Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Mengapa KPU Sebut Sirekap Bukan Data Final?

Mengapa KPU Sebut Sirekap Bukan Data Final?

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemudian di poin 5, data dalam Sirekap  dapat dijadikan bahan pembanding oleh publik atau saksi dalam proses pleno terbuka rekapitulasi di setiap tingkatan, mulai dari PPK, KPU Kabupaten ,KPU Provinsi sampai KPU RI.

“Jadi C.Hasil S/Salinan yang dimiliki saksi peserta pemilu ditambah data hasil dalam Sirekap, termasuk data dari Bawaslu akan menjadi bahan awal dalam menguji data penyelenggara pemilu dalam proses pleno rekapitulasi di setiap jenjang,” kata Usman, Kamis (15/2/2024).

Jika ditemukan kesalahan penulisan dalam proses input Sirekap, akan dikoreksi dalam proses rapat pleno terbuka di setiap jenjang sebagimana dimaksud point lima. Jika menemukan data hasil pemilu yang bermasalah dalam Sirekap, dapat disampaikan dalam rekap pleno terbuka melalui saksi peserta pemilu dan penyelenggara Pemilu.

“Hasil dalam Sirekap bukan hasil final,” jelas Said.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHS dan Enny Anggraeni

    Politikus Senayan Sebut PHS-Enny Paket Komplit Pimpin Sulbar

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 15
    • 1Komentar

    “Potensi melimpah, namun tidak dikelolah dengan baik. Untuk itu, saya meyakini pengalaman kedua tokoh ini (PHS-Enny) memiliki komitmen untuk membenahi persoalan itu,” bebernya. Tak hanya itu, Ajbar menilai kualitas dan kapabilitas kedua tokoh ini tidak diragukan lagi, Prof Husain Syam pernah menjadi rektor dua periode sedangkan Enny Anwar (PHS-Enny) merupakan, mantan Wakil Gubernur. “Di belakang […]

  • Demo Mahasiswa di Unimaju

    Mahasiswa Unimaju Demo dan Segel Kampus, Sebut Biaya Studi Banding Tak Realistis

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 29
    • 1Komentar

    Selain itu, para demonstran juga meminta agar praktek pungutan liar (PUNGLI) segera ditindak agar tidak tumbuh subur di dalam lingkup Universitas Muhammadiyah. “Dari data advokasi yang telah kami kumpulkan, sekitar 40 Mahasiswa jurusan ekonomi pembangun yang dipotong KIP nya dengan alasan ucapan terima kasih,” ucap Rustam Ketua HIMEPA. Menanggapi hal itu, Wakil Rektor II Furqon […]

  • TK Pembina Mamuju di Segel

    16 Tahun Tak Dibayar Pemprov Sulbar, Pemilik Lahan Segel TK Pembina Mamuju

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 18
    • 0Komentar

    “Setelah pembangunan pindah, lahan saya yang belakang justru di serobot dan ditimbun. Saya langsung tahan, tapi kata Kepala Dinas saat itu biarkan nanti diatur. Lalu saya sabar dan biarkan,” lanjutnya. Namun setelah 16 tahun berlalu dia tidak pernah diberi kejelasan terkait lahannya itu, Ummiati mengaku sudah empat kepala dinas berganti dan selalu disurati namun tidak […]

  • Gadis ABG di Kalukku Meninggal Tabrak Trotoar.

    Bonceng Tiga, Gadis ABG di Kalukku Tewas Setelah Tabrak Trotoar

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sementara itu, dua boncengan korban berinisial AL (13) dan SW (12) terpental di badan jalan. Kedua Gadis ABG itu mengalami luka lecet di sekujur tubuh. Namun naas bagi pengendara, ia dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke Puskesmas terdekat. “Ketiga korban sempat dilarikan Ke Puskesmas Tampa Padang namun pengendara dinyatakan (MD),” lanjut Iptu Makmur dalam keterangan […]

  • Travel Haji Al Hijra Barru

    Seorang Jemaah Haji Asal Mamuju Mengaku Ditipu Travel Haji Al Hijra, Diberi Visa Ziarah Bukan Haji Plus

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 26
    • 0Komentar

    “Saya merasa tertipu oleh pihak Travel Al Hijra Barru. Kami diteror oleh pihak kepolisian Jeddah karena visa yang kami gunakan dilarang oleh pemerintah Arab Saudi,” ungkap Hani kepada wartawan, Jumat (20/9/2024) di Mamuju. Dia mengaku, laporannya sejak 26 Juni lalu hingga kini belum juga menemui kejelasan. Hani mengaku kecewa dengan lambannya penanganan di Polres Barru. […]

  • Korupsi DPRD Mamuju

    Babak Baru Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif di DPRD Mamuju, Jaksa Kantongi Nama Calon Tersangka

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Terkait kasus itu, Kejari Mamuju mengaku telah memeriksa 40 orang saksi, termasuk para anggota dan pimpinan DPRD Mamuju yang diduga berhubungan langsung dengan dugaan perjalanan fiktif selama tahun 2021, 2022, dan 2023. “Kami sudah memeriksa saksi sebanyak 40 orang. Saksi yang diperiksa juga sama dengan dugaan korupsi tahun sebelumnya,” beber Raharjo Yusuf Wibisono. Sebelumnya, dugaan […]

expand_less