Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Waspada Penipuan Berkedok Polisi, IRT di Pasangkayu Jadi Korban 39 Juta

Waspada Penipuan Berkedok Polisi, IRT di Pasangkayu Jadi Korban 39 Juta

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.idPolda Sulawesi Barat mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada  terhadap pelaku penipuan berkedok penelepon yang mengaku dari Polisi yang mengabarkan anggota keluarga anda terlibat kasus pidana baik narkoba, pengeroyokan, pencurian dan sebagainya.

Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi mengatakan, penelpon (yang menga
ku Polisi) biasanya akan melebih-lebihkan hal buruk, selanjutnya melobi dan bersedia melepaskan anggota keluarga korban asalkan mengirimkan sejumlah uang ke rekening yang telah disiapkan.

Hal yang sama dialami salah satu warga asal Kabupaten Pasangkayu bernama Milda (49). Dari laporan polisi yang dia adukan, pada Minggu (28/01/2024). Korban mengaku telah ditipu hingga rugi Rp 39 juta oleh orang yang mengaku-ngaku polisi narkoba di Polda Sulbar.

Awalnya korban mengaku mendapat telepon dari orang yang mengaku polisi narkoba, yang mengabarkan bahwa anaknya atas nama “M” sedang ditangkap dan diamankan di Polda Sulbar karena kasus Narkoba.

Selanjutnya oknum tersebut dalam perbincangan lewat handphone bersedia melepaskan anak korban, asal korban menyanggupi untuk menebus sang anak senilai Rp 100 juta.

“Karena panik dan tidak ingat untuk melakukan konfirmasi lebih awal dengan anaknya, sampai akhirnya, terjadi tawar-menawar uang tebusan, agar sang anak bisa segera dibebaskan,” kata Slamet Wahyudi.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Meninggal di Sulbar

    Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan di Jenazah Anggota Polda Sulbar yang Meninggal di Kebun

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Peringatan : Konten dibawa ini mengandung berita sensitif dan tidak dianjur melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa krisis, merasa tidak ada harapan, atau memiliki pemikiran untuk bunuh diri, mohon segera cari bantuan atau hubungi profesional. MAMUJU, Mekora.id – Seorang anggota Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) ditemukan meninggal dunia […]

  • Rujab Wabup Mamuju

    Kadis PUPR dan Kontraktor Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Rujab Wabup Mamuju

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati (Wabup) Mamuju terus mencuat, terbaru Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mamuju bersama kontraktor jadi terlapor ke penyidik Tipikor Polresta Mamuju, Senin, (26/5/2025). Ketua Aliansi Mahasiswa Pemuda Manakarra (Ampera), Angri, mengatakan kedua pihak yang dilaporkan itu merupakan penanggung jawab utama pengerjaan Rujab Wakil Bupati Mamuju dengan pagu […]

  • Kantor Perumda Majene

    Perkara Adu Jotos Pejabat Perumda Majene, Kini Naik ke Tahap Penyidikan

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id –  Kasus adu jotos yang melibatkan dua pejabat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Majene, kini naik ke tahap penyidikan. Hal itu diungkapkan Oleh Kasat Reskrim Polres Majene, Rabu, (11/12/2024). Kasus baku hantam itu, sebelumnya melibatkan Direktur Utama, Moch Lutfie Nugraha, dan Direktur Umum dan Keuangan, Muhammad Irfan Syarif. Keduanya terlibat baku hantam […]

  • Sekwan dan Ketua DPRD Sulbar

    Pasca Pergantian, Sekwan dan Ketua DPRD Sulbar Bertemu

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulawesi Barat, Muhammad Hamzih, mengadakan pertemuan silaturahmi konstruktif dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat,Suraidah Suhardi, untuk membahas peningkatan pelayanan kepada pimpinan dan anggota DPRD serta berbagai hal terkait pengelolaan tugas-tugas administratif. Selasa, (20/02/2024). Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Hamzih menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pimpinan dan anggota […]

  • Tenaga Honorer Kembali Duduki Kantor DPRD Mamuju, Tuntut Janji Pengangkatan PPPK

    Tenaga Honorer Kembali Duduki Kantor DPRD Mamuju, Tuntut Janji Pengangkatan PPPK

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan tenaga honorer Kabupaten Mamuju kembali mendatangi sekaligus menduduki kantor DPRD Kabupaten Mamuju, Senin (22/9/2025). Mereka menuntut kejelasan janji Bupati Mamuju terkait pengangkatan seluruh tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Aksi ini merupakan lanjutan dari rapat luar biasa di ruang paripurna DPRD Mamuju pada Selasa (17/9/2025) lalu. […]

  • Sekda Sulbar, Junda Maulana

    Pemprov Sulbar Terapkan Manajemen Talenta 2026, Sekda Ingatkan ASN Segera Perbarui Data

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mulai menerapkan sistem merit berbasis manajemen talenta dalam promosi dan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2026. Penegasan ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, saat memimpin Sosialisasi Pemutakhiran Data SI-ASN secara virtual, Rabu (7/1/2026). Sekda Junda menekankan bahwa keberhasilan penerapan manajemen talenta sangat bergantung […]

expand_less