Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pengadaan Dinkes Mamasa Disorot, Alkes Tak Cukup-Ambulans Pernah Sampai ke Puskesmas

Pengadaan Dinkes Mamasa Disorot, Alkes Tak Cukup-Ambulans Pernah Sampai ke Puskesmas

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMASA, Mekora.id – Pengadaan mobil ambulans tahun anggaran 2025 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan. Program yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut dipertanyakan setelah ambulans yang diperuntukkan bagi Puskesmas Salutambun disebut belum terlihat di lokasi.

Dalam dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) Dinkes Mamasa tahun 2025, pengadaan satu unit ambulans dengan spesifikasi 4×4 tercatat dianggarkan sebesar Rp750 juta. Anggaran itu merupakan bagian dari pagu DAK sektor kesehatan sebesar Rp18,7 miliar, yang juga mencakup penguatan bangunan Puskesmas Salutambun senilai Rp475 juta.

Namun hingga kini, ambulans tersebut disebut belum sampai di puskesmas yang menjadi tujuan pengadaan. Kondisi itu memicu pertanyaan dari sejumlah pihak, termasuk kalangan aktivis di Mamasa.

Salah seorang aktivis Mamasa, Irfan, mengatakan program pengadaan tersebut seharusnya menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem dan kapasitas pelayanan kesehatan di daerah.

Ia menilai pengadaan mobil ambulans tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut, terutama terkait kesesuaian spesifikasi barang dengan dokumen perencanaan.

“Dalam RAB tercatat mobil dengan spesifikasi 4×4, tetapi informasi yang kami dapatkan di lapangan kendaraan yang datang justru 4×2. Jika benar demikian, tentu perlu ada penjelasan dari pihak terkait,” kata Irfan, Jumat, 13 Maret 2026.

Selain pengadaan ambulans, Irfan juga menyoroti pengadaan alat kesehatan (alkes) yang dianggarkan sekitar Rp2,31 miliar. Ia mengaku menerima informasi bahwa sebagian barang yang tercantum dalam pengadaan tersebut belum terlihat keberadaannya.

“Pengadaan Alkes juga kami dapatkan informasi ada yang tidak cukup datang,” ujarnya.

Atas dasar itu, Irfan meminta aparat penegak hukum (APH) menelusuri dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran tersebut.

“Kami meminta kepada APH agar memanggil dan memeriksa pihak Dinas Kesehatan Mamasa. Setelah Lebaran kami juga berencana melakukan aksi unjuk rasa,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa belum memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, dr. Ratna, yang telah dikonfirmasi berulang kali belum memberikan tanggapan.

Kepala Bidang di Dinas Kesehatan Mamasa, Yunus Ma’dika, saat dihubungi irit komentar. Ia hanya meminta awak media melakukan kepada kepada pejabat pembuat komitmen (PPK).

“Coba tanya sama Ibu Tresia selaku PPK-nya,” ujarnya singkat.

(Laporan : Jupran)

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Khalil Qibran (Galih)

    Setelah Dilantik Jadi Anggota DPRD Sulbar, Galih : Kritik Saya Jika Salah, Dukung Saya Jika Benar

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah dilantik Anggota DPRD Sulawesi Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Mamuju, M. Khalil Qibran, menyatakan siap langsung bekerja dan turun lapangan untuk mendengar keluhan masyarakat. Kata Politikus muda yang akrab disapa Galih itu, hal ini dilakukan agar aspirasi masyarakat benar-benar bisa diserap. “Setelah pelantikan ini saya harus banyak turun ke […]

  • Bontang Masuk Penilaian Adipura, Neni Sebut Sanitary Landfill Jadi Kunci

    Bontang Masuk Penilaian Adipura, Neni Sebut Sanitary Landfill Jadi Kunci

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Mekora.id – Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan hidup. Wali kota Bontang, Neni Moerniaeni menyebut jika Bontang telah berhasil mencuri perhatian sebagai salah satu kota yang telah menggunakan sistem sanitary landfill untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Jadi, kemarin kita (Bontang, red) dipanggil, ternyata sudah ada penilaian terhadap 10 kota, termasuk Bontang. Kami tidak tahu […]

  • Ketua DPRD Hadiri acara BPK

    Ketua DPRD Sulbar dan Forkopimda Hadiri Penyerahan Keuangan BPK Tahun 2023

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Suraidah Suardi, menghadiri Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Tematik dan Pemeriksaan Kepatuhan atas Belanja Daerah Semester II Tahun 2023 di Gedung BPK Provinsi Sulbar, Kamis (18/01/24) Dalam pertemuan itu sejumlah kepala Forkopim turut hadir, termasuk Penjabat (Pj) Zudan Arif Fakrulloh, Sekprov Muhammad Idris, perwakilan Bupati se-Sulbar, dan Ketua DPRD […]

  • Kepala DPMPTSP Sulbar

    Amir Dado Ditunjuk Jabat Plt Kepala DPMPTSP Sulbar

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar kepada Amir Dado, Senin (26/1/2026). Penyerahan SK tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk segera mengisi kekosongan jabatan Kepala DPMPTSP Sulbar […]

  • Penanaman Pohon

    Peringati Hari Lingkungan Hidup, Disdikpora Mamuju Lakukan Aksi Tanam Pohon

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, ikut serta dalam aksi penanaman pohon di sekitar Kantor Sementara di Gelanggang Olahraga (GOR) Mamuju. Pada, Rabu, (05/06/2024). Kepala Disdikpora Mamuju, Murniani, memimpin langsung penanaman pohon itu. Dia mengatakan penanaman pohon ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi Dinas Pendidikan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia […]

  • Satgas 4+1 Pemprov Sulbar Berhasil Tangani 9085 Bayi dan 1054 Bayi Bebas Stunting

    Satgas 4+1 Pemprov Sulbar Berhasil Tangani 9085 Bayi dan 1054 Bayi Bebas Stunting

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 139
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Satuan tugas (Satgas) Penanganan 4+1 masalah Sulbar berhasil menekan stunting 1.054 anak. Hal ini tidak lepas dari kerja kolaboratif antar OPD. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulbar Indahwati Nursyamsi mengatakan, dengan terbentuknya Satgas Penanganan 4+1 , termasuk masalah stunting mampu menggerakkan semua OPD Pemprov […]

expand_less