Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pemprov Sulbar Bakal Pangkas Jumlah PPPK Tahun 2027, Ini Jumlahnya

Pemprov Sulbar Bakal Pangkas Jumlah PPPK Tahun 2027, Ini Jumlahnya

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), jadi opsi menyusul kewajiban pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Suhardi Duka saat menghadiri buka puasa bersama insan pers di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (17/3/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini porsi belanja pegawai dalam APBD 2026 masih berada di kisaran 34 persen atau lebih dari Rp600 miliar. Angka itu dinilai melampaui batas ideal yang seharusnya berada di sekitar Rp500 miliar.

“Dari sekitar 4.000 PPPK yang ada saat ini, kemungkinan bisa berkurang hingga sekitar 2.000 orang. Kita akan melakukan penyesuaian,” ujar Suhardi.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan konsekuensi dari penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah yang mewajibkan belanja pegawai daerah maksimal 30 persen dari total APBD.

“Kalau tidak dipatuhi, konsekuensinya berat. Transfer dana dari pusat bisa dihentikan, bahkan APBD bisa tidak disahkan,” jelasnya.

Suhardi mengakui, kebijakan ini bukan keputusan mudah karena berdampak langsung pada ribuan tenaga PPPK yang selama ini menopang jalannya pemerintahan.

“Ada keputusan yang harus diambil meski terasa berat. Ini bukan pilihan mudah, tetapi harus dilakukan,” katanya.

Ia menambahkan, pengurangan jumlah pegawai sebenarnya bisa dihindari jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat signifikan.

“Kalau PAD bisa tembus Rp1 triliun, mungkin tidak perlu ada pengurangan. Tapi dengan kondisi sekarang, ruangnya sangat terbatas,” tambahnya.

Selain tekanan anggaran, rencana pengurangan PPPK juga sejalan dengan agenda reformasi birokrasi yang tengah dijalankan Pemprov Sulbar. Saat ini, jumlah organisasi perangkat daerah tengah dirampingkan dari 42 menjadi 36 instansi.

Perampingan tersebut berdampak pada berkurangnya kebutuhan jabatan struktural di lingkungan pemerintah daerah.

Suhardi menegaskan, penataan birokrasi harus diikuti dengan peningkatan kinerja aparatur agar target pembangunan daerah dapat tercapai.

“Kita ingin ada perubahan dalam mental dan kinerja. Kalau tidak ada penyesuaian, maka kondisinya akan stagnan,” ujarnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobill Bebas Manggazali

    Pakai Plat Palsu, Mobil Mantan Sekda Polman Bebas Manggazali Terjaring Razia

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 263
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Mobil mantan sekretaris daerah (Sekda) Polewali Mandar (Polman) Bebas Manggazali terjaring razia kendaraan oleh Satuan PJR Ditlantas Polda Sulbar yang melaksanakan operasi keselamatan Marano 2024, di Pintu Gerbang Masuk kota Mamuju, Rabu (06/03/2024). Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro mengatakan, mobil Toyota Fortuner berwarna hitam itu ditilang lantaran menggunakan plat nomor […]

  • Jaringan Intra Pemerintah Sulbar

    Pemprov Sulbar dan Bank Sulselbar Bangun JIP di 6 Kabupaten, Untuk Perkuat Layanan Berbasis Elektorik

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) bekerja sama dengan Bank Sulselbar memfasilitasi penyediaan perangkat Jaringan Intra Pemerintah (JIP) untuk enam kabupaten. Langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya pasal 32 ayat (1) dan (3), yang mengatur tentang pentingnya JIP dalam pemerintahan. […]

  • Kuasa Hukum tersangka DC melakukan konferensi pers di Mamuju bersama keluarga tersangka.

    Keluarga Tersangka DC Desak Polisi Bongkar Alur Amunisi Kasus Penembakan Husain di Polman

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 316
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Keluarga Tersangka Dedi Cahyadi alias DC meminta penyidik membuka secara transparan alur peredaran amunisi dalam kasus penembakan yang menewaskan Husain (35) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Didampingi kuasa hukumnya, Ahmad Udin, keluarga DC mempertanyakan penetapan DC—anggota Ditnarkoba Polda Sulbar—sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan penyuplai amunisi. Dalam konferensi pers di Mamuju, Minggu […]

  • Mahfud MD Mundur

    Mahfud MD Mundur Dari Menkopolhukam

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Mahfud MD resmi mengumumkan mundur jadi jabatannya sebagai Menteri Koordinator (Menko) Politik, Hukum dan HAM (Polhukam). Pengumuman itu dibacakan langsung oleh Mahfud MD disela lawatan kampanyenya di Lampung Tengah, Rabu (31/01/2024). Menurut Calon Wakil Presiden (Cawapres) 03 ini, momentum pengunduran dirinya itu menjadi jawaban atas semua pertanyaan publik selama ini. “Hari ini […]

  • Sutinah Suhardi daftar KPU

    Bupati Petahana Sutinah Suhardi Diusung 13 Parpol di Pilkada Mamuju 2024

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 162
    • 2Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Sutinah Suhardi yang berpasangan dengan Yuki Permana, diusung oleh 13 partai politik untuk maju di Pilkada Mamuju 2024. Bupati petahana itu sebelumnya telah mendaftar di KPU Mamuju, diantar oleh simpatisan dan partai pendukung. Pada, Rabu, 28 Agustus 2024 kemarin. Sutinah-Yuki masing-masing diusung oleh Partai Demokrat, PKS,  PPP, Partai Nasdem, PBB, Hanura, PAN, […]

  • Kominfo Sulbar

    Diskominfo Sulbar Teken MoU dengan RRI untuk Perluas Penyebaran Informasi

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Sulawesi Barat menjalin kerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) untuk memanfaatkan website berita daring di web rri.co.id. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Dinas Diskominfo Sulbar, Mustari Mula, dan Kepala Stasiun RRI Mamuju, Malikam […]

expand_less