Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Pemprov Sulbar Rampingkan OPD Hadapi 2026, Sejumlah Plt Ditunjuk

Pemprov Sulbar Rampingkan OPD Hadapi 2026, Sejumlah Plt Ditunjuk

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai melakukan restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejak awal tahun 2026. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, telah menunjuk sejumlah pelaksana tugas (Plt) kepala OPD sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan uji kesesuaian jabatan (job fit) untuk menentukan pejabat definitif.

Restrukturisasi ini dilakukan sebagai bagian dari penataan organisasi guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif selama proses evaluasi dan penyesuaian jabatan berlangsung.

Dalam penunjukan tersebut, Asisten I Muh. Jaun ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas gabungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Asisten II Rahmat ditunjuk memimpin Dinas gabungan Perhubungan dan Perumahan serta Kawasan Permukiman (Perkim). Sementara Asisten III Amujib dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas gabungan Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Selain itu, Herdin Ismail ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang digabung dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Bau Akram dipercaya memimpin Dinas gabungan Pariwisata serta Pemuda dan Olahraga, sedangkan Darmawati ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas gabungan Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Fahri Yusuf, juga masuk dalam daftar pejabat yang ditunjuk dalam proses restrukturisasi tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, menjelaskan bahwa pengisian jabatan pelaksana tugas ini bertujuan untuk menjaga kelancaran administrasi pemerintahan sambil menunggu pelaksanaan job fit.

“Penunjukan ini dilakukan agar pelaksanaan administrasi tetap berjalan. Nanti, setelah job fit selesai dalam waktu dekat—mungkin satu, dua, atau tiga hari—akan ditetapkan siapa pejabat definitifnya, dan penugasan pelaksana tugas ini otomatis berakhir,” jelas Junda Maulana.

Restrukturisasi OPD ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas kinerja pemerintahan sekaligus menyiapkan struktur organisasi yang lebih adaptif dalam menghadapi tantangan pembangunan Sulawesi Barat ke depan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vonis Gepal Mamuju

    Gepal Alias Hasbullah Divonis 15 Tahun Penjara, Dijerat UU Perlindungan Anak

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Gepal alias Hasbullah Pelaku pembunuhan perempuan 16 tahun di Jl. Arteri Mamuju, di Vonis kurungan 15 tahun penjara. Putusan itu, dibacakan langsung oleh ketua Majelis Hukum Mujahir Mawardi di Pengadilan Negeri Mamuju, Kamis (18/01/2024). Dalam putusan itu Gepal divonis melanggar 3 pasal pidana Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Yakni […]

  • WNA China di deportasi Imigrasi Mamuju

    Tak Dilengkapi Dokumen Resmi ke Sulbar, 3 WNA China Dideportasi Imigrasi Mamuju

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 202
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Mamuju, mendeportasi tiga warga negara asing (WNA) asal China setelah dinyatakan terbukti melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Deportasi dilakukan pada Rabu (30/4/2025) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Ketiga WNA China itu masing-masing berinisial ZZ, HZ, dan WZ, diamankan petugas saat tengah beraktivitas […]

  • Rapat persiapan Debat Pilkada Sulbar

    Debat Pertama Pilkada Sulbar 2024, Angkat Tema Ekonomi, Infrastuktur, Hingga Lingkungan Hidup

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 139
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Debat kandidat Pilkada Sulawesi Barat (Sulbar) 2024, dijadwalkan akan berlangsung di Gedung Gadis, Polewali Mandar, pada, 30 Oktober 2024, mulai pukul 20.00 WITA-Selesai. Debat ini nantinya akan disiarkan langsung di TVRI dan RRI yang dipandu oleh presenter Andin Wijaya dan Muhammad Yasin. Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat Divisi Parmas dan SDM, Budiman […]

  • Ketua HMI Badko Sulselbar

    HMI Badko Sulselbar Minta Tokoh-Tokoh Redam Gejolak Pergantian Pj Bupati Mamasa

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 197
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ketua HMI Badko Sulselbar, Muh. Ahyar, mengomentari persoalan pergantian Penjabat (Pj) Bupati Mamasa yang menimbulkan gelombang unjuk rasa beberapa pekan lalu. Menurut Ahyar, saat ini Pj hanyalah sebagai penyambung kepemimpinan. Untuk itu butuh butuh dukungan dari masyarakat, agar pelaksana kepemimpinan dapat berjalan baik serta keluar dari transisi hingga Pilkada nanti. “Tentu kita […]

  • Investor China temu Pemprov Sulbar

    Investor China Lirik Tambang Mangan di Sulbar, Pemprov Pasang Syarat Lingkungan dan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 479
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Investor asal China membidik inventasi di Sulawesi Barat (Sulbar), utamanya sektor tambang mangan. Ketertarikan itu mengemuka dalam pertemuan dengan Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, di Kantornya, Kamis (15/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Sekda Sulbar, Junda Maulana, mengataka mereka memaparkan beragam potensi daerah, mulai sektor pertanian, energi, hingga sumber daya mineral. Dari berbagai opsi […]

  • Rumah Amblas di Sangkurio Kali Mamuju

    Rumah Warga di Sangkurio Kali Mamuju Amblas Akibat Banjir Selasa Lalu

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 211
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Rumah satu warga di Lingkungan Sangkurio, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, terpaksa ditinggali dengan rasa was-was akibat pondasi yang jebol saat banjir menghantam wilayah Mamuju dan sekitarnya, pada, Selasa, 13 Agustus 2024 sore. Menurut Abdullah P (74), hujan lebat pada Selasa sore itu seketika membuat anak sungai di dekat rumahnya tiba-tiba meluapkan air […]

expand_less