Gegara Anggaran Minim, Kontingen Sulbar Tampil di Pemukaan O2SN 2024 Tanpa Seragam
- account_circle mekora.id
- calendar_month Senin, 12 Agt 2024
- comment 1 komentar
- print Cetak

Kontingen Sulawesi Barat tampil di Pembukaan O2SN 2024 tanpa seragam. (Foto : Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 25 atlet dan Official Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) asal Sulawesi Barat (Sulbar), tampil tanpa seragam dalam acara pembukaan O2SN 2024 di Jakarta, Senin, (12/8/2024).
Menurut Marlin salah satu orang tua atlet, keberangkatan anaknya bersama sejumlah atlet lain tidak di bekali dengan seragam. Para atlet hanya mengenakan pakaian bebas saat berangkat dari Bandara Tampa Padang Mamuju, Minggu, 11 Agustus 2024 kemarin.
“Anak saya berangkatkan ke Jakarta untuk mewakili Sulbar untuk olahraga renang. Saat berangkat ke bandara anak saya hanya memakai pakaian bebas karena tidak ada baju seragam yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan,” kata Marlin dengan nada kesal.
Selain tidak punya seragam, nasib ditelantarkan juga turut dirasakan para atlet. Pasalnya menurut Marlin keberangkatan para atlet menuju Bandara tidak difasilitasi oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulawesi Barat.
Padahal kata Marlin, para atlet yang akan mewakili Sulbar itu berasal dari sejumlah kabupaten di Sulbar termasuk dari Polewali Mandar (Polman).
“Saat mengantar anak saya dari Kota Mamuju menuju Bandara Tampa Padang, atlet lainnya terpaksa menumpang di mobil saya karena tidak ada yang mengantar mereka. Ada atlet karate dari Polman,” ungkap Marlin.
Selain itu, para atlet juga disebut tidak dilepas secara resmi. Sehingga para atlet merasa di terlantar oleh pihak Dinas Pendidikan Sulbar sebagai penanggung jawab kegiatan.
“Jangan anak kami sudah berjuang untuk daerah baru anak kami tidak diurus terkesan, ditelantarkan oleh daerah,” ujar Marlin.
Kepala Bidang SMA/Sederajat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulbar, Muhammad Faezal saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan perihal belum tersedianya seragam para atlet O2SN.
Menurut Faezal, hal itu dikarenakan seragam para atlet terlambat dicetak oleh pihak percetakan yang menyebabkan sejumlah atlet belum kebagian baju. Sehingga dalam pembukaan sejumlah atlet tampil tanpa seragam.
“Ada peserta yang belum memegang seragam, ikut hadir di lokasi pembukaan,” ujarnya.
Dalam O2SN 2024 di Jakarta itu, Sulawesi Barat mengikutkan 10 atlet dan 15 pendamping untuk mengikuti sejumlah kategori.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
