Sampah Visual Caleg Menjadi Teror Untuk Lingkungan
- account_circle mekora.id
- calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
- comment 1 komentar
- print Cetak

Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sulbar, Asnawi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Penulis : Asnawi
Jabatan : Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sulbar
Pesta demokrasi atau pemilihan legislatif adalah momen penting dalam sistem demokrasi, warga negara memiliki kesempatan untuk memilih wakil mereka yang akan mengambil keputusan politik dan membuat undang-undang.
Namun pemasangan baliho para calon legislatif (Caleg) menjadi sebuah paradoks, dimana para Caleg yang nantinya mengisi pemerintahan dalam beberapa forum getol menyuarakan penataan kota.
Tetapi pada prakteknya, jauh berbeda dengan kondisi lapangan. Pemasangan baliho calon legislatif terpampang dari sudut ke sudut kota, bahkan masuk ke desa-desa.
Tidak jarang fasilitas pemerintah jadi objek pemasangan gambar, yang bertuliskan nomor urut dengan latar warna-warni bagaikan lomba hvisual yang ditontonkan. Padahal lambat laun desain berkelas dengan foto menggunakan filter itu akan menjadi sampah dan meneror lingkungan.
Salah satu contohnya yakni pemasangan baliho di pohon-pohon, di Kota Majene pemandangan ini jadi pemandangan sehari-hari. Padahal memaku pohon dan menempelkan baliho akan berdampak buruk bagi kehidupan pohon. t
“WALHI Sulbar Sebagai lembaga yang bergerak di bidang lingkungan dan HAM menyesalkan pemasangan baliho pada pohon atau pada area-area yang mengganggu kenyamanan publik.”
“Saya ingin menyampaikan beberapa dampak buruk tersebut diantaranya kerusakan akar pohon pemasangan baliho yang melibatkan penggalian lubang atau penancapan tiang-tiang baliho dapat merusak akar-akar pohon yang berada di sekitarnya. Kerusakan akar ini dapat mengganggu kesehatan pohon dan dapat menyebabkan pohon mati.”
Ukuran baliho yang besar dan tebal dapat menutupi pohon dari sinar matahari itu akan berdampak pada proses fotosintesis sebagai sumber kehidupan pohon. Hal ini dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan pohon dan akhirnya kematian pohon jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama.
Kerusakan batang dan cabang, selama proses pemasangan atau penggantian baliho, pohon mungkin mengalami kerusakan fisik pada batang dan cabangnya.
Hal ini dapat melemahkan pohon dan meningkatkan risiko kerusakan lebih lanjut akibat cuaca ekstrem atau penyakit. Belum lagi gangguan terhadap sistem akar dan nutrisi baliho dapat mengganggu sistem akar pohon, mengurangi akses mereka terhadap air dan nutrisi di tanah.
Akibatnya, pohon dapat menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan stres. Dan yang terakhir bisa menjadi sumber sampah, setelah pemilihan berakhir, baliho yang terpasang mungkin dibiarkan terbengkalai, menjadi sumber sampah yang mencemari lingkungan.
Sebagai oraganisasi masyarakat sipil WALHI Sulbar dalam menjalankan kewajiban demokratisnya, kami ingin mengingatkan masyarakat luas khususnya masyarakat Sulawesi Barat untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup dengan menentukan pilihan yang bijak dalam pemilihan calon legislatif pada pemilihan yang akan datang.
Karena lingkungan adalah aset berharga yang harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang. Kualitas udara, air bersih, dan keanekaragaman hayati adalah elemen-elemen penting bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, memilih para calon legislatif yang memiliki pemahaman yang mendalam tentang isu-isu lingkungan dan siap untuk mengambil tindakan nyata dalam perlindungan lingkungan adalah suatu keharusan.
Sayangnya, ada calon legislatif yang mungkin kurang peduli terhadap lingkungan atau bahkan dapat mendukung kebijakan yang merusaknya. Dalam konteks ini, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar, luangkan waktu untuk berdiskusi dengan caleg guna memahami isu-isu lingkungan yang sedang dihadapi oleh daerah kita saat ini. Ini mencakup isu-isu seperti perubahan iklim, deforestasi, limbah plastik, dan banyak lagi.
Jika tidak perduli atau pro terhadap perlindungan dan penyelamatan lingkungan maka dengan ini kami atas nama WALHI Sulawesi Barat menghimbau kepada masyarakat sulbar untuk tidak memilih caleg-caleg tersebut.
Mari dukung calon Pro-Lingkungan yang memiliki visi positif tentang masa depan lingkungan dan siap bertindak dan mendemonstrasikan komitmen kuat terhadap perlindungan lingkungan serta memiliki rencana konkret untuk meningkatkan situasi lingkungan di wilayah Sulawesi barat.
Dan akhir kata kami dari WALHI Sulbar mengajak masyarakat yang sudah terdaftar dalam DPT untuk mengambil bagian dalam Pemilihan Umum atau Pemilihan Legislatif tahun 2024 dengan penuh kesadaran akan tanggung jawab kita terhadap lingkungan. Bersama-sama, kita dapat menciptakan perubahan positif yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi bumi kita.
SALAM ADIL DAN LESTARI
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
