Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Peristiwa » Warga Pasangkayu Patah Tulang Diduga Dianiaya Security Perusahaan Sawit, Kini Jadi Tersangka

Warga Pasangkayu Patah Tulang Diduga Dianiaya Security Perusahaan Sawit, Kini Jadi Tersangka

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASANGKAYU, Mekora.id – Seorang warga Desa Bambakoro, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Nurdin (28) diduga jadi korban penganiayaan berat oleh oknum petugas keamanan perusahaan sawit. Kini Nurdin ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencurian oleh Polres Pasangkayu.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, 4 Februari 2026. Kuasa hukum korban, Akbar Firman, menyebut Nurdin ditangkap oleh petugas keamanan perusahaan saat berada di kebun sawit dan langsung dituduh mencuri buah sawit di area Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

Namun Akbar membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan status dan batas HGU yang diklaim perusahaan masih menjadi tanda tanya besar.

Menurutnya, HGU yang diklaim sebagai lokasi kejadian belum pernah dilakukan pengukuran dan penetapan ulang batas sejak diterbitkan pada 1997.

“Klaim sepihak perusahaan yang batas lahannya tidak jelas tidak bisa dijadikan dasar kriminalisasi warga, apalagi disertai kekerasan fisik,” tegas Akbar.

Patah Tulang dan Luka Serius

Akibat peristiwa tersebut, Nurdin mengalami patah tulang lengan, luka robek di bagian wajah, serta lebam parah di sekitar mata. Berdasarkan hasil visum dan pemeriksaan medis, luka-luka tersebut menunjukkan adanya kekerasan fisik berlebihan.

Korban sempat menjalani perawatan awal di RSUD Pasangkayu, namun keterbatasan fasilitas membuat dokter menyarankan rujukan ke rumah sakit di Kota Palu.

Sayangnya, hingga kini rujukan tersebut belum terlaksana karena kendala biaya.

“Kondisi klien kami membutuhkan penanganan lanjutan. Tapi sampai hari ini, rujukan belum bisa dilakukan,” ujar Akbar kepada Mekora.id, Jumat (6/2/2026).

Perusahaan Bantah Ada Kekerasan

Sementara itu, pihak PT Letawa membantah tudingan penganiayaan. Perwakilan perusahaan, Benyamin Dianatayu, menyebut kejadian tersebut sebagai kasus murni pencurian buah sawit.

Ia mengatakan peristiwa terjadi di Afdeling Juliet yang menurut perusahaan berada dalam wilayah HGU sah, serta menyebut ada barang bukti 16 janjang sawit yang dicuri.

“Tidak ada kekerasan. Luka-luka itu terjadi karena yang bersangkutan lari ke dalam kebun sawit yang penuh benda tajam saat hendak diamankan,” kata Benyamin.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sulbar

    DPRD Sulbar Terima Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 dari Gubernur

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat secara resmi menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dari Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa, (24/6/2025). Penyerahan dokumen Ranperda tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan diterima oleh Wakil Ketua […]

  • Kominfo Sulbar

    Kominfo Sulbar dan Komisi I DPRD Sulbar Temui Kominfo Polman, Bahas Bantuan BTS

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 46
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kepala Dinas Kominfo Pers Sulawesi Barat (Sulbar), Mustari Mula, bersama rombongan Komisi I DPRD Sulbar, melakukan kunjungan kerja bersama di Dinas Kominfo SP Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kamis (11/01/2024). Turut hadir, Ketua Komisi I DPRD Sulbar Syamsul Samad, Wakil Ketua Muslim Fattah, anggota Syahrir Hamdani, Irbad Kaimuddin, Dalif Arsyad, Bonggalangi dan Yulianti […]

  • alat berat tambang pasir di kulluku disegel

    Penolakan Tambang Pasir Kian Masif, Warga Kalukku Segel Alat Berat Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Warga Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, melakukan aksi penyegelan alat berat (excavator) milik perusahaan tambang pasir PT. Jaya Pasir Andalan pada Selasa, (25/02/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap perusahaan tambang pasir yang diduga memaksa alat berat masuk dan melanggar kesepakatan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan […]

  • Transformasi Digital Diskominfo Sulbar

    Diskominfo Sulbar Kencangkan Transformasi Digital Untuk Perkuat Kepercayaan Publik

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel melalui penguatan transformasi digital. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui pelaksanaan Rapat Konsolidasi Transformasi Dokumentasi dan Publikasi Digital yang digelar Diskominfo Sulbar di Hotel Maleo Town Square, Mamuju, pada Senin, (28/7/2025). Kegiatan ini secara resmi […]

  • Suhardi Duka

    Pembangunan Jalan Bonehau-Kalumpang, Gubernur Sulbar Siap Temui Menteri PUPR

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 39
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan jalan penghubung Bonehau-Kalumpang dengan menggandeng pemerintah pusat. Komitmen ini disampaikan Gubernur SDK saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mamuju tahun 2026, pada Kamis, 17 April 2025. Dalam kesempatan tersebut, Suhardi mengungkapkan bahwa dirinya telah […]

  • BEM MAMUJU

    Milenial dan BEM di Mamuju Berkumpul, Bahas Bahaya Hoax di Pemilu 2024

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kelompok milineal muda Indonesia wilayah Sulawesi Barat bersama sejumlah  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Mamuju, berkumpul dan membincang tentang Pemilu 2024. Dalam tema  “Menjadi Pemilih Cerdas & Rasional “ dihari Generasi Z dari BEM Universitas Wallacea, Universitas Muhammadiyah Mamuju, Stikes Fatima Mamuju dan Universitas Tomakaka, yang dilaksanakan di Tribun Pendopo, Ahmad Kirang Mamuju, […]

expand_less