Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Puluhan Siswa di Majene Diduga Keracunan Menu MBG, Dinkes Sulbar Lakukan Investigasi

Puluhan Siswa di Majene Diduga Keracunan Menu MBG, Dinkes Sulbar Lakukan Investigasi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Majene menangani kejadian luar biasa (KLB) dugaan keracunan pangan dari Menu Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sendana II, Kabupaten Majene.

Berdasarkan laporan sementara, dugaan keracunan terjadi pada Senin malam, 12 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 Wita. Insiden tersebut berdampak pada 50 warga yang tersebar di sejumlah desa, yakni Desa Tubo, Tubo Tengah, Tubo Selatan, Onang Utara, Tubo Poang, Bonde-bonde, dan Onang.

Hingga Selasa, 13 Januari 2026 pukul 16.00 Wita, tidak ditemukan korban meninggal dunia. Namun, puluhan warga mengalami gejala keracunan seperti sakit perut, mual, muntah, diare, sakit kepala, dan demam.

Dari total korban, sebanyak 40 orang mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan. Rinciannya, 38 orang dirawat di Puskesmas Sendana II dan dua orang di Puskesmas Salutambung. Sementara itu, sembilan orang menjalani perawatan di rumah, dan satu orang telah dinyatakan sembuh.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Kesehatan P2KB Sulbar bersama Dinas Kesehatan Majene dan tim Puskesmas melakukan penanganan medis, investigasi epidemiologi, serta pengambilan sampel makanan dan muntahan korban untuk pemeriksaan laboratorium.

Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pihak penyedia MBG terkait pengelolaan makanan agar sesuai standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan pemerintah daerah berfokus pada penanganan korban dan pencegahan kejadian serupa.

“Yang paling utama adalah keselamatan masyarakat. Penanganan medis terus dilakukan, dan proses penyelidikan penyebab keracunan masih berjalan,” ujarnya.

Hingga kini, hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan sumber keracunan masih menunggu hasil resmi. Pemerintah daerah meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas kesehatan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Haris Buka Turnamen Voli Pemuda Sidrap

    Agus Haris Buka Turnamen Voli Pemuda Sidrap

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle zul
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Mekora.id – Semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 begitu terasa di Kampung Sidrap, Kelurahan Guntung, Minggu (27/7/2025) sore. Warga dari berbagai RT tumpah ruah di Lapangan Voli RT 23 Sidrap untuk mengikuti dan menyaksikan pembukaan Turnamen Bola Voli FPSB yang resmi dibuka Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Turnamen ini digelar Forum Pemuda Sidrap […]

  • Jalan Bonehau-Kalumpang

    Dimulai Sejak 2019, Jalan Poros Bonehau-Kalumpang Baru Selesai 7 KM

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 189
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan pengerjaan ruas jalan poros Salubatu-Karataun sisa 3 kilometer. Dari target yang dikerjakan sepanjang 10 Kilometer, kata Zudan telah diselesaikan sepanjang 7 kilometer. “Penyelesaian jalan dari Salubatu ke Karataun itu sudah selesai 7 kilometer, tinggal 3 kilometer lagi sekaligus akan ada perbaikan jembatan,” kata […]

  • Warga di Mamuju ditandu

    Dua Warga Sakit di Mamuju Terpaksa Ditandu Sejauh 18 Kilometer Akibat Minim Akses Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Jaena dan Juabedah, dua warga Desa Bela, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), yang sedang sakit terpaksa ditandu sejauh 18 kilometer menuju Puskesmas terdekat. Hal itu lantaran jalan di desa itu terisolir dan tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi geografi yang berada dipegunungan membuat akses di Desa Bela menjadi terisolir dan sering […]

  • Penghargaan Sulawesi Barat

    Sulawesi Barat Terima Penghargaan Cerdas Berkarakter 2024 Dari Kemendikbudristek

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 160
    • 1Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendapatkan penghargaan dari Pusaka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), kategori cerdas berkarakter 2024. Penghargaan itu diraih Sulbar bersama 4 Provinsi lainnya. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Inspektur Jenderal Kemendikbud , Dr. Chaterina Muliana, yang diterima oleh Asisten I Pemprov Sulbar, Muhammad Jaun, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan […]

  • Ilustrasi WNA Todong Senjata ke Warga Pasangkayu

    WNA Korsel Diduga Todongkan Senpi ke Warga Lokal di Pasangkayu

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 205
    • 1Komentar

    PASANGKKAYU, Mekora.id – Kejadian mengejutkan terjadi di Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar). Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel) diduga menodongkan senjata api (Senpi) kepada seorang penambang pasir lokal di Sungai Lariang, Senin (18/11/2024) pagi. Insiden ini terjadi sekitar pukul 09.45 WITA itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib. Kapolres Pasangkayu, […]

  • Ranperda Tata Ruang Sulbar

    DPRD dan Pemprov Sulbar Mulai Bahas Ranperda Tata Ruang

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar) dan Pemprov Sulbar mulai membahas Rancangan Peraturan daerah (Ranperda) penyusunan tata ruang wilayah Provinsi Sulbar. Pembahasan itu dituangkan dalam rapat paripurna yang dibahas bersama di Ruang Paripurna DPRD Sulbar, Jumat (08/03/2024). Selain Tata Ruang wilayah, DPRD dan Pemprov Sulbar juga membahas sejumlah agenda lain, […]

expand_less