Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Wali Kota Bontang Pimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Jargas 10.553 SR

Wali Kota Bontang Pimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Jargas 10.553 SR

  • account_circle zul
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memimpin langsung rapat koordinasi pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga, Jumat (12/9/2025) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tim Badan Migas Energi (BME), Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Bahauddin, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Moch Arif Rochman, perangkat daerah terkait, camat, lurah, serta tamu undangan. Hadir pula Yunando selaku perwakilan Kementerian ESDM yang menyampaikan paparan teknis program jargas.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat.

“Terima kasih kepada Kementerian ESDM yang terus konsisten mendukung Bontang. Program jargas ini sejalan dengan visi pembangunan Bontang 2025–2029. Harapan kami, keberadaannya bisa meringankan beban pengeluaran rumah tangga,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa manfaat jargas bukan hanya dari sisi lingkungan.

“Jargas ini menghadirkan energi bersih, ramah lingkungan, dan secara nyata meningkatkan kesejahteraan warga,” lanjutnya.

Neni juga mengingatkan bahwa pembangunan jargas di Bontang bukan hal baru.

“Sejak 2008 hingga 2018, kita sudah membangun 18.436 sambungan rumah (SR) melalui dukungan APBN dan APBD. Tahun ini alhamdulillah Bontang kembali mendapat 10.553 SR, sehingga total sudah hampir 29.000 SR dari kebutuhan sekitar 35.000. Artinya masih ada sekitar 10.000 SR yang harus kita perjuangkan bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Yunando dari Kementerian ESDM menegaskan program ini sepenuhnya gratis.

“Jika ada pihak yang meminta biaya, segera laporkan. Seluruh pemasangan, mulai pipa hingga kompor menyala, tidak dipungut biaya sepeser pun,” katanya tegas.

Ia juga merinci bahwa Bontang masuk Paket 4 pembangunan jargas bersama Kabupaten Demak dan Tanah Tidung dengan total 26.137 SR. “Dari jumlah itu, Bontang mendapat 10.553 SR yang tersebar di 14 kelurahan. Regulasi dan stasiun pengendali juga ditempatkan di lahan milik Pemkot Bontang,” paparnya.

Proses pembangunan dijadwalkan berlangsung Oktober hingga Desember 2025, dilanjutkan Januari–Mei 2026. Sebelumnya sudah dilakukan survei lapangan, peninjauan lokasi, dan penandatanganan MoU dengan Kementerian ESDM.

Wali Kota Neni menutup rapat dengan ajakan membangun sinergi.

“Kami berharap pemasangan jargas bisa dimulai tahun ini agar manfaatnya segera dirasakan. Kunci keberhasilan program ini ada pada kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: zul

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNPB Salurkan bantuan untuk korban longsor di Mamuju

    BNPB Salurkan Bantuan Tunai 150 Juta Untuk Korban Longsor di Mamuju

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 72
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp 150 juta untuk korban terdampak tanah longsor di Mamuju, Sulawesi Barat, pada, Rabu (29/1/2025). Selain uang tunai, BNPB juga menyalurkan 200 paket sembako, 200 paket hygiene kit, 200 lembar selimut, dan 1 unit pompa alkon, di lokasi terdampak longsor […]

  • Soal Tapal Batas Kampung Sidrap, Wali Kota Bontang Sebut Ini Demi Pelayanan Publik

    Soal Tapal Batas Kampung Sidrap, Wali Kota Bontang Sebut Ini Demi Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Mekora.id – Mediasi polemik tapal batas wilayah Kampung Sidrap antara Bontang dan Kutai Timur (Kutim) kembali tidak menemui titik terang. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa permohonan tersebut agar wilayah seluas 164 hektare yang meliputi 7 RT dapat kembali masuk ke wilayah Kota Bontang semata-mata demi kepentingan pelayanan publik. “Kami tidak sedang bicara soal menang […]

  • Plt Direktur PDAM Mamuju

    Begini Alasan PDAM Mamuju Upah Karyawan Dibawah UMK

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pelaksana tugas (Plt) Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra Mamuju, Jauharia Andi Syafruddin buka suara terkait upah minimum yang diberlakukan pada karyawan. Pada, Kamis (16/5/2024) kemarin. Hal itu menyusul, PDAM Mamuju di demo oleh karyawannya yang menuntut upah layak. Pekerja yang melakukan unjuk rasa bersama sejumlah mahasiswa, menilai Perusahaan Daerah […]

  • Debat Pilgub Sulbar

    Debat Melempem, Pengamat Politik Nilai Para Kandidat Miskin Data

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 79
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Jalannya debat perdana Pilgub Sulbar dinilai kurang memuaskan. Masing-masing Paslon terkesan bermain aman. Adu ide dan gagasan yang diharapkan publik, masih jauh panggang dari api. Hal itu juga dibenarkan, Pengamat Politik Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Muhammad. Ia mengkritik para kandidat calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, pada debat perdana kemarin. Menurut Dosen […]

  • Suhardi Duka: Bangsa Akan Baik Jika Pemimpinnya Mencintai Rakyat dan Ulama Dekat dengan Umara

    Suhardi Duka: Bangsa Akan Baik Jika Pemimpinnya Mencintai Rakyat dan Ulama Dekat dengan Umara

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle Beye
    • visibility 44
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka berbicara soal syarat sebuah bangsa bisa berdiri kuat. Ia menyebut, ada empat hal yang harus beres lebih dulu di dalamnya. Hal itu ia sampaikan saat mengisi kultum selepas salat Dzuhur berjamaah di Musholla Panca Daya, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, (19/02/2026). Di hadapan para pimpinan OPD […]

  • nflasi Mamuju 2026

    Inflasi Mamuju Sentuh 6,94 Persen Awal 2026, GMNI Desak Pemkab Jalankan Kebijakan Pro-Rakyat

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Data inflasi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) di awal tahun 2026, menjadi pukulan telak bagi kelompok Rumah Tangga, Nelayan, hingga UMKM. Lonjakan harga jadi tidak terkendali utamanya ikan. Hal itu jadi sorotan tajam dari Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju, Dicky Wahyudi. Menurutnya melambungnya harga ikan menunjukkan ada yang […]

expand_less