya bermodus membagikan selebaran kertas yang kepada warga dengan iming-iming berhadiah mobil. “Modus penipuan […]

expand_less