Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Pilkada » Wacana Revisi UU Pilkada Menguat, Eks Aktivis GMNI Ingatkan Demokrasi Jangan Mundur

Wacana Revisi UU Pilkada Menguat, Eks Aktivis GMNI Ingatkan Demokrasi Jangan Mundur

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id – Wacana revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) yang kembali bergulir di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menuai beragam respon dari kalangan akademisi dan aktivis demokrasi. Salah satunya datang dari Didin Indra Saputra, Demisioner Ketua DPP GMNI Bidang Kajian Perundang-undangan dan Kebijakan Publik, yang menegaskan bahwa demokrasi lokal tidak boleh mengalami kemunduran.

Menurut Didin, salah satu isu krusial dalam pembahasan revisi UU Pilkada adalah munculnya kembali wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ia menilai, opsi tersebut harus dikaji secara sangat hati-hati karena berimplikasi langsung terhadap prinsip kedaulatan rakyat.

“Jika revisi UU Pilkada mengarah pada penghapusan Pilkada langsung, maka itu merupakan kemunduran demokrasi. Kepala daerah seharusnya tetap memperoleh mandat langsung dari rakyat,” kata Didin, Selasa (06/01/2025).

Didin menjelaskan bahwa berdasarkan kajian yang dilakukannya, Pilkada langsung memiliki legitimasi politik yang jauh lebih kuat dibandingkan pemilihan oleh DPRD. Mandat rakyat, kata dia, menjadi fondasi utama akuntabilitas kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan.

Meski demikian, Didin tidak menampik adanya berbagai persoalan dalam praktik Pilkada langsung, seperti tingginya biaya politik, politik uang, serta konflik sosial di tingkat lokal. Namun, ia menekankan bahwa persoalan tersebut tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menghapus mekanisme pemilihan langsung.

“Masalahnya bukan pada sistem Pilkada langsung, tetapi pada lemahnya regulasi dan pengawasan. Yang harus diperbaiki adalah tata kelolanya, bukan mencabut hak rakyat untuk memilih pemimpinnya,” tegasnya.

Terkait wacana di DPR RI, Didin menilai bahwa Pilkada melalui DPRD memang memiliki keunggulan dari sisi efisiensi anggaran dan stabilitas politik jangka pendek. Namun, ia mengingatkan bahwa sistem tersebut sangat rentan terhadap praktik politik transaksional di tingkat elite.

“Pemilihan oleh DPRD berisiko menimbulkan transaksi politik tertutup dan menurunkan kepercayaan publik terhadap kepala daerah yang terpilih. Ini justru bertentangan dengan semangat reformasi,” ujarnya.

Sebagai jalan tengah, Didin mengusulkan agar DPR RI dalam revisi UU Pilkada mempertimbangkan model penguatan kualitas Pilkada langsung, termasuk pembatasan biaya kampanye, seleksi awal calon berbasis kompetensi dan integritas, serta peningkatan pendidikan politik masyarakat.

Ia juga membuka opsi model hibrida, yakni penyaringan calon kepala daerah secara ketat sebelum diajukan untuk dipilih langsung oleh rakyat. Menurutnya, pendekatan ini dapat menjaga kualitas kepemimpinan tanpa mengorbankan prinsip demokrasi.

“Revisi UU Pilkada seharusnya menjadi momentum memperkuat demokrasi lokal, bukan menariknya kembali ke ruang elite. DPR RI perlu mendengar aspirasi publik secara luas sebelum mengambil keputusan strategis,” pungkas Didin.

Wacana revisi UU Pilkada ini diperkirakan akan menjadi salah satu agenda penting DPR RI ke depan, seiring evaluasi pelaksanaan Pilkada serentak dan tuntutan perbaikan kualitas demokrasi di tingkat daerah.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arnol Topo Sujadi

    Sekolah Nyaris Tersapu Banjir, Arnol Minta Pembangunan SMPN 6 Kalumpang Diprioritaskan

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Anggota DPRD Kabupaten Mamuju dari Fraksi Partai Demokrat, Arnol Topo Sujadi, mendesak Pemerintah Kabupaten Mamuju segera mengambil langkah cepat terkait kondisi SMPN 6 Kalumpang di Desa Siraun, Kecamatan Kalumpang. Sekolah tersebut diketahui berada dalam kondisi memprihatinkan dan bahkan nyaris tersapu banjir beberapa waktu lalu. Selain masih berdinding papan, hanya satu bangunan baru […]

  • Musrenbang RKPD Mamuju di Papalang

    Bupati Mamuju Sebut Pendidikan dan Kesehatan Jadi Perhatian Pokok di Musrenbang RKPD

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi kembali mengatakan, akan mendukung pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan dalam program kerjanya. Hal itu disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mamuju Tahun 2025, di Papalang, Kamis, (25/1/2024). “Kami berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan serta pelayanan kesehatan di wilayah ini,” […]

  • Sarinah GMNI Mamuju

    Sarinah GMNI Mamuju Gelar Aksi, Soroti Kasus Kekerasan Seksual dan Ketidakadilan Gender

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Organisasi perempuan Sarinah GMNI Cabang Mamuju menggelar aksi penyampaian aspirasi di ruang publik dalam momentum peringatan perjuangan perempuan. Aksi tersebut mengusung tema “Perempuan Berdaya Menginspirasi Dunia.” Kegiatan ini menjadi ruang bagi para kader Sarinah untuk menyuarakan berbagai persoalan yang masih dihadapi perempuan, khususnya di Sulawesi Barat, mulai dari kekerasan seksual, ketidakadilan gender, […]

  • Atlet Takraw Putri Sulbar Hadapi Tuan Rumah di Final

    Atlet Takraw Putri Sulbar Hadapi Tuan Rumah di Final

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 233
    • 1Komentar

    PALEMBANG, mekora.id – Atlet takraw putri Sulawesi Barat (Sulbar) kategori Kuadran putri, berhasil melaju ke babak final setelah menumbangkan tim takraw dari Provinsi Jambi dengan skor 2 : 1 di babak semifinal pada Babak semifinal sepak takraw itu berlangsung di Sekolah SMA Negeri Sriwijaya (Sons) Palembang pada hari terakhir Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI […]

  • Penukaran uang di Sulbar

    Jelang Ramadan BI Sulbar Sediakan Uang 439 Miliar, Berikut Jadwal Penukarannya

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), akan menyediakan uang tunai sebanyak Rp 457 miliar untuk menghadapi Ramadhan tahun 2025. Angka itu kata Kepala Perwakilan BI Sulbar, Eka Putra Budi Nugroho, naik sebesar 3,9 persen dibandingkan dengan penyediaan uang tunai pada Ramadan tahun lalu sebanyak Rp. 439,9 miliar. “Kantor Perwakilan Bank […]

  • Ketua DPRD Hadiri acara BPK

    Ketua DPRD Sulbar dan Forkopimda Hadiri Penyerahan Keuangan BPK Tahun 2023

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Suraidah Suardi, menghadiri Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Tematik dan Pemeriksaan Kepatuhan atas Belanja Daerah Semester II Tahun 2023 di Gedung BPK Provinsi Sulbar, Kamis (18/01/24) Dalam pertemuan itu sejumlah kepala Forkopim turut hadir, termasuk Penjabat (Pj) Zudan Arif Fakrulloh, Sekprov Muhammad Idris, perwakilan Bupati se-Sulbar, dan Ketua DPRD […]

expand_less