Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » Ini Profil Syarifah Asia, Mahasiswi Dari Sulbar Yang Ajukan Dua Pertanyaan Untuk Ganjar Pranowo

Ini Profil Syarifah Asia, Mahasiswi Dari Sulbar Yang Ajukan Dua Pertanyaan Untuk Ganjar Pranowo

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Syarifah Asia S Husain Alqadri jadi perhatian publik setelah mengajukan dua pertanyaan dalam acara 3 Bacapres Adu Gagasan yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada UGM Yogyakarta, Senin (19/08/9/2023).

Mahasiswi jurusan manajemen pariwisata di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pariwisata API Yogyakarta itu lahir dan besar di Desa Paropo, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar. Pada 11 November 2002 silam.

Setelah usai remaja, Syarifah Asia kemudian ikut dengan ayahnya ke Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Syarifah Asia lulus di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN) Tinambung  tahun 2019 lalu.

Setelah lulus, Syarifah Asia memang sejak dini ingin kuliah di Yogyakarta. Bermodal keberanian dan ongkos Rp500 ribu, tahun 2019 Syarifah Asia menyeberang dengan Kapal menuju kota Yogyakarta.

“Saat masih sekolah, ada sosialisasi dari mahasiswa yang mengatakan kuliah di Yogyakarta itu menyenangkan karena ada Asrama dan banyak perkumpulan mahasiswa Sulbar yang solid. Makanya saya sangat tertarik,” kata Syarifah, Kamis (21/09/2023).

Setelah tiba di Yogyakarta, Syarifah mengaku mendaftar di sejumlah perguruan tinggi negeri namun tidak lulus. Kemudian melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi swasta.

Namun karena biaya tinggi, tahun 2019 Syarifah Asia urung kuliah. Selain kurang mampu, dia mengaku terkendala administrasi akibat perceraian orang tuanya.

Akhir tahun 2019, Syarifah memutuskan pulang ke Sulawesi Barat untuk membenahi administrasi kependudukan lalu mendaftar lagi tahun akan datang.

“Ada beberapa Kampus Negeri yang saya daftar, tetapi tidak diterima. Lalu saya pilih kuliah di Kampus Swasta tetapi biayanya mahal untuk saya,” kata Syarifa.

Tahun 2020, Syarifah mencoba peruntungan kembali Kota Jogja. Lalu mendaftar di Kampusnya saat ini melalui jalur beasiswa.

Meski masuk jalur beasiswa, biaya kuliah yang cukup mahal membuat Syarifah harus bekerja paruh waktu untuk biaya hidup.

Orang tua asuh yang jadi tempat tinggalnya, juga tidak mampu berbuat banyak. dengan tekat kuat Syarifah Asia berjuang meraih mimpi.

“Kuliah sambil kerja, karena saya hidup sendiri. Saat ini saya di asuh orang tua angkat karena orang tua kandung bercerai,” kata Syarifah.

Selain kuliah dan bekerja, Syarifah juga menyempatkan diri aktif pada perkumpulan mahasiswa dari Sulawesi Barat di Yogyakarta.

Syarifah mengaku ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang strata dua (S2). Tapi dia menunggu beasiswa untuk membantunya.

“Teman-teman mahasiswa banyak yang dari Sulbar juga membantu, mulai dari referensi tempat kuliah dan lainnya dibantu,” kata Syarifah.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Produk Hukum Bawaslu Mamuju

    Bawaslu Mamuju Ajak Mahasiswa Hukum Jadi Mitra Awasi Tahapan Pilkada 2024

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mamuju melakukan sosialisasi produk hukum kepada Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) di Kota Mamuju, Kamis, (6/6/2024) kemarin. Anggota Bawaslu Mamuju, Zulkifli mengatakan, sosialisasi itu dilakukan dalam rangka pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2024. Permahi dianggap sebagai generasi muda yang bisa menjadi mitra bagi Bawaslu. “Tahapan Pilkada serentak 2024 […]

  • Tunggu Putusan DPP, Demokrat Sulbar Siap Kerjasama Dengan Pihak Manapun

    Tunggu Putusan DPP, Demokrat Sulbar Siap Kerjasama Dengan Pihak Manapun

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JAKARTA, mekora.id – Demokrat Sulawesi Barat (Sulbar) tegaskan, tegak lurus pada keputusan partai pasca menarik diri dari koalisi pendukung Anies Baswedan. Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar, Suhardi Duka mengatakan, Partai berlogo mercy itu terbuka melakukan pembicraan dengan partai lain. “Ada dua opsi, ke Ganjar atau Prabowo. Bagi kami di Sulawesi Barat, bisa kerjasama dengan siapapun […]

  • Pemkot Bontang Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

    Pemkot Bontang Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan sejak Juli 2025. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, memimpin langsung Rapat Koordinasi dan Evaluasi MBG di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (25/9/2025). Rapat dihadiri Kepala DKP3 Bontang Ahmad Aznem, Kepala Disdikbud Abdu Safa Muha, Kabid Kesehatan […]

  • Haris Halim Sinreng dijatuhi 3 Tahun penjara

    Banding Diterima, Terdakwa Kasus Ijazah Palsu Haris Halim Sinreng Dijatuhi 3 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 201
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Banding kasus ijazah palsu dengan terdakwa Haris Halim Sinreng yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada 30 Desember 2024 Dikabulkan Pengadilan Tinggi. Putusan banding itu keluar, pada Senin, (6/1/2025). Dalam amar putusan banding perkara 279PID.SUS/2024/PT MAM, terdakwa Haris Halim Sinreng, dijatuhi vonis 36 bulan (3 tahun) penjara dan di denda pidana sebesar […]

  • Gubernur Sulbar

    Efisiensi Diprediksi Berlanjut, Gubernur Sulbar Target Investasi Tercapai di 2027

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 44
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, memprediksi kebijakan efisiensi anggaran tahun 2027 masih berlanjut. Karena itu, pemerintah daerah diminta menyiapkan strategi pembangunan yang adaptif sekaligus efisien. Hal itu disampaikan saat memimpin penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 Provinsi Sulawesi Barat di Uala Graha Sasndeq, Rabu, (11/3/2026). Dalam arahannya, Suhardi Duka menyoroti […]

  • Pemkot Bontang Targetkan Zero Kemiskinan 2029

    Pemkot Bontang Targetkan Zero Kemiskinan 2029

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle zul
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran secara bertahap hingga mencapai nol pada tahun 2029. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Pangan dari Perum Bulog Cabang Samarinda di Kelurahan Berbas Tengah, Selasa (22/7/2025), mewakili Wali Kota Neni Moerniaeni. Penyaluran bantuan beras bagi 4.139 […]

expand_less