Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Kasus Pelanggaran Kampanye TKD Prabowo-Gibran di Mamuju Masuk Sidik, Penyidik Cium Pelanggaran Pidana

Kasus Pelanggaran Kampanye TKD Prabowo-Gibran di Mamuju Masuk Sidik, Penyidik Cium Pelanggaran Pidana

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Penyidik Gakkumdu, segera melakukan gelar perkara atas dugaan pelanggaran kampanye Pemilu 2024 yang melibatkan TKD Prabowo-Gibran Kabupaten Mamuju.

Tim penyidik Gakkumdu Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol Jamaluddin kepada wartawan mengatakan, kasus tersebut sedang berlangsung dan akan segera melakukan gelar perkara pekan ini.

“Kasus dugaan pelanggaran ini telah kita terima laporannya, ini merupakan temuan pengawasan Bawaslu,” kata Jamal, Senin (15/01/2024).

Kompol Jamaluddin menyebut, sebanyak 14 orang saksi termasuk 2 saksi ahli telah diperiksa dalam kasus tersebut.

Penyidik pun menyebut telah mengantongi sejumlah bukti untuk menetapkan tersangka setelah gelar perkara pekan ini oleh tim Gakkumdu kabupaten Mamuju.

“Pekan ini kita tetapkan setelah gelar perkara. Kita telah meminta saksi ahli dan ada sejumlah temuan penyidik,” kata AKP Jamaluddin.

Menurut Jamal, diteruskannya laporan tersebut pada laporan polisi disebabkan ditemukan dugaan unsur pelanggaran kampanye menggunakan fasilitas negara. Itu melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 280 huruf H.

Jika terbukti TKD Prabowo-Gibran yang melakukan kampanye terancam hukuman pidana Pemilu paling lama 2 tahun dan denda Rp 20 juta.

“Kita telah periksa saksi ahli dan termasuk ahli dari aset negara yang membenarkan itu telah masuk aset daerah,” ungkap Jamal.

Kasus tersebut bermula saat Bawaslu Mamuju dalam pengawasan kampanye, menemukan dugaan penyalahgunaan aset daerah dalam kampanye oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gobran Mamuju di Aula Kantor Desa Karampuang beberapa saat lalu.

“Itu temuan pengawasan kampanye oleh Panwascam Mamuju, besok baru ada pembahasan lanjutan dengan tim Gakkumdu,” kata Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, Senin (15/01/2024)

Note : Redaksi telah menyesuaikan jabatan pada narasumber yang sebelumnya ditulis AKP, telah diganti jabatan saat ini yakni Kompol.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir

    Kotak Amal Sering Dimaling, Kesbangpol Sulbar Imbau Masjid Perketat Pengawasan dan Pasang CCTV

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Maraknya kasus pembobolan kotak amal di sejumlah masjid di wilayah Sulawesi Barat menjadi perhatian pemerintah daerah. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat (Kesbangpol Sulbar) mengimbau masyarakat dan pengurus masjid meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa terulang. Kepala Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir, mengatakan pengurus masjid bersama masyarakat perlu memperkuat pengawasan terhadap […]

  • PT. Bonehau Prima Coal

    Pro Kontra Tambang Batu Bara di Bonehau, Dua Kelompok Nyaris Berhadap-Hadapan Saat Berunjuk Rasa

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 380
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dua kelompok pengunjuk rasa di Mamuju nyaris berhadap-hadapan saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur  Sulawesi Barat (Sulbar),  pada Senin (18/03/2024). Kedua massa pengunjuk rasa itu, masing-masing dari aliansi “Gerakan Pemuda Pemerhati Bonehau” yang memprotes pengoperasian dan pengangkutan tambang batu bara oleh PT. Bonehau Prima Coal (BPC) di Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, […]

  • Sidang Ijazah Palsu haris

    Komisioner KPU dan Bawaslu Mateng Diduga Ubah Berita Acara Verifikasi Ijazah Haris

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 249
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sidang kasus dugaan ijazah palsu dengan terdakwa Calon Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Haris Halim Sinreng, mengungkap fakta mencengangkan di hari kedua persidangan. Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Mamuju, Kamis (19/12/2024), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tujuh saksi, termasuk pihak SMK Negeri 3 Makassar. Saksi dari SMK Negeri 3 Makassar, […]

  • Pidana Pemilu di Mamuju

    Indikasi Pidana Pemilu di Mamuju dan Mateng Masuk Proses Bawaslu

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 223
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Indikasi pidana pemilu di Sulawesi Barat ditemukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada dua Kabupaten yakni Mamuju dan Mamuju Tengah. Komisioner Bawaslu Sulbar Divisi Pengawasan, Data, dan Informasi, Muhammad Subhan mengatakan, indikasi pidana pemilu itu terjadi saat rekapitulasi tingkat kecamatan. Subhan menyebut, temuan Bawaslu untuk dua wilayah itu masing-masing di Kecamatan Balabalakang, Kabupaten […]

  • Demo Pati

    Lebih Dari 100 Ribu Warga Diperkirakan Ikut Demo Pati

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 327
    • 0Komentar

    PATI, Mekora.id – Gelombang massa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati memadati Alun-Alun sejak subuh, Rabu (13/8/2025). Aksi ini diperkirakan diikuti lebih dari 100 ribu orang, dua kali lipat dari tantangan 50 ribu massa yang pernah diucapkan Bupati Pati, Sudewo. Massa membawa keranda bertuliskan “Keranda Penipu”, truk orasi, dan berbagai atribut demonstrasi. Aksi dipimpin Ahmad […]

  • Ketua GMNI Mamuju, Adam Jauri

    Melekatnya Ambisi dan Demagogi Kekuasaan Dalam Pemilu 2024

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Penulis : Adam Jauri Ketua DPC GMNI Mamuju Menilai fenomena Pemilu 2024 dipenuhi dengan ambisi dan demagogi, begitu banyak suara berisik serta drama yang massif dilakukan oleh para tim pemenang hingga menjadi tsunami Informasi ruang media sosial. Pemilu 2024 membuat pertunjukan yang tak kalah menariknya dengan Pemilu-pemilu sebelumnya. Dimana yang paling menonjol adalah kesalahan sistem […]

expand_less