Bawaslu Notif 4 Kecamatan di Mamuju Rawan Netralitas ASN
- account_circle mekora.id
- calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
- comment 1 komentar
- print Cetak

Ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju, Rusdin, saat memberikan keterenagan kepada awak media, di Water Park, Hotel Maleo. Selasa (17/10/2023) malam.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Indeks kerawanan Pemilu (IKP) menempatkan Kabupaten Mamuju masuk jadi salah satu wilayah dengan indeks kerawanan tertinggi di Indonesia.
Dari data Bawaslu RI, Konflik sosial menempati urutan 56 dari 85 kota. Sedangkan netralitas aparatur negeri sipil (PNS) masuk dalam kategori rawan tinggi dengan menempati urutan 8 dari 25 kota.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju, Rusdin, mengatakan kerawanan netralitas ASN itu dipicu dua hal. Yakni adanya afiliasi keluarga pejabat eselon atau diatasnya yang menjadi peserta pemilu serta oknum ASN yang melibatkan diri dalam mendukung salah peserta pemilu.
“Ada dua fase, di masa kampanye ada oknum PNS yang melibatkan diri. Sementara intervensi ASN setelah tahapan kampanye,” kata Rusdin, Selasa (17/10/2023) malam.
Dengan data itu, Rusdin, mengakui kerawanan netralitas ASN cenderung disebabkan adanya intervensi dari pejabat yang memiliki afiliasi pada peserta pemilu.
“Potensi penyalahgunaan kekuasaan ini bisa terjadi dan melibatkan kepala Desa, kita sudah punya data Pejabat Eselon II mana saja yang punya afiliasi ke peserta Pemilu. Kita sudah menyiapkan langkah-langkah untuk pencegahan itu, termasuk jika ada penyalahgunaan kekuasaan Kepala Desa,” ujarnya.
Bawaslu Mamuju menyebut kerawanan netralitas ASN hampi menyeluruh di daerah pemilihan Kabupaten Mamuju.
Namun, Rusdin, menotif Dapil 1 (Kecamatan Mamuju) dan Dapil 3 (Kecamatan Sampaga, Papalang, dan Tommo) sebagai wilayah dengan kerawanan netralitas ASN paling tinggi.
“Hampir semua wilayah di Mamuju ini masuk kategori rawan netralitas ASN, tetapi dua wilayah itu yang jadi konsen kita. Dapil 3 ini potensi kerawanan netralitas ASN tinggi, dimana ada anak dan saudara pejabat eselon II yang maju,” jelas Rusdin.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
