Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Terisolir, Warga Sakit di Salumakki Kalumpang Terpaksa Ditandu 28 Kilometer

Terisolir, Warga Sakit di Salumakki Kalumpang Terpaksa Ditandu 28 Kilometer

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Kondisi memilukan kembali dialami oleh warga pedalaman di Kabupaten Mamuju. Hal itu setelah seorang warga sakit di Desa Salumakki, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), terpaksa ditandu untuk mencapai fasilitas kesehatan terdekat. Selasa, (3/12/2024).

Kepala Desa, Salumakki, Sopater, mengatakan warga yang ditandu di Kalumpang itu adalah warganya bernama Juanda (36). Ia terpaksa ditandu oleh warga lainnya, karena menderita penyakit munta darah yang sudah mulai kritis. Warga di wilayah itu pun terpaksa saling bahu-membahu melalui jalan setapak sejauh 28 kilometer untuk mencapai akses Puskesmas di Desa Karataun. Hal itu dikarenakan wilayah yang berbatasan dengan Tanah Toraja itu belum dapat di akses kendaraan roda empat.

“Betul ada lagi warga saya yang ditandu dari Desa Salumakki menuju ke Puskesmas Karataun dan akan dirujuk ke Mamuju. Penyakitnya belum diketahui, namun yang saya lihat muntah darah,” kata Sopater, Selasa, (3/12/2024).

Penderitaan warga di Desa Salumakki itu pun diakui Sapoter telah berulang-ulang kali dirasakan. Dia mengaku jalan itu terpaksa ditempuh karena tidak ada pilihan lain untuk membuat warga yang sakit dan ingin berobat.

“Kejadian ini pak sudah berkali-kali kami lakukan karena tidak akses selain itu,” ucap Sopater

Dia mengaku, tidak berdaya untuk memperbaiki akses itu dengan dana desa yang dimilikinya, hal itu dikarenakan akses jalan yang cukup panjang dan jika dikerjakan membutuhkan biaya besar.

“Tidak ada daya kami pak selain membutuhkan bantuan pembukaan akses jalan dari pemerintah,” ungkapnya.

Sementara, Askar, seorang pemuda dari Salumakki, yang ikut dalam rombongan menandu warga yang sakit itu mengatakan, jika ada warga sakit setidaknya membutuhkan lebih dari 10 orang untuk menandu. Hal itu karena jarak dan medan jalan yang licin dan curam.

“Lebih dari 10 orang baru bisa karena jauh dan jalannya licin. Selain itu juga kalau hujan banyak kubangan,” ungkap Askar.

Askar berharap, ada perhatian dari pemerintah untuk perbaikan akses jalan menuju desanya itu. Ia menyatakan bahwa sudah bertahun-tahun sejak Indonesia merdeka, mereka belum tersentuh pembangunan.

“Hingga saat ini, belum ada tindakan nyata dari Pemerintah Daerah untuk memperbaiki jalan tersebut, meskipun laporan dan keluhan telah berulang kali disampaikan,” ujar Askar.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPJPD Sulbar 2025-2045

    Panja DPRD Sulbar Rapat Bersama Kemendagri Bahas Evaluasi RPJPD 2025-2045

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Panitia Kerja DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri rapat evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 yang dilaksanakan via zoom oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Jakarta, Senin, (29/7/2024). Wakil Ketua II Abdul Halim dan Wakil Ketua II, Abdul Rahim, bersama sejumlah Anggota DPRD Sulbar hadir langsung dalam kegiatan yang Analis […]

  • friends images

    Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 156
    • 1Komentar

    Google Alphabet pada hari Selasa meluncurkan serangkaian alat kecerdasan buatan atau AI untuk gmail, dan perangkat lunak awan nya, membidik Microsoft beberapa hari sebelum saingannya diharapkan membuat pengumuman serupa. Dalam pemutaran ulang chatbot dogfight yang diluncurkan oleh raksasa teknologi bulan lalu, ABC disebut- sebut sebagai” tongkat ajaib” untuk perangkat lunak Google Documents populernya yang dapat […]

  • Nomor urut Pilgub Sulbar 2024

    Undian Nomor Urut Cagub-Cawagub Sulbar 2024 Selesai, Masa Kampanye Dimulai 25 September

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 194
    • 4Komentar

    MAMUJU, Mekora.id  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pleno terbuka untuk melakukan pengundian nomor urut calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Sulbar tahun 2024. Pengundian itu berlangsung sejak Pukul 14.30 WITA, di Hotel Maleo, Mamuju, Senin, (23/9/2024). Berikut Hasil pengundian nomor urut pasangan Cagub-Cawagub Sulbar 2024 : 1. Andi Ibrahim Masdar […]

  • Minta Jaya Ginting

    Minta Jaya Ginting Jadi Ketua REI Sulbar, Organsasi Para Developer

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 407
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Minta Jaya Ginting terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Sulbar periode 2023-2026. Pria yang berprofesi sebagai Notaris itu terpilih setelah meraih 34 suara, unggul atas Sahabuddin 33 suara dalam Musda V REI Sulbar, di Mamuju. Senin–Selasa, 6-7 November 2023. Setelah terpilih, Ginting langsung dilantik oleh Dewan Pengurus […]

  • Penukaran uang di Sulbar

    Jelang Ramadan BI Sulbar Sediakan Uang 439 Miliar, Berikut Jadwal Penukarannya

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 163
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), akan menyediakan uang tunai sebanyak Rp 457 miliar untuk menghadapi Ramadhan tahun 2025. Angka itu kata Kepala Perwakilan BI Sulbar, Eka Putra Budi Nugroho, naik sebesar 3,9 persen dibandingkan dengan penyediaan uang tunai pada Ramadan tahun lalu sebanyak Rp. 439,9 miliar. “Kantor Perwakilan Bank […]

  • Keracunan MBG Mamuju

    Kasus Keracunan MBG di Mamuju Ditetapkan KLB, 26 Siswa Jadi Korban

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 200
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak 26 siswa SD dan SMP di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, dilaporkan mengalami keracunan makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (24/9/2025). Dinas Kesehatan Sulawesi Barat (Sulbar) menetapkan insiden ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Hingga Kamis (25/9) pukul 09.30 WITA, tujuh siswa masih dirawat di Puskesmas Tapalang. Dua siswa lainnya […]

expand_less