Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Mamuju » Sarinah GMNI Mamuju Gelar Aksi, Soroti Kasus Kekerasan Seksual dan Ketidakadilan Gender

Sarinah GMNI Mamuju Gelar Aksi, Soroti Kasus Kekerasan Seksual dan Ketidakadilan Gender

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Organisasi perempuan Sarinah GMNI Cabang Mamuju menggelar aksi penyampaian aspirasi di ruang publik dalam momentum peringatan perjuangan perempuan. Aksi tersebut mengusung tema “Perempuan Berdaya Menginspirasi Dunia.”

Kegiatan ini menjadi ruang bagi para kader Sarinah untuk menyuarakan berbagai persoalan yang masih dihadapi perempuan, khususnya di Sulawesi Barat, mulai dari kekerasan seksual, ketidakadilan gender, hingga berbagai bentuk penindasan terhadap perempuan.

Aksi diisi dengan mimbar bebas, pembacaan pernyataan sikap, serta penyampaian data mengenai meningkatnya kasus pelecehan seksual di Kabupaten Mamuju.

Dalam orasi yang disampaikan, para kader Sarinah menegaskan bahwa perempuan bukanlah kelompok yang lemah, melainkan kekuatan sosial yang memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab.

Koordinator Lapangan aksi, Sarinah Alny, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral Sarinah GMNI terhadap kondisi perempuan di daerah.

Menurutnya, tema yang diangkat bukan sekadar slogan, melainkan seruan agar perempuan berani bersuara dan melawan berbagai bentuk ketidakadilan.

“Aksi ini adalah bentuk keberanian perempuan untuk bersuara. Perempuan harus hadir sebagai kekuatan perubahan, bukan hanya menjadi korban dari sistem sosial yang tidak adil. Ketika perempuan berdaya, maka ia tidak hanya mengubah dirinya sendiri, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat dan dunia,” ujar Alny.

Dalam kesempatan itu, Sarinah GMNI juga menyoroti pentingnya implementasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) sebagai payung hukum untuk melindungi korban kekerasan seksual.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang tanah jarang di Mamuju

    JATAM Sebut Pengusulan WIUP Tambang Tanah Jarang di Mamuju Ancam Ruang Hidup Warga Lokal

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Rencana pengelolaan logam tanah jarang di Mamuju, Sulawesi Barat, disebut Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Nasional akan jadi ruang eksploitasi perluasan perusakan-penghancuran ruang hidup yang memiskinkan warga. Respon JATAM itu menyusul, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan izin wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) untuk komoditas logam tanah jarang (LTJ) […]

  • Terdakwa Ijazah Palsu Mamuju Tengah (Mateng)

    Terdakwa Ijazah Palsu Eks Cabup Mateng Segera Dieksekusi Penjara

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pasca dijatuhi vonis tiga tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Barat (Sulbar), terdakwa kasus ijazah palsu, eks Calon Bupati (Cabup) Mamuju Tengah (Mateng), Haris Haris Halim Sinreng, mangkir dari panggilan jaksa untuk dieksekusi masuk ke dalam Rutan Mamuju Kelas II B. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, Raharjo Yusuf Wibisono, mangkirnya terdakwa […]

  • PMII Demo BPJN Sulbar

    Kantor BPJN Sulbar Digeruduk Massa PMII, Tuding Bangunan Tak ber IMB

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 114
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sejumlah massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, melakukan unjuk rasa di depan kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat (Sulbar), Jl. Veteran, Mamuju (20/01/2025). Koordinator Lapangan, Ikwan Rozi dalam orasinya menuntut BPJN untuk melakukan transparansi penggunaan anggaran yang dikelola oleh BPJN untuk pembangunan jalan di enam Kabupaten se […]

  • Kritik tanam Sukun di Sulbar

    Belum Juga Berjalan, Program Tanam Sukun Ala Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Tuai Sorotan

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 82
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Rencana penanaman sukun yang digagas oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Bahtiar Baharuddin, kini telah menuai polemik dikalangan masyarakat. Terbaru sorotan datang dari Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sulbar, Hasrat Lukman, menurutnya rencana budidaya sukun di Sulbar itu merupakan langkah yang keliru. Sebab hal itu disebut tidak sejalan komoditi andalan Sulbar […]

  • Sekprov Sulbar, Junda Maulana

    Sekprov Sulbar Tekankan Target MCSP 78 Persen, Dorong Tata Pemerintahan Lebih Akuntabel

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, menegaskan bahwa Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Tahun 2025 harus mampu mendorong peningkatan sistem pemerintahan yang akuntabel dan mencapai target capaian MCSP sebesar 78 persen. Hal itu disampaikan dalam Rapat Monev MCSP yang digelar di Room Theater […]

  • Kakanwil Kemenag Sulbar Dilapor Polisi.

    Kakanwil Kemenag Sulbar Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan Seksual

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 74
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan ke Polisi atas dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap pegawai perempuan. Korban melaporkan dugaan pelecehan seksual itu didampingi pengacara dan sejumlah pihak terkait ke sentra pelayanan khusus perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polda Sulawesi Barat, pada Kamis (14/03/2024). “Hari ini kami mendampingi […]

expand_less