Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Mudik Lebaran di Tengah Efisiensi Anggaran, Orang Miskin Dilarang Mudik?

Mudik Lebaran di Tengah Efisiensi Anggaran, Orang Miskin Dilarang Mudik?

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Djoko Setijowarno

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat

Sejak tahun 2024, hasil survei potensi pergerakan angkutan lebaran, pemudik memprioritaskan angkutan umum sebagai moda transportasi mudik

Peluang warga kelas menengah ke bawah mendapatkan mudik gratis berkurang. Sangat disayangkan demi efisiensi anggaran, pemerintah tidak menyediakan anggaran untuk Program Mudik Gratis. Menteri Perhubungan hendaknya bersikeras minta tetap diadakan Program Mudik Gratis untuk keselamatan, selain untuk meringankan beban keuangan masyarakat. Tujuan diadakannya mudik gratis untuk mengalihkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum (roda 4 dan roda 2), sehingga angka kecelakaan turun .

Lebaran adalah momentum bagi pemerintah untuk memberikan layanan mudik yang berkeselamatan. Bagi masyarakat, lebaran menjadi sesuatu yang sakral, sehingga sayang dilewatkan. Warga berupaya merayakan Idul Fitri harus di kampung halaman. Untuk memenuhi itu, maka mudik pun wajib dilakukan sebelum hari Lebaran tiba. Kecenderungan merayakan Lebaran tampak dari pengalaman setiap tahun di saat arus mudik selalu meningkat di waktu-waktu sebelum perayaan Idul Fitri itu tiba.

Mudik bersalaman, tentunya pemudik semakin banyak menggunakan angkutan umum. Setiap tahun diadakan Survey Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran yang diselenggarakan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan. Sejak tahun 2024 , hasil survei menunjukkan pilihan angkutan umum (KA antar kota dan bus) menjadi moda transportasi prioritas pemudik .

Adapun hasil Survey Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran Tahun 2024, memilih moda transportasi KA antar kota 39,32 juta orang (20,3%), bus 37,51 juta orang (19,37%), mobil pribadi 35,42 juta orang (18,29%), sepeda motor 31,12 juta orang (16,07%), mobil sewa 11,64 juta orang (6,01%), pesawat 10,97 juta orang (5,67%), kapal penyeberangan 10,65 juta orang (5,5%), mobil travel 8,27 juta orang (4,27%), kapal laut 2,9 juta orang (1,5%), angkutan lainnya 1,84 juta orang (0,95%), kereta cepat 1,42 juta orang (0,73%, kereta perkotaan 1,25 juta orang (0,65%), mobil angkutan sewa khusus (taksi online ) 1,07 juta orang (0,55%), taksi reguler 153,93 ribu orang ( 0,08%) dan sepeda 143,31 ribu orang (0,07%).

Melihat hasil survey dua tahun terakhir (tahun 2023 dan tahun 2024), minat masyarakat Indonesia menggunakan angkutan umum meningkat. Tahun-tahun sebelumnya, hasil survei menunjukkan mayoritas memilih mobil pribadi dan sepeda motor.

Namun, mudik lebaran tahun 2025, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak menyelenggarakan Program Mudik Gratis. Anggaran penyelenggaraan mudik gratis menggunakan bus, KA dan kapal laut dipangkas demi efisiensi anggaran. Mestinya, tidak semua program Kementerian Perhubungan dipangkas, terutama yang menyangkut keselamatan dan kepentingan masyarakat banyak.

Penyelenggaraan mudik gratis tahun 2025 diserahkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tahun 2024, Kementerian BUMN menggelar program mudik gratis dengan kuota 80.125 pemudik . Kuota mudik gratis dari Kementerian Perhubungan tahun 2024 sebanyak 85.694 pemudik . Berarti, jika diserahkan ke BUMN penyelenggaraan mudik gratis tahun 2025, maka BUMN harus menyediakan kuota dua kali lipat dari tahun 2024, setidaknya kuotanya sekitar 165.000 pemudik . Apa mungkin BUMN dapat menyediakan anggaran untuk itu? Sementara BUMN sudah menetapkan rencana kerja dalam satu tahun ke depan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi hendaknya minta pada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Presiden Prabowo Subianto agar tetap diadakan Program Mudik Gratis. Program Mudik gratis ini dimanfaatkan warga miskin untuk mudik. Selain juga untuk mengurangi pemudik menggunakan kendaraan pribadi dalam upaya menurunkan angka kecelakaan.

Disamping itu, Menteri Perhubungan dapat menjanjikan dengan manajemen yang lebih baik, misal pendaftaran cukup 1 aplikasi. Pasti akan menambah jumlah pemudik menggunakan angkutan umum. Tidak banyak lagi ditemukan seat kosong, lantaran pemudik tidak bisa mendaftar lebih dari satu penyedia mudik gratis. Bagi pendaftar yang tidak memberitahu akan dikenakan sanksi tidak bisa ikut mudik gratis tahun berikutnya.

Meskipun pemerintah memberikan potongan tarif tiket pesawat terbang 13 – 14 persen dan diskon tarif di sejumlah ruas tol. Bagi masyarakat menengah ke bawah merupakan beban keuangan (tidak berbisa berhemat), jika mau mudik lebaran. Bukankah akan lebih murah, jika menggunakan moda transportasi bus gratis, KA gratis dan kapal laut gratis. Masyarakat menengah ke bawah sebelumnya mudik menggunakan moda gratis, sekarang harus mengeluarkan sejumlah uang untuk mudik.

Masyarakat kelas menengah ke bawah yang selama ini dapat menikmati mudik lebaran secara gratis. Tahun 2025, peluangnya berkurang, lantaran tidak dianggarkan lagi. Hanya mengandalkan BUMN untuk mudik gratis tahun ini.

Perum Damri, PT KAI dan PT Pelni berkeberatan jika dibebankan program mudik gratis. Selama ini PT KAI dan PT Pelni melaksanakan mudik gratis dengan anggaran dari Kementerian Perhubungan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabor Panahan Sulbar

    3 Atlet Panahan Sulbar Lolos ke Babak Eliminasi Kejurnas Panahan 2024

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 5
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id  – Tiga atlet panahan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Sulawesi Barat (Sulbar) lolos ke babak eliminasi Kejurnas Panahan PPLP/D dan SKO tahun 2024, yang digelar di lapangan panahan Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), 22-27 April 2024. Ketiga atlet panahan itu masing-masing, divisi standar bow itu adalah Muh. Al Akhzar, Nadia Aulia […]

  • Wakil Gubernur Sulbar

    Wagub Sulbar Pertimbangkan Gembleng ASN dengan Baris-berbaris : Untuk Disiplin

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 7
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sedang mempertimbangkan untuk memberi latihan baris-berbaris pada Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, usai memimpin apel bersama pasca libur lebaran, Selasa, (8/4/2025) kemarin. Menurutnya, baris-berbaris para ASN Pemprov Sulbar perlu diperbaiki. Hal itu juga untuk meningkatkan disiplin di lingkup […]

  • Olah TKP Dugaan Perzinahan ASN dan Honorer Disdikbud Sulbar

    Kasus Dugaan Perzinahan Kepala Seksi Disdikbud Sulbar Masuk Olah TKP, Ini Temuan Polisi

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 10
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kasus dugaan perselingkuhan dan perzinahan yang melibatkan terlapor Oknum Kepala Seksi dan Honorer Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), kini memasuki tahap olah tempat kejadian perkara (TKP). Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir mengatakan, olah TKP tersebut dilakukan oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Mamuju di Rumah BTN tempat […]

  • Munandar Wijaya, Nilam di Mamuju

    Nilam dan Ancaman Lingkungan di Mamuju, Sulawesi Barat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Oleh Munandar Wijaya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Tanaman nilam (Pogostemon cablin) adalah salah satu komoditas unggulan dalam industri minyak atsiri. Minyak nilam memiliki nilai ekonomi tinggi karena digunakan dalam industri parfum, kosmetik, dan obat-obatan. Mamuju, Sulawesi Barat, memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman nilam karena kondisi iklim dan tanahnya yang mendukung. Ramai masyarakat […]

  • Gubernur Sulbar pimpin Hardiknas 2025

    Hardiknas 2025, Gubernur Sulbar Tegaskan Institusi Pendidikan Tak Boleh Gentar Lawan Praktik Intimidatif

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 2
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menyerukan perbaikan menyeluruh dalam tata kelola pendidikan di Sulbar dengan menekankan pentingnya integritas dan transparansi. Seruan ini disampaikan SDK saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat (2/5/2025). Dalam sambutannya, SDK menegaskan bahwa dunia pendidikan di Sulbar harus dikelola dengan prinsip clean and good […]

  • OTT Kadis di Mamuju (2)

    Breaking News : Buntut OTT Kadis di Mamuju, Polda Sulbar Segera Lakukan Penggeledahan di Pemkab Mamuju

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 2
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Buntut OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang melibatkan Kepala Dinas berinisial JLD di Mamuju, Polda Sulbar bakal lakukan penggeledahan di Pemkab Mamuju. Hal tersebut disampaikan Kapolda Sulbar, Irjen Pol R. Adang Ginanjar, saat temu jumat berkah di salah satu Warkop di Kota Mamuju, Jumat (05/1/2024). “Iya kita akan lakukan penggeledahan di Pemkab Mamuju, baik […]

expand_less