Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Mudik Lebaran di Tengah Efisiensi Anggaran, Orang Miskin Dilarang Mudik?

Mudik Lebaran di Tengah Efisiensi Anggaran, Orang Miskin Dilarang Mudik?

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuota mudik gratis
Merujuk data Kementerian Perhubungan (2024), kuota mudik gratis Kementerian Perhubungan tahun 2023, total 80.792 penumpang dan tahun 2024 total 85.694 penumpang. Adapun rincian untuk kuota bus gratis meningkat Ditjen. Perhubungan Darat tahun 2023 (24.072 penumpang) dan tahun 2024 (30.088 penumpang), kuota KA gratis Ditjen. Perkeretaapian tahun 2023 (46.720 penumpang), tahun 2024 (28.196 penumpang), dan kapal gratis Ditjen. Perhubungan Laut tahun 2023 (10.000 penumpang) dan tahun 2024 (27.410 penumpang).

Di sisi lain, kapasitas kuota total sepeda motor gratis (motis) tahun 2023 sebanyak 16.340 unit dan tahun 2024 (17.880 unit).  Rinciannya, kuota tetap 900 unit sepeda motor tahun 2023 dan tahun 2024. Motif yang diselenggarakan Ditjen. Perkeretaapian tahun 2023 (10.440 unit) dan tahun 2024 (12.180 unit) dan motif yang diselenggarakan Ditjen. Perhubungan Laut tahun 2023 (5.000 unit) dan tahun 2024 (4.800 unit).

Peningkatan kuota kapal gratis tahun 2024 hingga 174 persen dari Ditjen. Perhubungan Laut sangat membantu pemudik antar pulau yang tidak mampu membeli tiket pesawat terbang. Sementara kuota menggunakan KA gratis terjadi penurunan 40 persen. Kuota bus gratis tahun 2024 meningkat sekitar 25 persen.

Travel gelap masih menjamur
Mudik lebaran 2024 ditandai dengan kecelakaan minibus (travel gelap) dari arah Jakarta melintas di lajur berlawanan arah ( contraflow ), kemudian oleh ke lajur kanan di Tol Cikampek Km 58. Penumpang minibus sebanyak 12 orang meninggal dunia.

Diperkirakan mudik lebaran tahun 2025, pengguna travel gelap akan meningkat mengingat mudik gratis ditiadakan yang diselenggarakan Kemenhub. Menggunakan travel gelap lebih murah dan lebih praktis.

Keberadaan travel gelap lantaran tidak tersedia lagi angkutan pedesaan. Sementara kebutuhan mobilitas masyarakat pedesaan ke perkotaan (Jabodetabek) masih cukup tinggi. Angkutan Bus AKAP diberikan keleluasaan mencapai pedesaan selama jaringan jalan memenuhi persyaratan. Selama ini, regulasinya Bus AKAP hanya melayani antar Terminal Tipe A.

Bus AKAP menuju Kab. Wonogiri tidak hanya berhenti di Terminal Giri Adipura di Kota Wonogiri yang merupakan Terminal tipe A. Namun melanjutkan perjalanan hingga ke setiap kota kecamatan di Kab. Wonogiri. Keberadaan Bus AKAP hingga kota kecamatan sudah mendekatkan pedesaan. Tidak ada angkutan travel gelap yang berasal dari Kab. Wonogiri.

Ada beberapa tips jika melewati lajur contra flow , seperti pemudik hendaknya mempelajari jadwal dan ruas contraflow , mobil dan sopir dalam kondisi prima, Bersiap sebelum pintu masuk jalur contra flow agar tidak melakukan manuver dadakan, kecepatan ideal 60 km/jam dan jaga jarak, hindari keluar lajur contra flow karena akan berhadapan dengan kendaraan dari lawan arah, tidak ada rest area di lajur contra flow .

Peran pemerintah daerah di musim mudik lebaran
Pemerintah daerah harus ikut melancarkan mudik lebaran tahun 2025. Selain menertibkan sejumlah pasar tumpah di jalan nasional juga menyediakan angkutan lanjutan di terminal, pelabuhan dan stasiun KA. Pemudik yang menggunakan bus, KA dan kapal laut akan dimudahkan jika tersedia angkutan lanjutan.

Sejumlah travel gelap di daerah dapat dimanfaatkan untuk menjadi angkutan lanjutan. Pemda dapat memberikan insentif dari APBD bagi operator angkutan umum lanjutan, berupa pengganti BBM, sehingga tarif angkut tidak mahal. Calo yang sering berkeliaran di terminal, stasiun KA dan pelabuhan harus dihilangkan.

Bagi pemda yang wilayahnya dilalui jalan tol dapat membuka rest area temporary yang lokasinya tidak jauh dari gerbang tol (GT). Dengan adanya rest area temporary yang dekat GT akan mendekatkan pemudik mendapatkan lokasi beristirahat.

Ketersediaan rest area di jalan tol pasti terbatas dengan banyaknya pemudik menggunakan tol. Pemudik di jalan tol tidak memaksakan diri mencari rest area di jalan tol, namun dapat keluar GT. Jangan menggunakan bahu jalan tol untuk beristirahat. Bahu jalan tol digunakan untuk kondisi darurat.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • mahasiswa Polman dari Iran

    Pemprov Sulbar Fasilitasi Kepulangan Dua Mahasiswa Polman Dari Iran

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 2
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Badan Penghubung di Jakarta memfasilitasi kepulangan sementara dua mahasiswa asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang sebelumnya menempuh pendidikan di Iran. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat seiring dengan meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang kini memasuki masa gencatan senjata. Dalam […]

  • Rakornas Kesbangpol 2025

    Sulawesi Barat Bakal Jadi Tuan Rumah Rakornas Kesbangpol 2025

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Herdin juga menyebut, kegiatan ini menjadi peluang bagi Sulbar untuk mempromosikan sektor pariwisata, UMKM, dan sumber daya alam. “Dengan hadirnya perwakilan dari seluruh Indonesia, kita bisa menjadikan Sulbar lebih dikenal, khususnya sebagai daerah dengan kekayaan alam dan kearifan lokal yang unggul,” tambahnya. Selain menjadi tuan rumah, Rakornas ini diharapkan membawa dampak positif bagi Sulawesi Barat. […]

  • Kapal Tenggelam di Sumare

    Operasi Pencarian Dihentikan, 2 Korban Kapal Tenggelam di Sumare Belum Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 5
    • 1Komentar

    “Selama 7 hari operasi luas areal pencarian 800 Nautical mil, itu sangat luas. Tentu saja kapal kami tidak cukup untuk itu kami dibantu oleh kapal dari Lanal, Syahbandar, dan Polairud.” kata Muh. Rizal. Selama proses pencarian, SAR gabungan mengaku jika kesulitan melacak keberadaan 2 korban hilang itu lantaran tidak memakai alat keselamatan. “Kesulitan yang kami […]

  • Kabag keuangan DPRD Sulbar

    Kabag Umum dan Keuangan Sekrtariat DPRD Sulbar Bertemu PT. Brantas Abipraya Bahas Rekonstruksi Gedung DPRD

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 3
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kabag Umum dan Keuangan, Sekretariat DPRD Sulbar, Stephanus BM, bersama PT. Brantas Abipraya Mengadakan Rapat Koordinasi Terkait Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat. pertemuan ini dilaksanakan di ruang rapat direksi. Kamis, (18/7/2024).   Rapat ini membahas berbagai aspek teknis dan administratif yang perlu diperhatikan selama pelaksanaan proyek, termasuk […]

  • Pj Gubernur Sulbar lepas ribuan Kepiting

    Pj Gubernur Sulbar Lepas Ribuan Bibit Kepiting di Hutan Mangrove Mamuju

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 6
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin, menebar ribuan bibit kepiting bakau di hutan Mangrove di Mamuju, pada, Jumat, (16/8/2024). Menurut Pj Gubernur Bahtiar, penyebaran ribuan bibit kepiting itu dimaksudkan untuk mendukung ekonomi biru dan menyambut HUT RI ke-79 tahun. Kepiting-kepiting itu pun dibeli dari Kabupaten Bone […]

  • Penertiban PKL Pasar Tamrin Bakal Dilakukan, Wawali : Harus Pendekatan Sosial Sebelum Eksekusi

    Penertiban PKL Pasar Tamrin Bakal Dilakukan, Wawali : Harus Pendekatan Sosial Sebelum Eksekusi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang bakal menertibkan 84 Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) yang dianggap tak sesuai aturan. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, meminta tim kota untuk melakukan pendekatan sosial dan komunikasi intensif sebelum proses penertiban dilakukan dengan melibatkan pihak-pihak terkait. “Sebagai Wakil Kepala Daerah, kami bersama Bunda Wali […]

expand_less