Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Pembunuhan Kakak-Adik di Kalukku Direkonstruksi, Tersangka Peragakan 7 Adegan

Pembunuhan Kakak-Adik di Kalukku Direkonstruksi, Tersangka Peragakan 7 Adegan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Kasus pembunuhan yang melibatkan kakak-adik di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, memasuki tahapan rekonstruksi. Reka ulang kejadian digelar di Kantor Polresta Mamuju, Rabu (7/1/2026), oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka Baharuddin dihadirkan untuk memperagakan secara langsung rangkaian peristiwa pembunuhan terhadap korban, Kamaruddin, yang terjadi di Dusun Talaki pada 1 Desember 2025 lalu.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menjelaskan dalam proses rekonstruksi tersangka memperagakan tujuh adegan yang menggambarkan kronologi kejadian secara rinci.

“Pada adegan ketiga, tersangka memperagakan saat pertama kali menebas leher korban menggunakan senjata tajam,” ungkap Iptu Herman Basir.

Ia menambahkan, pada adegan keempat korban digambarkan tersungkur ke tanah akibat luka serius yang dideritanya. Namun, meski korban telah terjatuh, tersangka kembali melakukan penebasan berulang pada tubuh korban hingga korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Menurut Iptu Herman, seluruh adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi tersebut telah sesuai dengan hasil penyidikan, serta keterangan tersangka dan saksi-saksi yang telah diperiksa sebelumnya.

“Rekonstruksi ini bertujuan untuk memperjelas rangkaian tindak pidana yang dilakukan tersangka dan melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian,” pungkasnya.

Sebelumnya, kasus pembunuhan di Desa Pokkang ini bermula ketika pelaku berinisial BA (62) sedang mengambil bambu di lahan yang merupakan peninggalan orang tuanya. Tak berselang lama, korban KA (51) datang menegur dan melarang pelaku mengambil bambu tersebut, dengan alasan lahan itu bukan milik pelaku.

Teguran itu kemudian berubah menjadi adu argumen. Menurut polisi, korban sempat melontarkan kata “rakus” kepada pelaku setelah diminta pulang. Ucapan itu memicu emosi pelaku hingga keduanya terlibat cekcok yang makin memanas.

Ketegangan berubah menjadi tindakan fisik ketika korban memukul pelaku menggunakan rumput menjalar. Tersulut emosi, pelaku kemudian membalas dengan mengayunkan sebilah parang ke arah korban.

Akibat luka serius yang diderita, korban terjatuh dan tidak lagi bergerak. Korban diduga meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum akhirnya petugas kesehatan datang.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku penikaman di Bonehau

    Dua Pelaku Penikaman di Bonehau Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 237
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dua pelaku penikaman di Bonehau berinisial E dan R ditangkap polisi setelah dua hari buron, hal itu diungkapkan oleh Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, saat dijumpai wartawan di Kantornya, Selasa, (25/6/2024). Menurut keterangan polisi, dua pelaku penikaman terhadap korban Yoge (23) di Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat […]

  • Desa Tanambuah Mamuju

    Ratusan Warga di Desa Tanambuah Segel Kantor Desa, Tuntut Kades Mundur

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 264
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ratusan masyarakat Desa Tanamhuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, melakukan unjuk rasa di depan kantor Desa Tanambuah, Kamis (18/4/2024). Mereka melayangkan mosi tidak percaya kepada  Kepala Desa Muh. Nasrullah atas kepemimpinannya selama dua tahun menjabat. Koordinator aksi, Firka dalam orasinya mengatakan, kondisi Desa Tanambuah selama dua tahun terakhir begitu memprihatinkan lantaran […]

  • Fungsionaris PB HMI, Muh, Atmaja.

    Aksi Injak Berdera HMI Oleh Oknum Satpol PP Sulbar Dikecam PB HMI

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 190
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Insiden perusakan dan aksi menginjak-injak bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dalam unjuk rasa aliansi mahasiswa di Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), pada, Selasa, (9/7/2024) siang. Mendapat kecaman dari  Pengurus Besar (PB) HMI. Fungsionaris PB HMI, Muh. Atmaja mengatakan, aksi yang dilakukan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov Sulbar tersebut, […]

  • Ketua DPRD Mamasa, Agum Syaputra

    PAN Tunjuk Agum Syaputra Jadi Ketua DPRD Mamasa, Abdul Wahab Jadi Wakil Ketua DPRD Majene

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 336
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Teka-teki terkait siapa Ketua DPRD Kabupaten Mamasa yang diusulkan Partai Amanat Nasional (PAN) kini terjawab sudah. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP PAN dengan Nomor Surat PAN/A/Kpts/KU-SJ/699/VIII/2024, menetapkan Agum Syaputra sebagai ketua DPRD Mamasa periode 2024-2029. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN Sulawesi Barat (Sulbar), Munandar Wijaya mengatakan, Surat Keputusan dari DPP partainya […]

  • Wonomulyo

    Warga Wonomulyo Resah Aksi Kelompok Pemuda Bersenjata Tajam, Desak Polisi Bertindak

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 441
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Warga Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, mengaku diliputi keresahan menyusul kemunculan sekelompok pemuda yang diduga kerap membuat keributan dan melakukan percobaan penganiayaan pada malam hari. Berdasarkan penuturan warga, aksi tersebut sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Kelompok pemuda itu datang bergerombol menggunakan sepeda motor, sambil membawa senjata tajam jenis parang serta balok […]

  • Dana Pilkada Mamuju 2024

    KPU Mamuju Tunjuk BTN Jadi Bank Penyimpan Dana Pilkada 2024, Sebesar Rp 32 M

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – KPU Kabupaten Mamuju menunjuk PT. Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menjadi Bank penampung Dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sebesar Rp 32 miliar, yang didapatkan dari Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Ketua KPU Mamuju, Indo Upe mengatakan, terpilihnya BTN sebagai Bank penyimpan dana Pilkada 2024 itu setelah melalui seleksi beauty selama satu […]

expand_less