Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » JATAM : Pencabutan Izin di Sumatera Tebang Pilih, Bukti Negara Lindungi Korporasi

JATAM : Pencabutan Izin di Sumatera Tebang Pilih, Bukti Negara Lindungi Korporasi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id – Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mengkritik langkah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang mencabut izin 28 perusahaan di Sumatera. JATAM menilai kebijakan tersebut tidak menyentuh akar persoalan kerusakan lingkungan dan bencana ekologis yang menelan ribuan korban jiwa.

Pada 20 Januari 2025, Satgas PKH mengumumkan pencabutan 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) hutan alam dan hutan tanaman seluas 1.010.592 hektare, serta enam perusahaan di sektor tambang, perkebunan, dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (PBPH-HK). Perusahaan-perusahaan itu beroperasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—wilayah yang berulang kali dilanda banjir bandang dan longsor.

Namun, menurut JATAM, negara tidak pernah menjelaskan secara terbuka pelanggaran apa yang dilakukan masing-masing perusahaan, bagaimana metode investigasi dilakukan, sejauh mana kerusakan ekologis dan sosial yang terjadi, serta siapa aktor utama di balik kehancuran bentang alam tersebut.

Koordinator Nasional JATAM, Melky Nahar, menyatakan bahwa bencana di Sumatera merupakan katastrofe buatan yang lahir dari kebijakan negara yang dianggap ugal-ugalan menyerahkan ruang hidup warga kepada korporasi ekstraktif. Alih fungsi hutan untuk sawit, hutan tanaman industri, dan pertambangan disebut telah menghancurkan daerah tangkapan air, merusak daerah aliran sungai (DAS), serta melenyapkan kawasan penyangga ekosistem.

“Yang diumumkan negara hanya angka dan daftar perusahaan. Tanpa penjelasan rinci, itu tidak lebih dari manuver administratif,” kata Melky.

Meredam Kemarahan Publik
Menurut JATAM, pencabutan izin tersebut lebih menyerupai upaya meredam kemarahan publik yang belum surut pascabencana besar di Sumatera. Lebih dari 40 hari setelah banjir bandang menenggelamkan berbagai wilayah, kerusakan masih terlihat, sementara penegakan hukum terhadap pelaku dinilai tidak berjalan.

JATAM menilai negara kembali menggunakan pola lama dalam pengelolaan bencana: mengaburkan aktor kunci, meniadakan transparansi, dan menghindari pertanggungjawaban pidana maupun perdata. Dalam skema ini, bencana dipersempit menjadi peristiwa alam semata, terpisah dari kebijakan perizinan dan relasi kuasa yang melatarbelakanginya.

Jejak Korporasi dan Elite Politik
Juru Kampanye JATAM, Alfarhat Kasman, menyebut pihaknya menemukan keterkaitan kuat antara wilayah terdampak banjir dan longsor dengan konsesi perusahaan tambang, sawit, dan kehutanan yang beroperasi di kawasan hulu DAS dan wilayah strategis ekologi.

Di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, wilayah hulu sungai dan bentang alam esensial bagi warga disebut dikuasai oleh korporasi besar. JATAM menelusuri struktur kepemilikan, direksi, hingga komisaris perusahaan-perusahaan tersebut dan menemukan keterhubungan dengan elite politik nasional dan pengurus negara, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam laporan terbarunya, JATAM menyebut nama Presiden Prabowo Subianto, sejumlah menteri aktif, serta elite partai politik sebagai bagian dari jejaring afiliasi bisnis tambang, kehutanan, dan perkebunan di wilayah rawan bencana. Temuan tersebut, menurut JATAM, didasarkan pada penelusuran dokumen korporasi dan jaringan kepemilikan usaha.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Gubernur ke Air terjun Tamasapi Mamuju

    Kunjungi Air Terjun Tamasapi, Pj Gubernur Sulbar : Destinasi Wisata Harus Diperhatikan

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kabupaten Mamuju terkenal dengan keindahan alamnya, termasuk destinasi wisata yang tak kalah menawan dibandingkan daerah lain. Salah satu wisata unggulannya adalah Air Terjun Tamasapi, yang terletak di dekat pusat kota Mamuju. Pada Selasa sore, (16/7/2024) Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin, mengunjungi lokasi air terjun tersebut untuk melihat langsung keindahannya. […]

  • Kuasa Hukum Agus Ambo Djiwa

    Mantan Bupati Pasangkayu Banta Tudingan Terbitkan SK PT Letawa, Kuasa Hukum : Itu Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 102
    • 5Komentar

    PASANGKAYU, Mekora.id – Mantan Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa, melalui tim kuasa hukumnya membantah tudingan keterlibatannya dalam penerbitan surat keputusan (SK) lahan sawit kepada PT Letawa, anak perusahaan PT Astra Agro Lestari (AAL) Tbk. Tudingan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Kuasa Hukum Asosiasi Petani Sawit (APSP) dan dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, yang juga dimuat […]

  • GMNI Mamuju

    Catatan Kecil Dari Komisariat GMNI Mamuju

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju memberikan catatan kecil dalam peringatan hari anti korupsi sedunia pada 9 Desember dan Peringatan HAM, 10 Desember 2023 ini. Catatan pendek itu ditulis oleh Komisariat-komisariat sebagai bentuk kritik dan pernyataan sikap mereka, dalam menganalisis sejumlah isu dan kasus yang masih membelenggu, di daerah maupun tingkat […]

  • Pemprov Sulbar

    Hasil Lawatan Gubernur SDK ke Jakarta, Sulbar Dapat Dana 380 Miliar dari Sejumlah Kementerian

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah dihantam badai efisiensi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) akhirnya mulai bernafas lega setelah mendapat kucuran anggaran sebesar Rp 380 miliar dari sejumlah Kementerian. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat, Junda Maulana, mengatakan kucuran dana itu didapatkan setelah lawatan panjang Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) di […]

  • Rujab Sekda Sulbar

    Biro Umum Setda Sulbar Tinjau Tahap Akhir Penyelesaian Rujab Sekda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Setda Sulbar) melakukan peninjauan langsung terhadap tahap akhir penyelesaian Rumah Jabatan (Rujab) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Senin (12/1/2026). Peninjauan dilakukan di Rujab Sekda yang berlokasi di Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Kabupaten Mamuju. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Biro Umum Setda Sulbar, Anshar Malle, […]

  • Wali Kota Bontang Lepas 400 Peserta Lomba Lari “King of The Hills”

    Wali Kota Bontang Lepas 400 Peserta Lomba Lari “King of The Hills”

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle zul
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Mekora.id – Sebanyak 400 pelari dilepas secara resmi oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam ajang lomba lari bertajuk King of The Hills, Minggu pagi (20/7/2025). Pelepasan dilakukan di kawasan Rumah Ulin, Tugu Selamat Datang Bontang, yang menjadi titik start kegiatan olahraga bergengsi tersebut. Lomba yang digagas Komunitas Bontang Trail Runners (KBTR) ini mempertandingkan dua kategori: […]

expand_less