Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » Warga dan PLTU Mamuju Sepakat Kompensasi Ganti Atap Hingga Desember 2023

Warga dan PLTU Mamuju Sepakat Kompensasi Ganti Atap Hingga Desember 2023

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id –  PT. Rekind Daya Mamuju (RDM) perusahaan pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mamuju di Desa Belang-belang menemui warga.

Menurut sumber laman ini, pihak PLTU Mamuju telah meneken sejumlah poin bersama warga Talaba, Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Selasa, (03/10/2023) malam.

Perihal itu, pihak PT RDM yang kami hubungi tidak merincikan kesepakatan dengan itu. Namun dia membenarkan telah menemui warga yang sempat memblokir jalan masuk.

“Sudah ada kesepakatan dengan warga semalem & sudah selesai, trims,” singkat Office PT RDM, Anggi, via whatsapp, Selasa, (04/10/2023) malam.

Kepala Desa Belang-belang, Abd. Qadik, juga membenarkan kesepakatan itu.  Namun ia enggan menjawab lebih lanjut perihal kesepatakan itu.

“Sudah ok,” jawab Kades Belang-belang.

Meski menerima informasi yang minim, kami berhasil mendapatkan dokumen perihal kesepakatan itu. Ada tiga poin tertuang dalam surat tersebut.

  1. Pihak PT RDM akan mengupayakan 1 Rumah di Bulan Oktober 2023 menggunakan dana kemanusiaan dengan menuggu informasi rekomendasi dari Kepala Desa (Belang-belang) perihal kondisi rumah paling diprioritaskan
  2. Kepala Desa Belang-belang akan memberikan rekomendasi aktual kondisi rumah warga yang terdampak serta informasi data penduduk ter update di Desa Belang-belang.
  3. Untuk data atap rumah yang telah disampaikan sesuai dengan list terlampir periode bulan Oktober-Desember 2023. PLTU akan siap terhadap penggantian tersebut dengan melihat kondisi perusahaan yang membaik.

Menurut warga Talaba, mereka akan menunggu hingga Desember 2023. Jika diingkari, warga mengaku akan kembali melakukan aksi unjuk rasa.

“Kami tunggu sampai Desember sesuai perjajian yang mereka berikan, kalau tidak kami akan aksi lagi,” kata Wandi.

Sebelumnya, 30 kepala keluarga diDusun Talaba berunjuk rasa dan memblokir jalan masuk PLTU Mamuju. Mereka menagih janji kompensasi penggantian atap rumah yang sejak setahun lalu dinanti warga.

Menurut warga, atap mereka berkarat hingga bocor karena dampak aktivitas PLTU dengan bahan bakar utama batu bara itu.

“Waktu sosialisasi satu tahun yang lalu, mereka berjanji mengganti atap dua rumah setiap bulan. Tapi sampai lima kali aksi, kami hanya dijanji manis,” Kata Wandi.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa RI di Kairo Ditahan Polisi

    KBRI Pastikan Lakukan Pendampingan Hukum Dua Mahasiswa yang Ditahan di Polisi Kairo

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 212
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah mencuatnya kasus penahanan dua mahasiswa asal Indonesia oleh kepolisian Kairo, Mesir, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo akhirnya turun tangan menyikapi peristiwa tersebut. Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKS) di Mesir, Muhammad Fadli Syah, menyampaikan kepada Mekora.id melalui pesan WhatsApp pada Selasa (15/4/2025) dini hari WITA, bahwa Duta Besar RI untuk […]

  • Rermaja di Mamuju berkelahi demi konten

    Miris! Dua Remaja Putri di Mamuju Sengaja Berkelahi Demi Konten Viral

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 264
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dua remaja putri di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang viral terlibat perkelahian di Anjungan Pantai Manakarra, berhasil diamankan pihak kepolisian. Keduanya digelandang untuk dimintai keterangan di Polresta Mamuju, pada Kamis, (15/5/2025). Dari pemeriksaan yang dilakukan pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju, perkelahian tersebut terjadi di pelataran Anjungan Pantai Manakarra, pada Sabtu […]

  • Maskot Pilkada Sulbarb diluncurkan

    Maskot Pilkada 2024 Sulbar “i Penur” Resmi Diluncurkan, Ini Maknanya

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 281
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Maskot Pilkada Sulawesi Barat (Sulbar) 2024 resmi diluncurkan oleh KPU Sulawesi Barat, di Mamuju, pada, Sabtu, (8/6/2024) malam. Maskot “I Penur” karya Irfan Panggallo jadi pemenang pertama dalam sayembara yang gelar KPU Sulbar beberapa pekan lalu. “I Penur” merupakan karakter dari hewan reptil yang dilindungi, yakni penyu. Maskot Pilkada Sulbar 2024 itu, […]

  • Anggota DPRD Mamuju Sugianto

    Pasien di Kalumpang Mamuju Ditandu 28 Kilometer, DPRD Sayangkan Pemda Lambat Respon

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Warga sakit di Desa Salumakki, Kecamatan Kalumpang, yang viral di media sosial ditandu 28 kilometer karena akses jalan, kini mengundang simpati berbagai pihak. Tak terkecuali Anggota DPRD Mamuju dari partai Golkar, Sugianto. Menurut polisi senior ini, kondisi itu sangat memilukan terutama dikarenakan kondisi warga sakit ditandu di Kalumpang telah berulang kali dirasakan […]

  • DPRD Pasangkayu ke DPRD Sulbar

    DPRD Subar dan DPRD Pasangkayu Bahas Dana Bagi Hasil Sawit

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 99
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan dari Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu. Pertemuan ini bertujuan terkait Sinkronisasi Rencana Kerja Tahunan DPRD Kabupaten Pasangkayu Tahun 2025 dan pengelolaan Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit serta memperkuat kerjasama antar daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Anggota DPRD Sulbar, Rayu, menyambut baik kunjungan tersebut, menyatakan pentingnya kolaborasi […]

  • PPPK Sulbar

    Tak Ada THR dan Gaji ke-13, PPPK Sulbar Diminta WFH Dua Bulan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) memutuskan memberlakukan kebijakan work from home (WFH) selama dua bulan bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu. Kebijakan tersebut diambil di tengah keterbatasan fiskal daerah yang juga menyebabkan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 tidak dapat dibayarkan pada tahun 2026. Keputusan […]

expand_less