Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Dugaan Mafia Tanah di Pasangkayu, Advokat : 1.372 Hektar Lahan Warga Dicaplok Perusahaan Sawit

Dugaan Mafia Tanah di Pasangkayu, Advokat : 1.372 Hektar Lahan Warga Dicaplok Perusahaan Sawit

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Kasus tumpang tindih lahan antara masyarakat dan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), terus menuai perhatian. Dari 59 desa yang ada di wilayah tersebut, tercatat 30 desa mengalami konflik agraria berupa sertifikat hak milik (SHM) warga yang overlaping dengan sertifikat hak guna usaha (HGU) milik perusahaan.

Hal ini diungkapkan oleh advokat dari Kantor Hukum HJ Bintang & Partners, Hasri SH., MH, usai berdialog dengan warga dan petani sawit di Pasangkayu, Senin (21/4/2025).

“Dari data yang kami terima, ada sekitar 1.372 hektare tanah milik warga yang tumpang tindih dengan HGU sejumlah perusahaan sawit. Ini membuat SHM warga menjadi tidak memiliki kekuatan, tidak bisa diagunkan di bank, dan kehilangan nilai ekonomis,” jelas Hasri, Selasa (22/4/2025).

Hasri menyebut, surat resmi dari Kepala Kantor Pertanahan Pasangkayu tertanggal 13 Oktober 2021 kepada Ketua DPRD Pasangkayu telah merinci data inventaris bidang tanah yang overlap. Kasus tersebut tersebar di 30 desa, termasuk Sarasa, Dapurang, Benggaulu, Sarudu, Kuma Sari, Tamurang, dan Pasangkayu.

Perusahaan yang disebut terlibat dalam tumpang tindih lahan ini antara lain PT Surya Raya, PT Unggul, PT Letawa, PT Mamuang, dan PT Pasangkayu.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria dari Ulumanda lapor Polres Majene

    Pria di Ulumanda Dianiaya Cuma Karena Tanyakan Kepindahan Anaknya Sekolah

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 24
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang pria bernama Aras, warga Dusun Batananto, Desa Popenga, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, mendatangi kantor Polisi, dan melaporkan dugaan kekerasan penganiayaan yang baru saja dialaminya oleh terduga pelaku berinisial RS. Pada, Rabu, (32/7/2024) siang. Menurut keterangan Kuasa Hukum korban, Ahmada Udin,S.H bersama Partner Marzuki, S.H, Kliennya saat ini mengalami kesakitan dibagian pinggan […]

  • Uang palsu

    Jika Terlanjur Terima Uang Palsu, Apakah Bisa Ditukar?, ini Kata BI

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 52
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Terungkapnya pembuatan uang palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar, menghebohkan publik. Peredarannya pun meluas ke daerah, termasuk Sulawesi Barat (Sulbar). Dari hasil pengungkapan kepolisian, empat orang sindikat di Mamuju tangkap yang diduga mengedarkan uang palsu sebanyak 20 juta. Dari tangan para pelaku, polisi mendapatkan uang palsu pecahan 100 ribu senilai 11 juta. […]

  • Rapat Aset Sulbar

    Komisi II dan BPKPD Temukan 821 Aset Tanah Pemprov Sulbar Tak Bersertifikat

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak 821 aset tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) ternyata tidak bersertifikat. Hal itu terungkap setelah Komisi II DPRD Sulbar melakukan rapat kerja dengan Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), pada Senin, (21/4/2025). Anggota DPRD Sulbar, M. Khalil Qibran, yang memimpin rapat itu menyebut temuan ini mengejutkan, pasalnya dari 920 aset […]

  • Porpov Sulbar 2026

    Gubernur Kumpul Bupati se-Sulbar, Bahas Nasib Porprov 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 29
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, bersama para Bupati dan Wakil Bupati se-Sulbar berkumpul di Kantor Gubernur, Rabu, (15/10/2025). Mereka melakukan jumpa pers dan membahas nasib Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, mengatakan Porprov 2026 yang awalnya menunjuk Mamuju Tengah sebagai tuan rumah terpaksa batal. Hal itu setelah […]

  • Capture Video Hanta Yuda Presentasikan Survei Pilkada Sulbar 2024

    Bos Poltracking Hanta Yuda Dilaporkan ke Mabes Polri terkait Rilis Survei Pilkada Sulbar

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 28
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tanah Air, Muhaimin Faisal, melaporkan Direktur Lembaga Survei Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Laporan itu disampaikan melalui email, pada Jumat, (22/11/2024). Menurut Muhaimin Faisal, laporan itu terkait dengan beredarnya video presentasi berdurasi  2.47 menit yang dilakukan di depan salah pasangan […]

  • Pemkot Bontang Gelar Advokasi Program Makanan Bergizi Gratis Anak Sekolah

    Pemkot Bontang Gelar Advokasi Program Makanan Bergizi Gratis Anak Sekolah

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Mekora.id – Komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kembali dibuktikan melalui penyelenggaraan Advokasi Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis. Kegiatan ini digelar pada Jumat (29/08/2025) di Auditorium 3D, dan menjadi salah satu upaya strategis Pemkot dalam memperkuat intervensi gizi anak usia sekolah. Acara diikuti oleh perwakilan satuan pendidikan mulai dari jenjang TK/PAUD, […]

expand_less