APKAN Desak APH Bongkar Mafia Ijazah Palsu di Pilkada Mateng
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 13 Des 2024
- comment 3 komentar
- print Cetak

Sekretaris APKAN Sulbar desak Dugaan Ijazah Palsu di Mateng diusut.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Aliansi Pemantau Aparatur Negara Republik Indonesia (APKAN) Sulawesi Barat (Sulbar), mendesak aparat penegak hukum (APH) segera mengusut secara tuntas dugaan kasus ijazah palsu di Pilkada Mamuju Tengah (Mateng).
Sekretaris APKAN Sulbar, Bahtiar Kalam, mengatakan dugaan ijazah palsu yang menyeret salah satu Calon Bupati di Mamuju Tengah (Mateng) itu merupakan pemufakatan jahat yang direncanakan bersama-sama.
Hal itu kata Bahtiar, setelah mereka menemukan dokumen yang ditandatangani satu Anggota KPU dan Satu Anggota Bawaslu Mamuju Tengah. Dokumen itu diduga jadi alat untuk meloloskan Paslon yang diduga memiliki ijazah palsu.
“Kami menemukan dokumen yang ditandatangani masing-masing satu oknum KPU Mamuju Tengah berinisial IK dan Komisioner Bawaslu Mamuju Tengah berinisial SM. Dokumen itu diduga menjadi jaminan agar Paslon yang diduga memiliki ijazah Palsu bisa lolos di Pilkada 2024,” kata Bahtiar, Jumat, (13/12/2024).
Menurut Bahtiar, tindakan itu sangat berbahaya karena merupakan kejahatan yang dilakukan bersama-sama untuk mengakali aturan negara yang sudah ditetapkan. Untuk itu APKAN meminta penegak hukum segera melakukan pengusutan pada semua unsur yang terlibat.
“Ini kejahatan yang direncanakan dan dilakukan bersama-sama, untuk mengakali negara. Penegak hukum harus bertindak cepat,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari pihak terkait tentang perkembangan kasus dugaan ijazah palsu tersebut.
APKAN Sulbar berharap, penegak hukum dapat transparan dalam penanganan kasus ini. Hal itu agar publik bisa mempercayai penegakan hukum yang ada.
“Publik sudah mengawasi, untuk itu kita berharap semua penanganan kasus ini terang benderang tanpa ada permainan,” ungkapnya.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News