Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Terisolir dan Minim Fasilitas Kesehatan, Warga Salutahongan Majene Surati Prabowo dan Gubernur Sulbar

Terisolir dan Minim Fasilitas Kesehatan, Warga Salutahongan Majene Surati Prabowo dan Gubernur Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAJENE, Mekora.id – Buruknya akses pelayanan kesehatan di wilayah terpencil kembali menjadi sorotan. Warga Dusun Salubiru, Desa Salutahongan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terpaksa menandu pasien sakit melewati sungai dan jalan setapak menuju puskesmas, pada Minggu (3/5/2026).

Warga menyebut peristiwa memilukan ini bukan kali pertama terjadi. Bagi mereka, menandu pasien menuju titik yang dapat dijangkau kendaraan roda empat sudah menjadi rutinitas setiap kali ada warga yang membutuhkan penanganan medis.

“Bukan pertama kalinya dilakukan, tetapi sudah menjadi rutinitas warga di Desa Salutahongan, khususnya di dusun-dusun terpencil seperti Salubiru. Jika ada warga sakit dan hendak berobat ke puskesmas, satu-satunya jalan adalah ditandu beberapa kilometer hingga ke tempat yang bisa dijangkau kendaraan,” ujar seorang warga, Lukman Jania.

Kondisi ini, kata warga, telah berulang kali disuarakan melalui berbagai forum pemerintahan maupun media sosial. Namun hingga kini, belum ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Ini sering kali kami suarakan, baik di forum-forum pemerintahan maupun di berbagai pertemuan penting lainnya. Kami juga kerap mengunggah ke media sosial dengan harapan dilihat pemerintah Kabupaten Majene maupun Provinsi Sulawesi Barat. Namun sampai saat ini belum ada inisiatif nyata,” lanjutnya.

Warga menilai pemerintah seharusnya memiliki strategi khusus untuk menangani wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), terutama dalam penyediaan layanan kesehatan dasar.

Mereka berharap fasilitas kesehatan dan tenaga medis di desa terpencil dapat tersedia sesuai standar pelayanan, sehingga masyarakat tidak lagi harus mempertaruhkan keselamatan demi mendapatkan pengobatan.

“Harusnya pemerintah mengambil langkah strategis dalam penanganan warga di wilayah terpencil, khususnya daerah 3T. Fasilitas dan petugas kesehatan di desa harus tersedia sesuai SOP agar warga bisa berobat tanpa harus ditandu,” tegas warga.

Warga juga menyebut, meski ada mereka mendapat pelayanan kesehatan, namun fasilitas di Pusat Kesehatan Desa tidak memadai untuk warga yang mengalami penanganan medis lebih lanjut termasuk ibu melahirkan.

“Ada pelayanan tapi fasilitasnya tidak memadai, sehingga sering ada yang meninggal atau melahirkan di Jalan,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, warga Desa Salutahongan menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Surat itu mewakili suara masyarakat di berbagai wilayah terpencil Sulawesi Barat yang hingga kini masih kesulitan mengakses pelayanan dasar, khususnya kesehatan dan kesejahteraan sosial.

“Besar harapan kami, semoga Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Gubernur Suhardi Duka, serta seluruh elemen pemerintahan terkait dapat melihat dan menangani situasi di wilayah kami. Hal ini sudah berlarut-larut tanpa solusi yang kami dapatkan. Hormat kami, suara rakyatmu yang ada di pelosok,” tulis warga dalam surat tersebut.

Kondisi ini kembali menjadi pengingat bahwa pemerataan layanan kesehatan di wilayah terpencil masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpustakaan Sulbar

    Perpustakaan Nasional Bakal Kolaborasi Perpustakaan Sulbar Kuatkan Ekosistem Literasi ke Sekolah-Sekolah

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 193
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dalam upaya memperkuat ekosistem literasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan di lingkungan sekolah dan madrasah, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melalui Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi (P3SMPT) menggelar kegiatan Penguatan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah/Madrasah di Sulawesi Barat (Sulbar). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Maleo Mamuju, Rabu (6/8/2025), dan diikuti para […]

  • Gubernur Pantau Arus Mudk di Terminal Simbuang

    Tinjau Mudik di Terminal Simbuang, Gubernur Sulbar Bus Layak dan Penumpang Terangkut

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 173
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, turun langsung memantau arus mudik Lebaran di Terminal Simbuang, Mamuju, Selasa (17/3/2026) malam. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi bagi pemudik, mulai dari kondisi armada hingga fasilitas pendukung di terminal Simbuang, Mamuju, SDK—sapaan akrabnya—meninjau langsung layanan pemeriksaan kesehatan, kesiapan bus, hingga memastikan petugas menjalankan tugasnya […]

  • Samsat Mamuju

    UPTD Samsat Mamuju Catatkan Pendapatan Rp192 Juta per-Hari

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 226
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pelayanan di Samsat Mamuju tetap berjalan normal meski pemerintah menerapkan skema kerja Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara. Unit pelayanan ini bahkan mampu membukukan penerimaan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp192,6 juta dalam satu hari pelayanan, Minggu (16/3/2026). Samsat Mamuju yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pajak kendaraan di bawah […]

  • TPS PSU di Mamuju

    Breaking News : Bawaslu Rekomendasi 3 TPS di Mamuju PSU

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju memutuskan merekomendasikan tiga TPS untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin mengatakan, ketiga TPS yang direkomendasikan melakukan PSU itu lantaran ditemukan terdapat pengguna KTP Elektronik dari luar wilayah yang ikut mencoblos pada 14 Februari lalu. “Indikasi temuan kita yakni adanya pengguna KTP-EL dari […]

  • Warga Sakit di Kalumpang Ditandu

    Lagi, Pasien Kritis di Kalumpang Ditandu 27 Kilometer Karena Akses Jalan Terbatas

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 277
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Potret keterbatasan akses kesehatan kembali dirasakan warga di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Sabtu pagi, (7/12/ 2024). Seorang warga Desa Lasa bernama Jeri (21) yang dalam kondisi kritis, harus ditandu sejauh 27 kilometer oleh warga untuk mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat. Proses evakuasi ini dilakukan melalui jalan setapak yang melintasi […]

  • Keracunan MBG Mamuju

    Kasus Keracunan MBG di Mamuju Ditetapkan KLB, 26 Siswa Jadi Korban

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 227
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak 26 siswa SD dan SMP di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, dilaporkan mengalami keracunan makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (24/9/2025). Dinas Kesehatan Sulawesi Barat (Sulbar) menetapkan insiden ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Hingga Kamis (25/9) pukul 09.30 WITA, tujuh siswa masih dirawat di Puskesmas Tapalang. Dua siswa lainnya […]

expand_less