Natal KKT Mamuju, Pintu Merawat Toleransi dan Menjaga Kebersamaan
- account_circle mekora.id
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Perayaan Natal KKT Mamuju dihadiri Gubernur Sulbar, Bupati Mamuju, dan Keluarga dari berbagai agama.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Kita ketahui keluarga Toraja sangat toleran, di mana berbagai agama hidup saling berdampingan. Nilai itu terus dijaga dan diwujudkan di Sulawesi Barat,” kata Suhardi Duka.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk berlaku adil kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan suku, ras, maupun agama.
“Yakinlah bahwa umat Kristen di Sulawesi Barat adalah saudara. Tidak ada yang dibedakan. Kesusahan bapak dan ibu juga menjadi kesusahan pemerintah Provinsi Sulbar dan Mamuju,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Suhardi Duka turut mengucapkan selamat Natal kepada seluruh anggota KKT.
“Saya mengucapkan selamat merayakan Natal bagi seluruh yang merayakan, sejak 25 Desember 2025 hingga perayaan yang kita laksanakan hari ini,” ucapnya.
Senada dengan itu, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi mengaku terkesan dengan kerukunan yang terus dijaga oleh KKT Mamuju. Menurutnya, KKT menjadi simbol persatuan karena secara rutin merayakan hari besar keagamaan lintas iman.
“Saya sangat mengapresiasi Kerukunan Keluarga Toraja ini. KKT juga mengundang saya saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ini menunjukkan betapa harmonisnya kerukunan mereka yang saling bersatu padu,” tutup Sutinah.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar