Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Penemuan Kokain di Pesisir Pantai Selayar Bertambah, Capai 27,44 Kilogram

Penemuan Kokain di Pesisir Pantai Selayar Bertambah, Capai 27,44 Kilogram

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SELAYAR, Mekora.id – Warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan temuan paket yang diduga narkotika jenis kokain di sejumlah pesisir pantai. Sejak akhir Februari hingga pertengahan Maret 2026, total barang yang ditemukan mencapai sekitar 27,44 kilogram.

Berdasarkan informasi dari Polres Kepulauan Selayar, paket pertama kali ditemukan pada 28 Februari 2026. Hingga Minggu (15/3/2026), temuan tersebut terus bertambah dan seluruhnya telah diserahkan kepada pihak kepolisian.

Kapolres Polres Kepulauan Selayar, Didid Imawan, mengatakan paket terakhir ditemukan oleh seorang warga bernama Abdul Aziz di pesisir pantai barat Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomate.

Menurutnya, Abdul Aziz awalnya melihat tumpukan plastik yang hanyut di pantai sekitar 50 meter dari rumahnya.

“Setelah diperiksa, di dalam tumpukan plastik tersebut terdapat satu bungkusan berwarna hitam yang mencurigakan,” ujar Didid Imawan, Minggu (15/3/2026).

Paket tersebut sebenarnya ditemukan sekitar sepekan sebelumnya. Namun oleh warga hanya disimpan di dekat pagar rumah sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Didid mengatakan, penemuan paket yang diduga kokain itu terjadi secara bertahap sejak akhir Februari. Lokasi penemuan juga tersebar di sejumlah titik pesisir dengan jarak mencapai sekitar 60 kilometer garis pantai.

Temuan pertama terjadi di pantai barat Dusun Tile-tile Selatan, Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu. Seorang warga bernama Kamaruddin menemukan dua bungkusan mencurigakan yang terdampar di pesisir saat mencari barang hanyut.

Paket tersebut terdiri dari satu bungkusan plastik hitam bertuliskan “STONE” dengan berat sekitar 690 gram dan satu bungkusan plastik putih yang dililit lakban dengan berat sekitar 1 kilogram.

“Warga yang menemukan barang tersebut kemudian melapor kepada anggota Polres Kepulauan Selayar. Setelah diamankan, petugas melakukan pemeriksaan awal menggunakan alat tes cepat narkotika dan hasilnya menunjukkan kandungan zat COC atau kokain,” jelas Didid.

Penemuan berikutnya terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 18.30 Wita di pantai barat Dusun Bansiang, Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki. Paket tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Irwan dalam sebuah karung yang terapung tidak jauh dari pantai.

Di dalam karung tersebut ditemukan tujuh pasang sepatu bermerek Columbia serta empat bungkusan plastik hitam bertuliskan “BUGATTI” yang diduga berisi kokain dengan berat sekitar 3 kilogram.

“Barang tersebut ditemukan dalam kondisi menyerupai bubuk putih yang sebagian telah mencair. Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada aparat,” kata Didid.

Selain itu, pada Jumat (13/3/2026) juga dilakukan penyerahan barang bukti lain yang diduga kokain dari Kodim 1415/Selayar kepada Polres Kepulauan Selayar.

Barang tersebut terdiri dari 14 bungkusan putih yang masih terplakban dengan berat sekitar 14 kilogram serta 6 bungkusan plastik putih yang telah terkoyak dengan berat sekitar 5 kilogram yang juga ditemukan di wilayah pesisir Selayar.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul barang tersebut. Salah satu dugaan sementara adalah paket tersebut berasal dari kapal yang mengalami kerusakan di laut sehingga muatannya hanyut ke pantai.

“Masih kami selidiki asalnya atau pemiliknya. Yang pasti kami sudah menginformasikan kepada masyarakat pesisir dan nelayan agar segera melapor jika kembali menemukan paket serupa,” ujar Didid.

Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Selayar, Suhardiman, menambahkan seluruh barang bukti temuan warga saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Barang bukti telah kami amankan dan saksi yang menemukan paket tersebut juga telah dimintai keterangan awal. Selanjutnya barang tersebut akan diproses sesuai prosedur untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan DPRD Sulbar

    4 Pimpinan Definitif DPRD Sulbar Diusul Kemendagri, Amalia Ketua

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 103
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pimpinan Defenitif DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2024-2029, resmi diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPRD Sulbar, Muhammad Hamzih, saat dikonfirmasi, Selasa, (15/10/2024). “Kemarin telah Paripurna dan hari ini pimpinan Definitif telah kita usulkan ke Kemendagri,” kata Muhammad Hamzih, via telepon. Berdasarkan pengusulan itu, Ketua DPRD Sulbar […]

  • Hanura Sulbar

    Hanura Deklarasi Dukungan Untuk Mantan Rektor UNM di Pilgub Sulbar

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 173
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), resmi mendeklarasikan mantan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Husain Syam (PHS), sebagai bakal Calon Gubernur di Pilkada Sulawesi Barat (Sulbar) 2024. Deklarasi itu dibacakan langsung oleh Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Barat (Sulbar), Andi Zulfahmi Hermawan, di Hotel Maleo, Rabu, (24/7/2024). “Menyatakan sikap mendukung Prof. Husain […]

  • Longsor di Mamasa

    Longsor di Mamasa Rusak 5 Rumah Warga, Akses 3 Desa Tertutup

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id  – Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Mamasa, kejadian itu terjadi di Desa Saluassing, Kecamatan Bambang, pada Selasa 21 Mei 2024 malam. Menurut keterangan staf Desa Saluassing, Andarias, kejadian itu terjadi sekira pada pukul 21.30 WITA. Ia menyebut setidaknya ada tiga titik longsor menghantam wilayah itu. Akibatnya, lima rumah warga dilaporkan tertimbun […]

  • Blok migas Sulbar

    Hatta Kainang Singgung Pemprov Sulbar Tidak Serius Tangani SDA

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Anggota DPRD Sulawesi Barat yang juga Wakil Ketua Komisi IV, Hatta Kainang, meminta Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, agar serius untuk menyiapkan regulasi terkait pengelolaan migas, mineral dan batubara. Hal itu dimaksudkan Hatta Kainang agar pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Sulawesi Barat dapat berjalan baik. “Terkait fenomena investasi dan usaha migas, […]

  • Sekretariat dan Biro Hukum Pemprov Sulbar Bahas IKD

    Sekretariat DPRD Sulbar dan Bior Hukum Bahas IKD

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretariat DPRD Sulbar menghadiri rapat bersama Biro Hukum yang bertujuan untuk membahas Indeks Kepatuhan Daerah (IKD). Rapat ini berlangsung di ruang kerja Karo Hukum Provinsi Sulawesi Barat. Kamis (22/02/2024). Rapat yang dipimpin oleh Karo Hukum, Djamila, turut dihadiri oleh Kabid Organisasi dan Tata Laksana, Rahma Parampasi, serta Pejabat Fungsional dari Sekretariat DPRD […]

  • Mobil Solar Ilegal di Mamuju

    Dari Wonomulyo ke Morowali Utara: Jejak Solar Ilegal yang Dibongkar Polisi

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 244
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Upaya aparat kepolisian di Mamuju membongkar praktik distribusi solar ilegal kembali membuahkan hasil. Personel piket Polsek Kalukku, Polresta Mamuju, berhasil mengamankan satu unit mobil tangki bermuatan sekitar 8000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tanpa izin resmi, Rabu (20/8/2025). Kasus ini mafia solar ilegal ini terungkap setelah warga melaporkan adanya aktivitas […]

expand_less