Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Waduh! Rujab Wabup Mamuju Jadi Tempat Penggembalaan Sapi

Waduh! Rujab Wabup Mamuju Jadi Tempat Penggembalaan Sapi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati (Wabup) Mamuju di Jl. Pengayoman yang sempat tuai sorotan ternyata dalam kondisi yang terbengkalai. Rumput-rumput menjulang tinggi, hingga pohon menutupi bagian depan bangunan.

Dari pantauan mekora, pada Minggu, (01/6/2025) siang. Rujab Wabup Mamuju yang di bangun dari APBD tahun 2023 sebesar Rp 693.750.000 itu Nampak lesu. Halaman depan dipenuhi genangan air yang tak kasat mata, hingga lumpur jadi yang menyambut kami datang.

Naasnya, Rujab Wabup yang tampak tidak terurus itu malah jadi tempat penggembalaan sapi. Saat mekora mendatangi lokasi gedung itu di Jl. Pengayoman, Kelurahan Rimuku. Dua ekor sapi sedang asyik memakan rumput. Estetika yang nampak memburuk, saat kami dapati sapi-sapi itu membuang kotoran.

Sebelumnya, nasib rumah jabatan Wakil Bupati Mamuju itu menuai sorotan tajam. Organisasi mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Manakarra (Ampera), menuding terjadi korupsi terhadap rehabilitasi gedung itu.

Hal itu ditengarai, sejumlah plafon Rumah Jabatan itu ambruk padahal belum digunakan. AMPERA bahkan telah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi pada pihak kepolisian.

“Yang kami laporkan adalah Kadis PUPR dan perusahaan yang mengerjakan yakni CV Sarana Konstruksi yang beralamat di Jl, Landak Baru, Kota Makassar, Sulawesi Selatan,” kata Ketua AMPERA, Angri, beberapa waktu lalu.

Ia mendesak, APH segera melakukan penyidikan atas kasus itu. Sebab AMPERA menduga rehabilitas gedung tersebut telah merugikan negara.

“Untuk itu, AMPERA mengatakan, telah melampirkan sejumlah bukti kepada pihak penyidik Tipikor Polresta Mamuju untuk segera diaudit. Angri berharap penyidik serius menangani kasus ini.

“Kami sudah menyerahkan sejumlah bukti ke penyidik, kami berharap ini segera ditindak lanjuti karena telah merugikan negara,” ujarnya.

Kepada Dinas PUPR Kabupaten Mamuju, Surya Yuliawan, yang dikontak belum merespon hal tersebut. Namun dalam konfirmasinya di media massa, ia mengatakan bangunan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan yang dikerjakan sebelum ia menjabat.

Ia menyebut, pekerjaan tersebut sempat jadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) lantaran terdapat selisih kelebihan pembayaran Rp9.468.216. Namun Ia mengaku pihak kontraktor yakni CV CV Sarana Konstruksi telah melakukan pengembalian.

““Saat ini, status bangunan masih dalam masa pemeliharaan dan belum dilakukan penyerahan. Pihak pelaksana juga masih melakukan sejumlah perbaikan,” kata Surya dikutip dari Indigo News.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengesahan APBD Perubahan Sulbar 2024

    Pemprov dan DPRD Sahkan APBD Perubahan Sulbar 2024

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 1
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2024 melalui rapat paripurna pada, Senin (9/9/2024). Pengesahan ini dilakukan setelah melalui beberapa proses pembahasan yang melibatkan berbagai pihak. Selain APBD Perubahan Sulbar tahun 2024, dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) […]

  • Tersangka pasar Mamasa

    Dua Orang Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Pasar Mamasa, Termasuk Kadis Perkim

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 10
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembebasan lahan untuk pembangunan Pasar Rakyat Kabupaten Mamasa, tahun anggaran 2024. Kedua tersangka tersebut yakni HG, yang mengaku sebagai penerima kuasa pemilik lahan, serta LT, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Mamasa sekaligus […]

  • Bejat, Ayah di Mamasa Diduga Hamili Anak Kandungnya

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 5
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id – Seorang Pria Parubaya (50) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Digelandang ke Kantor Polisi, lantaran diduga mencabuli anak kandungnya (19) hingga hamil. Pelaku kini ditahan Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mamasa. Belakangan diketahui, Pelaku dan Korban tinggal satu rumah setelah ibu korban meninggal dunia empat tahun lalu. Sebelum akui perbuatannya, pelaku dan […]

  • Sapi cacingan di Mamuju

    3 Ekor Sapi Kurban di Mamuju Ditemukan Cacingan, Dagingnya Ludes Terbagi

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 4
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 3 ekor sapi kurban di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) ditemukan positif cacingan. Hal tersebut setelah jeroan sapi kurban diperiksa oleh tim kesehatan hewan Dinas Peternakan dan Hortikultura (Distanak) Sulbar yang telah disembelih di sejumlah titik. “Ada temuan kami 3 ekor sapi kurban di Mamuju yang disembelih oleh petugas kurban. Daging sapi […]

  • Gedung Radioterapi RSUD Regional Sulbar

    GMNI Mamuju Kecam Pembangunan Radioterapi RSUD Regional Sulbar Tidak ber AMDAL

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 3
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pembangunan Gedung Bunker Radioterapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Provinsi Sulawesi Barat mendapat sorotan tajam dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju. Pasalnya menurut Ketua Cabang GMNI Mamuju, Adam Jauri, pembangunan gedung milik RSUD Regional Sulbar itu belum mengantongi ijin analisis dampak lingkungan (AMDAL) dari pihak DLHD. Padahal kata Adam, pembangunan […]

  • DPRD Sulbar terima kunjungan DPRD Polman

    DPRD Sulbar dan Komisi IV DPRD Polman Bertemu

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 5
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan dari Komisi IV DPRD Polewali Mandar (Polman) dalam rangka membahas permasalahan terkait pendataan dalam pemberian bantuan sosial. Pertemuan ini diinisiasi untuk mencari solusi bersama guna meningkatkan efisien dalam distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, Kamis (07/03/2024). Pada pertemuan tersebut Anggota Komisi IV DPRD Polman, Dwiki, menyampaikan […]

expand_less