Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pengisian Wagub, Gubernur Sulbar Sebut Dua Nama Bakal Diusul DPRD

Pengisian Wagub, Gubernur Sulbar Sebut Dua Nama Bakal Diusul DPRD

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – DPRD Sulawesi Barat menggelar rapat paripurna pengusulan pemberhentian dengan hormat Wagub Sulbar masa jabatan 2025–2030, tepat dua bulan pasca wafatnya Salim S. Mengga.

Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulbar, Jumat (2/4/2026) itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi dan Munandar Wijaya, serta dihadiri Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Dalam sambutannya, Suhardi Duka menegaskan rapat paripurna tersebut merupakan amanat konstitusional terkait mekanisme administrasi kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Agenda ini merupakan bagian dari pemenuhan amanat peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengusulan pemberhentian wakil gubernur (Wagub Sulbar) merupakan bagian dari dinamika pemerintahan yang harus disikapi dengan kedewasaan dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Atas nama pribadi, pemerintah provinsi, dan masyarakat Sulbar, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada almarhum atas dedikasi dan pengabdiannya,” katanya.

Suhardi Duka menyebut proses ini mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018.

Selanjutnya, usulan pemberhentian akan diproses secara administratif dan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri, sebelum disahkan oleh Presiden Republik Indonesia.

Dua Nama Diusulkan ke DPRD

Gubernur Suhardi Duka memastikan posisi Wakil Gubernur akan segera diisi karena masa jabatan masih menyisakan lebih dari setengah periode.

“Setelah proses legalitas dan administrasi selesai, akan diajukan dua nama ke DPRD untuk dipilih,” jelasnya.

Ia menyebut tiga partai pengusung, yakni Partai Demokrat, Partai NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera, akan mengusulkan kandidat. Namun, hanya dua nama yang akan diajukan ke DPRD untuk dipilih melalui mekanisme pemungutan suara.

Menurutnya, komunikasi politik antara pemerintah daerah, partai pengusung, dan DPRD sangat penting agar kandidat yang diusulkan sejalan dengan kebutuhan daerah.

“Kita juga akan mempertimbangkan suara publik, partai politik, serta aspek geopolitik daerah,” tegasnya.

Ia juga menyinggung latar belakang almarhum yang berasal dari Polewali Mandar sebagai salah satu pertimbangan, meski tetap mengedepankan persatuan daerah.

Suhardi Duka berharap proses transisi ini tidak mengganggu jalannya pemerintahan dan pembangunan di Sulbar.

“Kita ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan, stabilitas pemerintahan terjaga, dan program pembangunan tetap berlanjut,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Mamuju

    Ini Hasil Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bawaslu Mamuju Dalam Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Badan pengawas pemiliu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju selama kurun waktu tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 lalu, melaksanakan 7 sosialisasi partisipatif. Sosialisasi ini merupakan bentuk Bawaslu Mamuju melakukan pendidikan politik bagi masyarakat luas maupun kelompok masyarakat. Sosialisasi selama Pilkada 2024 dari Bawaslu Mamuju ini melibatkan berbagai narasumber dan peserta dari berbagai […]

  • Tambang tanah jarang di Mamuju

    JATAM Sebut Pengusulan WIUP Tambang Tanah Jarang di Mamuju Ancam Ruang Hidup Warga Lokal

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 237
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Rencana pengelolaan logam tanah jarang di Mamuju, Sulawesi Barat, disebut Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Nasional akan jadi ruang eksploitasi perluasan perusakan-penghancuran ruang hidup yang memiskinkan warga. Respon JATAM itu menyusul, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan izin wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) untuk komoditas logam tanah jarang (LTJ) […]

  • Wapres ke Sulbar

    Wapres Ma’ruf Amin Tiba di Sulbar

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin, tiba di Sulawesi Barat (Sulbar), melalui Bandara Tampa Padang Mamuju, menggunakan pesawat khusus kepresidenan Boeing 737- 400 TNI AU, pada, Selasa, 21 Mei 2024 sore. Setelah mendarat, Wapres Ma’ruf Amin langsung disambut oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama jajaran Forkopimda. Wapres Ma’ruf Amin dijadwalkan akan berada […]

  • Nelayan hilang di Mamuju

    Jasad Nelayan Hilang di Mamuju Akhirnya Ditemukan Setelah 5 Hari Pencarian

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 143
    • 1Komentar

    Nelayan hilang di Mamuju ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dicari selama 5 hari.

  • DBD di Polman ditangani Dinkes Sulbar

    Dinkes Sulbar Berhasil Tangani 86 Penderita DBD di Polman

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 159
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dan Pemkab Polewali Mandar (Polman) berhasil menangani menangani warga yang terjangkit Berdarah Dengue (DBD) di Desa Ambopadang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar. Dari laporan sebelumnya, penjangkit DBD di wilayah itu melonjak pesat. Laporan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat menyebut dari awal temuan 87 kasus naik jadi […]

  • Hearing Dialog Abdul Halim di Mapilli Polman

    Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim Hearing Dialog di Mapilli Polman

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 109
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) dari partai PDI Perjuangan, Abdul Halim, melaksanakan Hearing Dialog dengan tema “Eksistensi Kebudayaan Lokal di Era Globalisasi” di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) selama 4 sampai 6 Februari 2025. Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim, mengatakan kegiatan Hearing Dialog ini dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat, khusus daerah […]

expand_less