Warga Bonehau Minta Mobil Truk Milik Tambang Batubara Tidak Ugal-ugalan Saat Melintasi Perkampungan
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
- comment 3 komentar
- print Cetak

Mobil truk tambang batubara di Bonehau terguling di Desa Buttuada.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Warga Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, meminta mobil truk milik tambang batubara PT. Bonehau Prima Coal agar tidak ugal-ugalan saat melewati perkampungan.
Hal itu dimaksudkan karena sejumlah mobil yang sedang melakukan hauling coal dijalan umum itu membahayakan warga sekitar terutama anak-anak yang ada di beberapa perkampungan yang dilalui.
“Kami minta agar mobil truk tambang batubara PT. Bonehau Prima Coal agar mengurangi kecepatan saat melintas diperkampunga, sangat membahayakan warga terutama anak-anak,” kata Ujay, warga Bonehau, Jumat (03/5/2024).
Menurut Ujay, penggunaan jalan umum yang dilakukan 52 truk milik tambang batubara itu harus menghormati kegiatan masyarakat lokal, karena jalan itu merupakan akses utama masyarakat dari Ibu kota Mamuju ke Bonehau dan Kalumpang.
“Itulah seharusnya kenapa perusahaan tambang harusnya punya jalan sendiri, karena beririsan dengan aktivitas masyarakat,” tutur Ujay.
Sebelumnya, warga sempat menutup tambang akibat resa dengan aktivitas hauling coal tambang batubara yang menggunakan jalan dan melalui perkampungan. Belakangan warga kembali resa akibat ulah ugal-ugalan yang dilakukan supir truk tambang batu bara, bahkan satu unit mobil truk milik PT.BPC terguling disamping rumah warga di Dusun Parakdang, Desa Buttuada, pada Jumat (03/5/2024) pagi.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
