Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUDAYA » Wonomulyo Carnival 2023, Merawat Wujud Keberagaman Selamanya

Wonomulyo Carnival 2023, Merawat Wujud Keberagaman Selamanya

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

POLMAN, mekora.id – Hari jadi Wonomulyo ditetapkan jatuh pada 1 September 1937 pada awal tahun 2023 ini, sejak saat itu wilayah dengan sejarah kolonisasi di Kabupaten Polewali Mandar ini membuka lembar manis yang lama terpendam.

Hari jadi yang baru pertama kali dirayakan sejak kemerdekaan dari Belanda ini, disambut dengan rangkaian Wonomulyo Carnival. Dikemas dalam tema Pesta Budaya, Sejarah, dan Selamanya, berlangsung 9-10 Desember 2023.

Wonomulyo merupakan salah satu Kecamatan terpadat dan perlahan tumbuh jadi basis utama perdagangan di Kabupaten Polewali Mandar, wilayah ini masih dihuni oleh sebagian besar etnis jawa yang secara heterogen hidup berdampingan secara rukun dan damai dengan masyarakat suku Mandar, Bugis dan beberapa etnis lainnya di Sulawesi Barat.

Bahkan beberapa daerah di wonomulyo masih memakai nama daerah yang ada di Pulau Jawa seperti Cirebon, Sugiwaras, Bumiayu, Kediri, Bumi Mulyo dan daerah lainnya.

Semangat hidup heterogen itulah yang coba terus dipupuk dalam pelaksanaan Wonomulyo Carnival 2023 itu.

“Alhamdulillah, selama kawasan ini berdiri sebagai wilayah koloni hingga kita kenal sebagai Wonomulyo, Kampung Jawa, kita tidak pernah mendengar ada kekerasan komunal di sini,” kata Ketua Panitia HUT ke-86 Wonomulyo, Ichsan Sahibuddin, Sabtu (9/12/2023).

Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim yang juga salah satu inisiator Hari Jadi Wonomulyo menyebut, budaya keberagaman yang terbentuk sejak dulu perlu dirawat dan harus kehadiran pemerintah daerah diperlukan.

“Kami berharap agenda Wonomulyo Carnival akan menjadi salah satu bentuk upaya pelestarian seni budaya. Serta keberlangsungan keragaman masyarakat Kampung Jawa yang dihuni berbagai etnis. Agar terus berkelanjutan,” ujar Halim.

Sementara Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Zudan Arif Fakrulloh bersama Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, dalam agenda itu menyampaikan dukungannya terhadap upaya pelestarian budaya tersebut.

“Saya sangat mendukung upaya pelestarian seni dan budaya bagi masyarakat Wonomulyo. Saya tahu bahwa masyarakatnya maju, semoga kedepan makin sejahtera,” kata Zudan.

Sejak dihuni 1937, Wonomulyo kini telah memiliki 14 desa dan kelurahan, dengan sebaran 51.616 penduduk berdasarkan data BPS pada 2021.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Matangga Keppe Ambruk

    Jembatan Matangga–Keppe Ambruk, Tiga Desa di Mamasa Terisolasi Jelang Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Mamasa menyebabkan jembatan utama di Poros Matangga–Keppe, tepatnya di Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, ambruk total pada Sabtu (14/2/2026) dini hari. Akibatnya, peristiwa ini mobilitas warga di tiga desa lumpuh total. Masing-masing Desa Botteng, Desa Kondo, dan Desa Passembuk. Sebelum ambruk, warga menyebut jembatan  Matangga-Keppe itu satu-satunya […]

  • Jokowi di Matos Mamuju

    Tiba di Sulbar, Jokowi Sapa Warga di Mall Matos Mamuju

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 262
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Presiden Jokowi menyapa warga di Mall Maleo Town Square (Matos) Mamuju di sela kunjungan kerjanya ke Sulawesi Barat, pasa Senin (22/04/2024) malam. Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh. Rombongan Presiden Jokowi itu tiba […]

  • Indra Sakti

    Pendaftaran Calon Anggota PTPS Dibuka, Ketua Panwascam Mamasa Ajak Masyarakat Terlibat Sukseskan Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 154
    • 1Komentar

    Mamasa, Mekora.id – Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Mamasa, Indra Sakti Permana mengatakan bahwa proses pendaftaran dan penerimaan berkas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dilaksanakan mulai tanggal 12 sampai 28 September 2024. Indra menegaskan bahwa pengumuman pendaftaran calon anggota PTPS di Mamasa sejatinya juga telah diumumkan di setiap desa dan atau kelurahan di Kecamatan Mamasa […]

  • Didin Indra Jaya Eks Aktivis GMNI

    Wacana Revisi UU Pilkada Menguat, Eks Aktivis GMNI Ingatkan Demokrasi Jangan Mundur

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Wacana revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) yang kembali bergulir di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menuai beragam respon dari kalangan akademisi dan aktivis demokrasi. Salah satunya datang dari Didin Indra Saputra, Demisioner Ketua DPP GMNI Bidang Kajian Perundang-undangan dan Kebijakan Publik, yang menegaskan bahwa demokrasi lokal tidak boleh mengalami kemunduran. […]

  • Kabag Umum dan Kabag Keuangan DPRD Sulbar temui pekerja cleaning service.

    Sekretariat DPRD Sulbar Ajak Pekerja Cleaning Service Duduk Bersama

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 129
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretariat DPRD Sulawesi Barat melakukan pertemuan dengan para pekerja bidang Cleaning Service di Kantor DPRD Sulbar, Kamis (25/01/2024). Dalam pertemuan ini mereka terlihat berbincang santai sambil mengevaluasi pelayanan. Hal itu dimaksudkan agar pelayanan untuk para anggota dewan dapat maksimal. Pertemuan itu dipimpin oleh Kabag Umum dan Keuangan DPRD Sulbar, Stephanus, didampingi Kasubag […]

  • HUT 80 RI

    Logo HUT RI ke 80 : Makna dan Link Download

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Mekora.id – Menjelang peringatan 80 tahun kemerdekaan, pemerintah resmi meluncurkan logo HUT ke-80 Republik Indonesia (RI). Logo ini hadir sebagai simbol perjalanan panjang bangsa, mencerminkan semangat juang, persatuan, dan transformasi Indonesia sejak 1945 hingga kini. Tema besar perayaan tahun ini adalah “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, yang menggambarkan visi menuju satu abad kemerdekaan. Tema […]

expand_less