Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Dinas ESDM Sulbar Sebut Pengelolaan LTJ di Mamuju Akan Dilelang Terbuka

Dinas ESDM Sulbar Sebut Pengelolaan LTJ di Mamuju Akan Dilelang Terbuka

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Pasca siaran pers Kementerian ESDM terkait usulan pengelolaan logam tanah jarang di Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat (19/01/2023). Dinas ESDM Sulawesi Barat menyebut akan melakukan sejumlah langkah.

Dalam siaran pers itu, Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa Badan Geologi berhasil mengidentifikasi sebaran 47 komoditas mineral kritis dan strategis pada tahun 2023.

Hasil penyelidikan mineral lithium menunjukkan adanya beberapa wilayah dengan kadar lithium dan boron yang cukup menjanjikan, salah satunya terdapat di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Amir, berencana segera mengambil langkah-langkah konkret dalam menindaklanjuti proses penyiapan Wilayah Pertambangan dan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) untuk komoditas Logam Tanah Jarang (LTJ) di Badan Geologi Kementerian ESDM.

Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan dari Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh, yang menekankan perlunya pengelolaan LTJ di Mamuju dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat nilai strategisnya sebagai sumber daya yang sangat berharga.

Hasil penyelidikan mineral lithium menunjukkan adanya beberapa wilayah dengan kadar lithium dan boron yang cukup menjanjikan, salah satunya terdapat di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar.

“Badan Geologi merekomendasikan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Logam Tanah Jarang (WIUP LTJ/REE) yang merupakan usulan pertama di Indonesia, terutama di daerah Mamuju. Fungsi Badan Geologi sebagai pilar pembangunan geologi, khususnya dalam pencarian sumber daya alam (Geo-Resources), telah memainkan peran penting dalam pengungkapan mineral kritis ini. Proses ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai institusi di luar negeri, termasuk Korea Institute of Geoscience,” kata Amir, Jumat 19 Januari 2024.

Dalam konteks boron,Amir mengatakan, Badan Geologi menyoroti pentingnya komponen ini sebagai bagian dari hydrogen fuel cells, yang merupakan energi alternatif untuk kendaraan listrik. Selain itu, boron juga merupakan bahan baku dari magnet neodymium-iron-boron (NdFeB) dan bahan mentah untuk Pyrex.

“Permintaan boron telah mengalami peningkatan sebesar 30% pada tahun 2022, dan diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan permintaan kendaraan listrik dan industri energi terbarukan di masa mendatang,” ujar Amir.

Kepala Dinas ESDM Sulbar merespons kekhawatiran yang disampaikan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) terkait permohonan izin usaha pertambangan pada komoditas LTJ di Kabupaten Mamuju.

Dia menekankan, sebagai pemerintah daerah, akan melakukan pengawasan sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah dalam proses pengelolaan komoditas tersebut, memperhatikan dampak ekologis, sosial, dan kesehatan terhadap masyarakat setempat.

“Kita akan mengawal dengan ketat proses pengelolaan mineral LTJ di Mamuju ini. Semua pihak akan dilibatkan secara menyeluruh dalam proses perizinan usaha pertambangan tersebut, dan seluruh aspek akan tertuang dalam dokumen-dokumen teknis, termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL),” ungkapnya.

Amir menegaskan, pihaknya komitmen untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan industri pertambangan dan keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat setempat.

Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Sulbar, Ilham menyampaikan, komoditas LTJ merupakan suatu komoditas mineral logam yang proses penerbitan perizinan usaha pertambangannya berada di tingkat pemerintah pusat, khususnya di Kementerian ESDM.

“Komoditas LTJ akan melewati proses lelang yang terbuka untuk umum. Sebagai pemerintah daerah, tentunya kita bersama-sama mengawasi proses pengelolaan mineral ini dengan harapan agar tidak merugikan pihak manapun,” ujar Ilham.

Sebelumnya, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) dan WALHI Sulbar mengkritik langkah pengusulan WIUP oleh ESDM. Organisasi masyarakat sipil itu menilai, pengelolaan tanah jarang dengan luas 9.250 hektar itu akan menimbulkan dampak ekologis hingga berdampak pada lingkungkunga hidup masyarakat lokal.

JATAM dan WALHI mengatakan, WIUP LTJ ini merupakan pertama kalinya dilakukan pemerintah di Indonesia.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pertanian Mamasa

    Petani Milenial Alternatif Ketersediaan Tenaga Kerja di Mamasa

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 239
    • 1Komentar

    MAMASA, mekora,id – Salah satu cara efektif untuk mengatasi permasalahan ketersediaan tenaga kerja di sektor pertanian Kabupaten Mamasa yakni melalui pengembangan petani milenial dan peningkatan keterampilan mereka. Hal ini akan merangsang minat generasi milenial untuk terlibat aktif dalam dunia pertanian. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa Bernard mengatakan, ada banyak potensi yang seharusnya dimanfaatkan oleh petani […]

  • Jenazah Pelaku pembunuhan istri di Mamuju

    Begini Kronologi Kematian Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 239
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – BD (47), terduga pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri, di Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Sulawesi Barat, Rabu dini hari, 4 Juni 2025. Peristiwa ini bermula pada Selasa pagi (3 Juni), ketika seorang perempuan (36) ditemukan tak bernyawa di rumahnya. Polisi yang […]

  • Reses Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim, di Desa Kebun Sari, Wonomulyo.

    Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim Serap Aspirasi Warga Kebun Sari Wonomulyo

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 83
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), Abdul Halim, melaksanakan kunjungan kerja reses untuk masa sidang kedua tahun anggaran 2026 di Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Sabtu, (7/2/2026). Abdul Halim mengatakan, kunjungan kerja dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Reses yang dilaksanakan malam hari ini terbukti efektif setelah masyarakat setelah […]

  • Ayah di Polman Tewas ditebas

    Ayah Tewas Ditebas Anak Kandung Saat Shalat Magrib di Polewali Mandar

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 246
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Warga Desa Poda-Poda, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar digemparkan oleh peristiwa tragis pada Jumat (19/9/2025) malam. Seorang ayah bernama Kaharuddin (53) meninggal dunia setelah ditebas oleh anak kandungnya sendiri saat tengah melaksanakan salat Magrib berjemaah di Masjid Al-Amin, Dusun Lombang 1. Kapolsek Tutar, Ipda Bafruddin, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat […]

  • Sekwan dan Ketua DPRD Sulbar

    Pasca Pergantian, Sekwan dan Ketua DPRD Sulbar Bertemu

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulawesi Barat, Muhammad Hamzih, mengadakan pertemuan silaturahmi konstruktif dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat,Suraidah Suhardi, untuk membahas peningkatan pelayanan kepada pimpinan dan anggota DPRD serta berbagai hal terkait pengelolaan tugas-tugas administratif. Selasa, (20/02/2024). Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Hamzih menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pimpinan dan anggota […]

  • Rapat Sekwan dan Pejabat Sekretariat DPRD Sulbar.

    Sekwan Gelar Rapat Evaluasi dengan Pejabat Sekretariat DPRD Sulbar

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar) kembali melaksanakan rapat internal di kantor sementara, Jl Abd Malik Pattana Endeng, Rangas, Simboro, Mamuju, Rabu (7/2/2024). Rapat internal dihadiri Sekertaris Dewan (Sekwan) Muhammad Hamzih, para Kabag, Kasubag, serta pejabat fungsional. Kepala Bagian Persidangan Musra Awaluddin mengatakan, rapat internal tersebut dalam rangka evalusi […]

expand_less