Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Mamuju » Suraidah Serukan Persatuan di Hari Kesaktian Pancasila

Suraidah Serukan Persatuan di Hari Kesaktian Pancasila

  • account_circle Beye
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2024–2029, Suraidah Suhardi, menyerukan pentingnya menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momen memperkuat persatuan dan meneguhkan semangat kebangsaan.

“Bagi saya ini momen untuk meneguhkan semangat kebangsaan. Sebagai wakil rakyat dan pembina Pramuka, saya ingin menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda agar tetap cinta tanah air,” ucap Suraidah.

Ia menilai, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi pengingat bahwa Pancasila adalah jati diri bangsa dan rumah besar bagi seluruh perbedaan.

Menurutnya, kejujuran dalam bekerja, keadilan dalam bersikap, dan semangat saling tolong menolong merupakan cerminan nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila adalah pedoman dalam pembangunan daerah, sebab tanpa Pancasila pembangunan kehilangan arah dan maknanya,” ujarnya.

Lebih jauh, Suraidah menegaskan bahwa Pancasila adalah roh dari pembangunan nasional yang menekankan keseimbangan antara kemajuan ekonomi, keadilan sosial, dan kemanusiaan.

“Pancasila itu jiwa pembangunan kita. Ia mengingatkan bahwa kemajuan bukan hanya soal ekonomi, tapi juga keadilan, kemanusiaan, dan persatuan,” kata Suraidah (25/10/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa di Sulawesi Barat, nilai-nilai Pancasila telah menjadi pedoman dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah.

“Anak muda bisa memulai dari hal kecil seperti menghormati perbedaan, peduli sesama, dan berani berbuat baik,” kata Suraidah.

Suraidah menyoroti tantangan terbesar dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di era digital, yakni derasnya arus informasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan perpecahan.

“Sekarang adalah menjaga hati dan pikiran di tengah derasnya arus media sosial. Banyak perbedaan yang bisa disalahpahami,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Suraidah mengajak seluruh masyarakat untuk kembali meneguhkan semangat gotong royong dan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup bersama.

“Mari tebar kebaikan, jaga persaudaraan, dan tunjukkan bahwa gotong royong masih hidup di tengah kita. Karena Pancasila bukan hanya dihafal, tapi harus kita jalankan bersama,” tutup Suraidah.

  • Penulis: Beye

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC PDIP Mamuju

    Ado Mas’ud Kembali Pimpin PDIP Mamuju, Fokus Penguatan Struktur hingga Akar Rumput

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Mantan Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas’ud, kembali dipercaya menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Mamuju untuk periode 2025–2030. Terpilihnya Ado untuk ketiga kalinya secara berturut-turut (back to back) ditetapkan melalui Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP se-Sulawesi Barat di Pasangkayu, 12 November 2025. Dalam komposisi kepengurusan baru, Ado […]

  • M. Khalil Qibran (Galih)

    Setelah Dilantik Jadi Anggota DPRD Sulbar, Galih : Kritik Saya Jika Salah, Dukung Saya Jika Benar

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah dilantik Anggota DPRD Sulawesi Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Mamuju, M. Khalil Qibran, menyatakan siap langsung bekerja dan turun lapangan untuk mendengar keluhan masyarakat. Kata Politikus muda yang akrab disapa Galih itu, hal ini dilakukan agar aspirasi masyarakat benar-benar bisa diserap. “Setelah pelantikan ini saya harus banyak turun ke […]

  • Air panas Tahaya-haya

    Air Panas Tahaya-haya Memprihatinkan, GMNI Mamuju Lakukan Baksos

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 97
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 95 Tahun, diperingati Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju dengan melakukan bakti sosial di objek wisata air panas Tahaya-haya, Kecamatan Mamuju, Kota Mamuju, Sabtu (28/10/2023). Ketua DPC GMNI Mamuju, Adam Jauri mengatakan, kader-kader marhaenis membersihkan area wisata air panas. Itu sebagai wujud keprihatinan mereka terhadap kondisi […]

  • Sekda Mamasa Kabur

    Diperiksa Berjam-jam, Sekda Mamasa “Kabur” Saat Ditanya Dugaan Korupsi APBD 2023

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 105
    • 5Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa, Muhammad Syukur, menghindar dari kejaran wartawan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu sore (25/6/2025). Muhammad Syukur keluar dari Gedung Kejati Sulbar sekitar pukul 18.01 WITA usai menjalani pemeriksaan selama berjam-jam. Namun, saat ditanya sejumlah awak media, ia langsung menuju mobil Pajero putih […]

  • Rapat Kajian PLTMH Kalumpang

    PLTMH 150 kW di Kalumpang Masuk Tahap Kajian, Pemprov Sulbar Pastikan Kepastian Hukum

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 150 kilowatt (kW) di Desa Sandapang, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, resmi memasuki tahap kajian. Proyek ini diharapkan memperluas akses listrik masyarakat pedesaan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, menghadiri rapat […]

  • Rokok penyebab kemiskinan

    Rokok Peringkat Dua Penyebab Kemiskinan di Sulbar

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pengaruh rokok terhadap ekonomi masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar) ternyata signifikan. Konsumsi rokok menempati urutan kedua dalam pendorong kemiskinan, sebagaimana dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (15/1/2025). Berdasarkan data BPS Sulbar, per September 2024, komoditas makanan memberi pengaruh paling besar terhadap kenaikan garis kemiskinan, dengan besaran 77,55 persen. Konsumsi rokok di perkotaan […]

expand_less