Pertemuan Regional Kasulampua di Mamuju Target Kontribusi Ekonomi di Angka 35 Persen
- account_circle mekora.id
- calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pertemuan dan Musrenbang Regional Kasulampua di Mamuju, Sulawesi Barat. Kamis, (16/5/2024).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Pertemuan dan konsultasi regional produk domestik bruto (PDB) antara wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kasulampua) tahun 2024 dilaksanakan selama dua hari di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dan berakhir, pada, Kamis, (16/5/2024).
Pertemuan regional dengan tema penguatan pondasi transformasi ekonomi berbasis potensi unggulan untuk pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Kasulampua. diharapkan menjadi jembatan di wilayah regional untuk menguatkan ekonomi.
Pelaksana harian (Plh) Gubernur Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, pertemuan itu diharapkan menjadi jembatan di wilayah regional untuk menguatkan ekonomi, utamanya wilayah Kasulampua yang akan menyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Forum ini memiliki kasta dan level tertinggi bagi kawasan Timur untuk menyambut bagaimana eksistensi IKN, untuk komitmen memajukan IKN,” kata Idris.
Idris menyebut, saat ini wilayah Sulampua memiliki kontribusi PDRD sebesar 21,4 persen untuk nasional. Dengan konsultasi PDRB dan Musrembang itu, Idris optimis kontribusi region ini dapat meningkat di angka 35 persen.
“Insyaallah dengan kehadiran kita semua untuk mempertemukan gagasan kemudian melakukan penyusunan strategi, saya percaya tidak lama lagi kontribusi nasional kita bisa melebihi 35 persen,”ucapnya.
Sementara, Deputi Bidang Neraca dan Analis Statistik Moh Edy Mahmud mengatakan, Kasulampua merupakan wilayah yang potensial. Hal itu juga diikuti oleh pertumbuhan ekonomi yang mencapai puncaknya sejak 2015 sebesar 5,11 persen di triwulan pertama 2024.
Selain itu , pertumbuhan ekonomi Kasumpua juga diprediksi akan setara dengan pulau Jawa.
“Pertumbuhan ekonomi di kuartal I menjadi semangat bahwa pertumbuhan ekonomi akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” ucap Edy.
Dalam pertemuan tersebut dihadiri sejumlah Deputi, seperti Deputi Bidang Neraca dan Statistik BPS, Direktur Regional II kementerian Bappenas, Staf Khusus Kemendagri, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulbar serta Jajaran Forkopimda dan Kepala BPS SE wilayah Kasulampua.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
