Pembangunan Terminal Khusus di Maba Disorot GMNI, Dirjen PRL KKP Diminta Bertanggung Jawab
- account_circle mekora.id
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPD GMNI Maluku Utara, Alfonsius Gisisi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Yang harus disorot adalah KKP, bukan institusi lain. Mereka yang memasang, mereka juga yang membuka,” tegasnya.
Lebih lanjut, Alfonsius meminta Dirjen PRL KKP bertanggung jawab atas setiap kebijakan dan keputusan yang diambil terkait proyek TUKS tersebut. Ia menilai pembangunan terminal khusus di wilayah pesisir Maba berpotensi membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat setempat.
“Dirjen PRL KKP harus bertanggung jawab. Jangan mengambil keputusan secara sepihak tanpa mempertimbangkan dampak serius bagi masyarakat pesisir,” katanya.
Menurut GMNI, proyek tersebut memiliki risiko mengancam ruang hidup nelayan dan ekosistem pesisir jika tidak diawasi secara ketat dan transparan.
“Pembangunan ini sangat berpotensi mengancam kehidupan masyarakat pesisir di sekitar lokasi. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” pungkas Alfonsius.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar