Box Ikan Ini Selamatkan Nyawa Anak-anak Saat Kecelakaan Kapal di Sumare
- account_circle mekora.id
- calendar_month Kamis, 21 Des 2023
- comment 1 komentar
- print Cetak

Box ikan ini Selamat anak-anak dari kecelakaan Kapal di Sumare.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekora.id – Kecelakaan Kapal nelayan jenis Bigetron GT -6 di perairan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, menyisakan duka di penghujung tahun 2023.
Sebanyak 37 penumpang kapal motor yang berlayar dari Pulau Ambo, mengalami kecelakaan setelah perahu yang ditumpangi para warga yang pulang menghadiri pernikahan setelah ditengah laut dihantam ombak dari arah utara, Rabu (20/12/2023).
Menurut keterangan Nahkoda Kapal, Sahabuddin, kejadian itu diperkirakan berjarak sekitar 12 mil setelah dari Pulau Ambo.
Padatnya penumpang membuat kapal oleng dan tidak terkendali, mengakibatkan Kapal terbalik setelah dihantam ombak disis kiri kapal dari arah utara.
“Sebelumnya kami memuat bahan pokok untuk pernikahan keluarga disana, selepas kira-kira jam 10.00 kami pulang,” kata Sahabuddin ke Mekora.id di Sumare, Kamis (21/12/2023) siang.
Namun ada kisah heroik sang nakhoda dibalik kecelakaan Kapal Bigetron GT -6 itu, Sahabuddin menyelamatkan seluruh anak-anak yang ada di kapal tersebut.
Berdasarkan penuturan Sahabuddin, saat kapal mulai oleng dan nyaris tenggelam, dia langsung berinisiatif untuk melakukan penyelamatan pada seluruh penumpang anak-anak sebanyak 8 orang, dan 2 perempuan lanjut usia.
- Nahkoda kapal, Sahabuddin, ceritakan pengalaman saat selamatkan anak-anak dengan box ikan.
Sahabuddin memasukan para penumpang anak-anak dan lansia ke dalam box ikan berukuran 1,5X2 meter.
“Semua anak-anak karena akan kedinginan jika tidak terendam jadi saya masukan ke dalam kotak, lalu saya tutup,” ungkapnya.
Sahabuddin mengatakan, jika saat itu ada penumpang balita sekira berumur 3 tahun langsung dimasukan bersama anak-anak lain yang berumur 6-8 tahun.
“Ada anak-anak masih balita langsung saya masukan ke dalam kotak,” kata Sahabuddin yang masih trauma.
Kepala Basarnas Mamuju, Muhammad Rizal mengatakan, dari 37 penumpang, 33 ditemukan selamat, 2 Meninggal dunia, dan 2 lainnya masih dalam pencarian.
“Dua masih dalam pencarian, namun berdasarkan informasi. 2 korban ini terpisahkan dan menggunakan jerigen sebagai alat apung menuju arah selatan terbawah arus,” kata Rizal
Hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan, Basarnas Mamuju bersama tim gabungan TNI/Polri/Tagana telah mengerahkan Kapal untuk melanjutkan pencarian korban.
- Penulis: mekora.id




Saluran Whatsapp
Google News
