Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Peristiwa » Viral, ASN Adu Jotos dengan Pengendara di Lokasi Pasar Murah Pemprov Sulbar

Viral, ASN Adu Jotos dengan Pengendara di Lokasi Pasar Murah Pemprov Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Suasana pasar murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) di depan Kantor Gubernur, Senin (8/9/2025), berubah ricuh. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) justru terlibat adu jotos dengan pengendara yang melintas di tengah kemacetan panjang.

Awalnya, jalur utama di sekitar kantor gubernur dipadati pengunjung pasar murah. Sejumlah pengendara mengeluhkan jalan yang tersendat hingga menimbulkan antrean kendaraan. Dalam situasi panas itu, seorang ASN terlihat bersitegang dengan pengendara motor, lalu berujung saling pukul.

“Kayaknya cuma persoalan salah paham, tapi jadi berlanjut sampai adu jotos. Kejadiannya pas macet parah di depan kantor gubernur,” kata Arman, saksi mata di lokasi.

Kejadian tersebut direkam warga dan diunggah melalui akun Facebook bernama Ali Jenk. Video berdurasi kurang dari satu menit itu cepat menyebar dan menuai beragam reaksi. Hingga Selasa pagi, rekaman itu telah dibagikan 89 kali, mendapat 119 komentar, serta 171 tanda suka.

Mayoritas warganet menilai peristiwa itu mencoreng wibawa ASN. Tidak sedikit yang mengkritik penyelenggaraan pasar murah yang dianggap tidak tertata hingga menimbulkan kemacetan parah.

“ASN seharusnya jadi teladan, bukan malah mempermalukan diri sendiri di depan publik,” tulis salah satu komentar warganet.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sulbar, Maddareski, membenarkan bahwa pria dalam video itu adalah ASN di instansinya. Namun, ia mengaku belum mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

“Ia anggota ASN (Perkim), tapi saya belum tahu permasalahannya apa. Nanti kita panggil yang bersangkutan untuk klarifikasi,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Program pasar murah sejatinya ditujukan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Namun, kejadian ini justru meninggalkan catatan buruk: kemacetan parah, kegaduhan, hingga perilaku tidak pantas dari ASN yang seharusnya menjadi teladan.

Kini, publik menunggu langkah tegas pemerintah dalam menyikapi insiden ini, baik terkait penataan pasar murah maupun penindakan terhadap ASN yang terlibat.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP GMNI temui Ketua MPR RI

    Bertemu Ketua MPR RI, GMNI Bahas Kaderisasi Hingga Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) melakukan audiensi dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, di Kompleks DPR/MPR RI pada Senin (20/01/2025). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, termasuk rencana besar GMNI untuk menghidupkan kaderisasi berbasis nilai-nilai ajaran Bung Karno. Ketua Umum DPP GMNI, Imanuel […]

  • Polsek Tommo

    Tiga Karyawan Swasta di Tommo Diringkus Polisi Karena Sabu-sabu

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 143
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Tiga orang pria yang bekerja sebagai karyawan swasta, diringkus Polisi atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, di Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (7/12/2023). Menurut Kapolsek Tommo, Ipda Kasmuddin Patma, ketiganya masing-masing Jhoni N (43), Sutomo (28), dan Haeril (35), berdomisili di Tommo. Ketiga pelaku itu ditangkap Polisi di Jalan Poros Tommo […]

  • Sekwan DPRD Sulbar pakai hak pilih.

    Sekwan DPRD Sulbar Gunakan Hak Pilih di TPS PSU Mamuju

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretaris DPRD Sulbar, Muhammad Hamzih menjadi salah satu pemilih yang menggunakan haknya pada Pemungutan Suara Ulang (PSU). Tepatnya di TPS 19 Simboro, Kabupaten Mamuju, Sabtu (24/02/2024) Menurutnya, PSU merupakan bentuk upaya penyelenggara dalam menyempurnakan hasil Pemilu 2024, selain itu upaya pemerintah melalui penyelenggara pemilu dalam menghasilkan pemilu yang lebih berkualitas. “PSU ini […]

  • Timnas Indonesia

    Timnas Tak Gentar Lawan Australia, Hubner Cs Siap Bungkam Tamu di GBK

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Gaga Utama
    • visibility 183
    • 1Komentar

    Mekora.id – Timnas Indonesia akan menjami Australia di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 10 September 2024. Justin Hubner cs tak gentar hadapi tim langganan Piala Dunia tersebut. Bek Timnas, Justin Hubner menegaskan jika dirinya tidak gentar melawan Australia. Justin menyebut skuat Garuda bakal berjuang […]

  • Air BPBD Sulbar

    BPBD Sulbar Buka Posko Air Bersih Untuk Atasi Dampak El Nino

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 93
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerjunkan mobil tangki berisi air bersih, pada sejumlah desa di Mamuju yang mengalami kekeringan dampak El Nino. Kepala BPBD, Amir Maricar, mengatakan satu mobil tangki berisi air bersih di terjunkan di Desa Salupangi, pada Selasa (10/10/2023). “Kami telah menyalurkan bantuan air bersih untuk […]

  • Tenaga Kontrak Bermalam di DPRD Mamuju

    Demi Masuk Data PPPK Paruh Waktu, Guru dan Tenaga Kesehatan Honorer Bermalam di DPRD Mamuju

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 192
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan tenaga kontrak di Kabupaten Mamuju memilih menginap di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mamuju setelah aksi unjuk rasa mereka tidak kunjung mendapat jawaban memuaskan, Senin malam (15/9/2025). Massa aksi yang terdiri dari tenaga kesehatan dan guru honorer ini menuntut agar Pemerintah Kabupaten Mamuju segera mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian […]

expand_less