Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Peristiwa » Masuk ke Tambak Warga, Paus Terdampar dan Mati di Pantai Barane Majene

Masuk ke Tambak Warga, Paus Terdampar dan Mati di Pantai Barane Majene

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAJENE, Mekora.id – Seekor paus sepanjang 5 meter ditemukan terdampar dan masuk ke area saluran tambak milik warga di Pantai Barane, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Jumat, (6/3/2026) sore.

Paus false killer whale dengan nama latin Pseudorca crassidens itu, sebelumnya ditemukan warga terdampar di sekitar Pantai Palippis, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar Jumat Siang.

Warga yang melihat kejadian itu sempat berupaya menolong dengan mendorong mamalia famili Delphinidae tersebut kembali ke laut lepas.

Namun beberapa saat kemudian, paus tersebut kembali terdampar dan masuk ke saluran tambak milik warga di wilayah Barane, Kabupaten Majene pada sore hari.

Saat ditemukan, paus tersebut dalam keadaan terjebak di antara akar pohon mangrove. Meski sempat didorong kembali ke laut oleh warga dan sejumlah relawan konservasi, paus itu kembali ke pinggir pantai hingga akhirnya mati.

“Awalnya ditemukan di pinggir laut perbatasan Kampung Baru dengan Barane, kemudian dibantu untuk kembali ke laut lepas namun pausnya kembali dan nasuk ke saluran air tambak,” ujar Hasria Relawan Kobar Lestari saat di konfirmasi.

Komunitas konservasi Kobar Lestari yang memantau kejadian itu menyebut terdapat sejumlah luka pada bagian tubuh dan ekor paus. Namun penyebab pasti kematian mamalia laut tersebut masih belum dapat dipastikan.

“Terdapat sejumlah luka pada tubuh dan ekor paus,” jelas Hasria.

False killer whale atau paus pembunuh palsu merupakan salah satu jenis lumba-lumba laut berukuran besar yang hidup berkelompok dan tersebar di berbagai perairan dunia. Hewan ini umumnya memangsa cumi-cumi serta ikan laut dalam.

Dalam beberapa kasus, paus pembunuh palsu juga dikenal kerap mengalami fenomena terdampar di pantai. Para ahli menduga kejadian tersebut dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari gangguan navigasi sonar, kondisi kesehatan, hingga perubahan lingkungan laut.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejurnas Catur 2025

    DKI Jakarta Juara Umum Kejurnas Catur ke-50 di Mamuju, Jatim Kedua

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 311
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kontingen Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 yang berlangsung di Mamuju, Sulawesi Barat, pada 7–12 November 2025. DKI Jakarta menorehkan prestasi gemilang dengan raihan 6 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu, mengungguli Jawa Timur di posisi kedua dengan 4 emas, […]

  • Pastikan Layanan Optimal, Kadinsos P3A dan PMD Sulbar Tinjau Langsung UPTD PPA

    Pastikan Layanan Optimal, Kadinsos P3A dan PMD Sulbar Tinjau Langsung UPTD PPA

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Untuk mendukung Visi Misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, terkait ”pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial”, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat, Darmawati, melakukan kunjungan kerja ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Jumat, (20/02/ 2026). […]

  • Desa Karama

    Kantor Desa Karama Disegel Warga, Massa Tuding Kades Selewengkan Dana Desa

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 276
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kantor Desa Karama, di Dusun Pangalloan, Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Disegel sejumlah massa pengunjuk rasa, pada, Senin, (15/7/2024) pagi. Massa yang mengatasnamakan aliansi Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Karama dan Masyarakat Desa, melakukan orasi dan membentangkan sejumlah spanduk tuntutan di Halaman Kantor, sekitar Pukul 9.00 WITA, pagi tadi. […]

  • Pimpinan DPRD Sulbar Hadiri Silaturrahmi dan Buka Puasa Bersama KAHMI di Mamuju

    Pimpinan DPRD Sulbar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama KAHMI di Mamuju

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), St. Suraidah Suhardi, menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulbar, yang digelar di Mamuju pada Selasa (25/3/2025) petang. Acara ini turut dihadiri Plh Sekprov Sulbar, Herdin Ismail, yang mewakili Gubernur Sulbar, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat […]

  • PSU di Mamuju

    PSU Untuk 6 TPS di Mamuju Digelar Serentak 24 Februari

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – PSU atau Pengumutan Suara Ulang pada enam TPS di Mamuju yang direkomendasikan oleh Bawaslu akan dilaksanakan serentak pada 24 Februari 2024 oleh KPU Mamuju. Ketua KPU Mamuju, Indo Upe saat ditemui di kantornya menyatakan, hasil rekomendasi Bawaslu untuk PSU di Mamuju akan dilaksanakan bersamaan. “Semuanya serentak (PSU) tanggal 24 Februari,” kata Indo […]

  • Sutinah Suhardi daftar KPU

    Bupati Petahana Sutinah Suhardi Diusung 13 Parpol di Pilkada Mamuju 2024

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 163
    • 2Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Sutinah Suhardi yang berpasangan dengan Yuki Permana, diusung oleh 13 partai politik untuk maju di Pilkada Mamuju 2024. Bupati petahana itu sebelumnya telah mendaftar di KPU Mamuju, diantar oleh simpatisan dan partai pendukung. Pada, Rabu, 28 Agustus 2024 kemarin. Sutinah-Yuki masing-masing diusung oleh Partai Demokrat, PKS,  PPP, Partai Nasdem, PBB, Hanura, PAN, […]

expand_less