Sulbar Bakal Maksimalkan Pajak Alat Berat, Bapenda Langsung ke Lapangan Lakukan Pendataan
- account_circle mekora.id
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

UPTD Pajak Mamuju data jumlah alat berat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memperluas basis pajak, salah satunya melalui sektor alat berat.
Langkah konkret dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulbar melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju yang menggelar pendataan langsung terhadap alat berat milik perusahaan di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, pada 29–30 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi intensifikasi pajak daerah sekaligus upaya menggali potensi penerimaan yang selama ini belum terdata secara optimal.
Kepala UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, Rosianah M. Nadir, mengatakan pendataan dilakukan dengan membagi tim agar seluruh wilayah dapat dijangkau secara efektif.
“Kami membagi tim untuk memastikan seluruh wilayah terjangkau. Pendataan ini penting untuk memperluas basis pajak, khususnya alat berat yang memiliki potensi besar namun belum seluruhnya terdata,” ujar Rosianah.
Tim yang dikoordinasikan oleh Mastur, Herly, dan Renal berhasil menemukan data baru dari salah satu perusahaan di Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, yang sebelumnya belum tercatat dalam basis data Bapenda.
Dari hasil pendataan, perusahaan tersebut diketahui memiliki lima unit alat berat, terdiri atas dua unit excavator merek KOTRAK, satu unit excavator merek SANWAR, serta dua unit excavator merek LIGMA.
Temuan ini menunjukkan masih besarnya potensi pajak alat berat di Sulawesi Barat yang belum tergarap secara maksimal.
Selain melakukan pendataan, tim juga telah mengantongi kontak pemilik perusahaan. Dokumen pendukung, seperti faktur kepemilikan alat berat, akan segera dilengkapi untuk proses administrasi lebih lanjut.
Rosianah menegaskan, kegiatan ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menekankan pentingnya kerja aktif di lapangan dalam mengoptimalkan penerimaan daerah.
“Kami mendorong seluruh UPTD untuk tidak hanya menunggu, tetapi aktif turun ke lapangan. Data yang akurat menjadi kunci dalam optimalisasi penerimaan daerah,” tegas Abdul Wahab.
Dengan langkah ini, Bapenda Sulbar optimistis penerimaan pajak daerah, khususnya dari sektor alat berat, akan terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan Sulawesi Barat.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar