Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Cipayung Plus dan BEM Desak Polresta Mamuju Bebaskan Dua Aktivis yang Ditangkap Sejak 31 Agustus

Cipayung Plus dan BEM Desak Polresta Mamuju Bebaskan Dua Aktivis yang Ditangkap Sejak 31 Agustus

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Aliansi Cipayung Plus bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menggelar unjuk rasa di depan Mapolresta Mamuju pada Senin (8/9/2025). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas penangkapan dua aktivis dalam demonstrasi yang digelar pada 31 Agustus lalu di depan Kantor DPRD Sulbar.

Koordinator lapangan, Muh. Ahyar, dalam orasinya menilai penangkapan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap gerakan mahasiswa.

“Kami menuntut Polresta Mamuju segera membebaskan kawan kami. Ini adalah upaya kriminalisasi yang bertujuan menggembosi penyampaian aspirasi,” tegasnya.

Ahyar menyebut, aksi 31 Agustus berlangsung tertib dan tanpa kerusakan. Ia menyayangkan langkah aparat yang dinilai berlebihan.

“Tidak ada niat kami melakukan anarkisme, kami murni menyuarakan keresahan masyarakat,” katanya.

Senada, Ketua GMNI Mamuju, Adam Jauri, juga mengecam sikap Polresta yang dianggap mengulur-ulur proses mediasi. Menurutnya, pihak mahasiswa sudah kooperatif, termasuk menanggapi tuduhan membawa molotov.

“Kami sudah menuruti semua permintaan pihak kepolisian. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perhami Mamuju, Wardian, menyebut penangkapan dua aktivis tersebut mengada-ada. Menurutnya, seluruh peserta aksi adalah warga lokal yang turun secara damai.

“Kami menegaskan bahwa ini adalah upaya pembungkaman suara aktivis. Polisi seharusnya ingat, kewenangan besar yang mereka punya sekarang juga lahir dari perjuangan mahasiswa di era reformasi 1998,” ucap Wardian.

Diketahui, dalam aksi 31 Agustus lalu, enam orang sempat diamankan pihak kepolisian. Dua di antaranya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan kepemilikan molotov.

Hingga saat ini, dua massa aksi masih ditahan di Polresta Mamuju.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Nelayan Hilang di Majene

    3 Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Majene, Kapal Ditemukan Terbalik

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 278
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Tiga orang nelayan dilaporkan hilang di perairan Majene, pada, Selasa, 11 Juni 2024 dini hari lalu. Kapal motor PLN Anugerah Indah Ilahi 2 berwarna hijau itu, ditumpangi tiga orang nelayan yakni Hasanuddin (42), Rustam (41), dan Muhammad Haerul (15). Kantor pencarian dan pertolongan orang hilang Basarnas Mamuju, telah melakukan pencarian, namun hingga […]

  • Banjir Mateng

    Banjir dan Longsor Landa 3 Kecamatan di Mamuju Tengah

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 199
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Banjir dan longsor melanda Kabupaten Mamuju Tengah pada Kamis, (28/03/2024),  banjir setidaknya merendam sejumlah desa terendam, hingga jalan trans Sulawesi tertutup longsor. Berdasarkan laporan BPBD Sulawesi Barat, Banjir terjadi setidaknya di empat titik pada tiga Kecamatan, yakni Desa Tabolang dan Salupangkang, Kecamatan Topoyo, Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, dan Desa Kambunong, Kecamatan Karossa. […]

  • Rancangan APBD Mamuju 2025 disetujui

    Rancangan APBD 2025 Mamuju Disetujui, Pemkab Dihantui Defisit Rp 35 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 238
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id -Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, resmi disepakati oleh DPRD dan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Kesepakatan itu berlangsung di Gedung DPRD Mamuju, Jl Yos Sudarso, Jumat (29/11/2024) sore. Setidaknya sebanyak Rp 1,244 triliun menjadi total APBD Kabupaten Mamuju untuk tahun 2025, Ketua DPRD Mamuju, Syamsuddin Hatta, mengatakan APBD itu datang dari transfer […]

  • Pidana Pemilu di Mamuju

    Indikasi Pidana Pemilu di Mamuju dan Mateng Masuk Proses Bawaslu

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 198
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Indikasi pidana pemilu di Sulawesi Barat ditemukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada dua Kabupaten yakni Mamuju dan Mamuju Tengah. Komisioner Bawaslu Sulbar Divisi Pengawasan, Data, dan Informasi, Muhammad Subhan mengatakan, indikasi pidana pemilu itu terjadi saat rekapitulasi tingkat kecamatan. Subhan menyebut, temuan Bawaslu untuk dua wilayah itu masing-masing di Kecamatan Balabalakang, Kabupaten […]

  • Gadis ABG di Kalukku Meninggal Tabrak Trotoar.

    Bonceng Tiga, Gadis ABG di Kalukku Tewas Setelah Tabrak Trotoar

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 256
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gadis Anak Baru Gede (ABG) di Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), tewas setelah menabrak trotoar di Jalur Dua Bandara, Tampa Padang, pada Selasa, (10/12/2024). Menurut keterangan, Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, kecelakaan tunggal itu awalnya bermula saat korban bernama Reva (14) yang berbonceng tiga dengan dua rekan gadis ABG lainnya Akila (13) […]

  • Teminal Simbuang

    Jelang Arus Mudik, Ditlantas Polda Sulbar Periksa Kelengkapan Sopir di Terminal Simbuang

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 100
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Jelang arus mudik lebaran 2024, Ditlantas dan Biddokkes Polda Sulbar melakukan pemeriksaan kelengkapan sopir bus dan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk para supir dan pemudik di terminal tipe A Simbuang, Mamuju, Kamis (04/04/2024). Dirlantas Polda Sulbar Kombes, Pol Valentinus Asmoro mengatakan, sebelum memulai operasi pengamanan arus mudik, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemetaan pada […]

expand_less