Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Gentengisasi dan Proyek Infrastruktur Diproyeksi Dorong Ekonomi Sulbar Tumbuh hingga 6,1 Persen di 2026

Gentengisasi dan Proyek Infrastruktur Diproyeksi Dorong Ekonomi Sulbar Tumbuh hingga 6,1 Persen di 2026

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Program gentengisasi hingga proyek infrastruktur daerah diproyeksikan ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat pada 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Barat memperkirakan ekonomi Sulbar tahun depan tumbuh pada kisaran 5,00–6,10 persen, lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan nasional yang berada di rentang 4,90–5,70 persen.

Deputi Perwakilan BI Sulbar, Erdi Fiat Gemilang, mengatakan sektor konstruksi dan belanja pemerintah menjadi salah satu sumber akselerasi pertumbuhan pada 2026.

“Sejumlah proyek strategis seperti pembangunan jalan daerah, kelanjutan Bendungan Budong-Budong, pembangunan jembatan, serta program gentengisasi akan memberikan dorongan pada sektor konstruksi,” ujarnya dalam forum “SIPAKADA Media” di Mamuju, Rabu (18/2/2026).

Selain konstruksi, sektor administrasi pemerintahan juga diperkirakan menguat seiring potensi peningkatan pagu belanja serta penambahan formasi PPPK.

Tren Menguat Sejak Akhir 2025
BI mencatat, tren pertumbuhan ekonomi Sulbar sudah menunjukkan penguatan sejak penghujung 2025. Pada triwulan IV 2025, ekonomi Sulbar tumbuh 6,55 persen secara tahunan (yoy), meningkat dibanding triwulan sebelumnya sebesar 5,83 persen (yoy) dan melampaui capaian nasional 5,39 persen (yoy).

Secara kumulatif sepanjang 2025, ekonomi Sulbar tumbuh 5,36 persen, lebih tinggi dibanding 2024 yang sebesar 4,76 persen. Angka tersebut juga sedikit melampaui pertumbuhan ekonomi nasional 2025 sebesar 5,11 persen.

Pertanian dan Ekspor Jadi Penopang
Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian masih menjadi penopang utama pertumbuhan. Produksi padi, tandan buah segar (TBS) sawit, getah pinus, hingga ayam potong mengalami peningkatan dan memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Selain pertanian, sektor industri pengolahan dan perdagangan turut memperkuat struktur ekonomi daerah.

Dari sisi pengeluaran, ekspor menjadi kontributor terbesar, disusul konsumsi rumah tangga serta konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT). Sementara Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan konsumsi pemerintah masih terkontraksi akibat kebijakan efisiensi belanja, khususnya pada belanja modal.

Inflasi Januari 2026 di Level 4,34 Persen
Dari sisi harga, inflasi Sulbar pada Januari 2026 tercatat 0,71 persen secara bulanan (mtm), dengan inflasi tahunan 4,34 persen (yoy).

Komoditas penyumbang inflasi antara lain cabai merah, bawang merah, cabai rawit, dan jeruk nipis. Sedangkan deflasi dipicu oleh penurunan harga ikan laut serta emas perhiasan.

Secara spasial, inflasi tahunan di Mamuju tercatat sebesar 6,94 persen (yoy), sementara Majene berada di angka 2,69 persen (yoy).

Stabilitas Perbankan Terjaga
Kinerja intermediasi perbankan di Sulbar hingga triwulan IV 2025 menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Pertumbuhan kredit tercatat 6,87 persen (yoy), sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,22 persen (yoy).

Rasio kredit bermasalah (NPL) berada pada level 4,29 persen.

Sektor pertanian menjadi penerima kredit terbesar dengan pangsa 20,23 persen, disusul perdagangan besar dan eceran 18,60 persen. Kredit UMKM sepanjang 2025 tercatat sekitar Rp8 triliun dengan pertumbuhan 1,27 persen (yoy), sementara KUR mencapai Rp3,88 triliun atau tumbuh 4,73 persen (yoy). Rasio NPL UMKM berada di angka 3,59 persen dan menjadi perhatian untuk dijaga.

Target 110 Gerakan Pangan Murah
Untuk menjaga inflasi tetap terkendali sepanjang 2026, BI Sulbar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menargetkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 110 kali dalam setahun.

Langkah lainnya meliputi subsidi ongkos angkut menjelang hari besar keagamaan, penguatan kerja sama antar-daerah, replikasi Kios Pangan “PAK RAHMAN”, serta kampanye Gerakan Bersama Jaga Inflasi (GERAI) Sulbar menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

BI menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan media menjadi kunci menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat tetap solid, dengan inflasi yang terkendali serta sistem keuangan yang stabil.

 

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampanye Akbar Ruslan Ida di Mamasa

    Tumpah Ruah, Puluhan Ribu Pendukung Hadiri Kampanye Akbar Ruslan-Ida di Mamasa

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 155
    • 2Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Kampanye akbar pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mamasa nomor urut dua (2), Ruslan D Pandayai dan Andi Farida Fachri (Ruslan Ida) dipadati puluhan ribu pendukung di Lapangan Kondosapata, Senin, (18/11/2024). Panitia pelaksana, Thamrin, mengatakan anomi para pendukung menghadiri kampanye akbar  Ruslan Ida datang dari 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa. Dia […]

  • Bantuan perbaikan rumah Ibadah dari PT Bonehau Prima Coal.

    Setahun Beroperasi, Ini Sederet Bantuan Sosial PT Bonehau Prima Coal

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 228
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – PT. Bonehau Prima Coal (BPC) tambang batu bara yang beroperasi Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, belakangan menjadi sorotan. Hal itu atas sejumlah aksi protes warga, yang meminta akses jalan umum tidak digunakan sebagi jalur hauling coal. Meski begitu, perusahaan yang baru beroperasi pada 06 September 2022 lalu itu mengaku, telah menyalurkan […]

  • Rapat Harga Sawit di DPRD Sulbar

    Atur Harga TBS Sawit, DPRD Sulbar Undang Petani dan Perusahaan Bahas Permentan Terbaru

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat konsultasi guna membahas implementasi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 terkait mekanisme pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra. Rapat ini dilaksanakan pada Selasa, 11 Maret 2025, di Ruang Rapat Komisi II DPRD Sulbar. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua […]

  • Daging Babi ilegal di Mamuju

    Hendak Dijual ke Balikpapan, 5 Ton Daging Babi Ilegal Diamankan Karantina Mamuju

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 225
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 5 ton daging babi ilegal diamankan petugas gabungan dari Karantina Mamuju, Lanal Mamuju, dan Polresta Mamuju di Pelabuhan Ferry Mamuju, Selasa (21/11/2023). Daging babi tanpa dokumen itu disimpan dalam 52 box dan dimuat oleh mobil truk, hendak di jual ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Petugas Karantina Mamuju, Monumental Jaya mengatakan, awalnya sopir […]

  • Suami Istri di Mamasa dibunuh

    Suami/Istri di Mamasa Tewas Dibunuh Anak Kandungnya

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 231
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id – Kasus pembunuhan pasangan suami/istri menggemparkan masyarakat di Desa Tanete Batu, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Rabu (03/04/2024) pagi. Kedua pasangan suami/istri itu tewas setelah dibacok pelaku yang tak lain adalah anak kandungnya berinisial YJ (42), sekitar pukul 06.00 pagi. Setelah menghabisi nyawa kedua orang tuanya, pelaku kemudian melarikan diri ke […]

  • Kejari Polman

    Kasipidum Kejari Polman Dilaporkan atas Dugaan Pemerasan terhadap Terdakwa

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 244
    • 2Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar (Polman), Heri Santoso Slamet, dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat atas dugaan pemerasan, Senin (9/9/2024). Laporan ini diajukan oleh Hasri Jack, pengacara sekaligus keluarga dekat terdakwa berinisial D, yang sedang menjalani persidangan atas kasus narkotika di Pengadilan Polman. Hasri Jack mengungkapkan […]

expand_less