Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Komplotan Pencuri Motor Trail di Mamuju “By Order”, Dijual ke Pelosok dengan Harga Miring

Komplotan Pencuri Motor Trail di Mamuju “By Order”, Dijual ke Pelosok dengan Harga Miring

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Komplotan pencuri motor trail di Mamuju, mengejutkan publik. Para pelaku berhasil menggasak puluhan unit sejak 2025. Kasus itu kemudian dibongkar aparat dari Polresta Mamuju dengan sindikat yang bekerja sistematis: menerima pesanan lebih dulu, lalu mencuri sesuai permintaan.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, mengungkapkan para pelaku tidak bergerak acak. Mereka melakukan pengintaian di lorong-lorong, halaman rumah, hingga kawasan perumahan sebelum mengeksekusi target menggunakan kunci T.

“Ini terorganisir. Ada yang memantau, ada yang mengeksekusi,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Dipesan Dulu, Dicuri Kemudian

Fakta yang lebih mencengangkan, motor tidak selalu dicuri untuk kemudian dijual. Justru sebaliknya: pelaku menawarkan motor dengan harga miring ke calon pembeli di wilayah pelosok. Setelah ada kesepakatan, barulah mereka berburu unit sesuai spesifikasi yang diminta.

Motor trail dengan harga pasar sekitar Rp35 juta dilepas hanya Rp10–15 juta. Selisih harga yang drastis itu menjadi magnet pasar gelap di daerah terpencil.

“Setelah ada peminat, mereka bergerak,” tegas Ferdyan.

Kasus pencuri spesialis motor trail di Mamuju ini bukanlah aksi spontan, melainkan bagian dari rantai distribusi yang rapi — dari kota menuju pelosok.

38 Laporan, Kerugian Lebih Rp500 Juta
Sejak Desember 2025, sedikitnya 38 laporan polisi masuk terkait kehilangan motor trail. Total kerugian warga diperkirakan melampaui Rp500 juta.

Di balik angka tersebut, ada rasa aman yang tergerus. Motor trail bukan sekadar kendaraan hobi; bagi sebagian warga, itu alat mobilitas harian bahkan penunjang pekerjaan. Lorong dan perumahan yang selama ini dianggap aman ternyata menjadi titik lemah pengawasan.

Pengungkapan ini sekaligus membuka sisi lain: kejahatan bertahan karena ada permintaan. Selama pasar gelap di pelosok masih menerima kendaraan tanpa dokumen sah, mata rantai curanmor akan terus hidup.

Polresta Mamuju menegaskan penyidikan masih berkembang. Satu pelaku lain masih buron dan kini dalam pengejaran.

“Kami akan tuntaskan seluruh laporan. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan,” tegas Kapolresta.

Motor Dikembalikan, Warga Diminta Waspada
Barang bukti yang disita akan dikembalikan ke pemilik setelah proses verifikasi administrasi. Warga yang merasa kehilangan diminta mendatangi Unit Reskrim dengan membawa dokumen kepemilikan sah.

Polisi juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menambah kunci pengaman, dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Kasus ini menjadi alarm bahwa kejahatan tidak berdiri sendiri. Ia tumbuh dari celah pengawasan — dan dari pembeli yang tergiur harga murah tanpa bertanya asal-usul barang.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unras Sulbar Bergerak

    Besok, Ratusan Massa Sulbar Bergerak Geruduk Kantor Gubernur, Sambut Pj Bahtiar

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 143
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sejumlah massa dari Aliansi “Sulbar Bergerak” dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), di Jl. Malik Pattana Endeng, Rabu (29/5/2024) besok. Dalam surat yang pemberitahuan aksi yang beredar, Aliansi Sulbar Bergerak itu digelar untuk menyambut Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin. Ratusan massa dijadwalkan berkumpul di titik […]

  • REI Sulbar

    Developer Pertanyakan BPHTB dan Retribusi PBG di Mamuju Belum Digratiskan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Barat menyoroti kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju yang masih memberlakukan pungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau yang dulu dikenal dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Padahal, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, kedua pungutan tersebut […]

  • PSSI Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Antar Indonesia ke Piala Dunia 2026

    PSSI Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Antar Indonesia ke Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Setelah Gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengumumkan mengakhiri kerja sama dengan tim kepelatihan Tim Nasional Indonesia termasuk Patrick Kluivert. Keputusan tersebut dilakukan melalui mekanisme mutual termination. Kamis (16/10/2025). Dalam keterangan resminya, menyebutkan bahwa kesepakatan ini ditandatangani oleh PSSI bersama para pihak […]

  • Beasiswa Kalla 2025

    Beasiswa Kalla 2025 Dibuka, Target 100 Mahasiswa dari Semua Perguruan Tinggi Termasuk Sulbar

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Yayasan Hadji Kalla kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia Timur dengan membuka pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 khusus bagi mahasiswa asal Sulawesi Barat. Program ini menyasar mahasiswa dari semua perguruan tinggi—baik yang kuliah di Sulbar maupun di luar provinsi—dengan latar belakang keluarga kurang mampu secara ekonomi. Sasaran utamanya adalah […]

  • Evaluasi kinerja Pejabat Mamasa

    Jelang Pelantikan Pejabat Eselon, Bupati dan Wakil Bupati Mamasa Diminta Perhatikan Keterwakilan Wilayah

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Menjelang rencana pelantikan massal pejabat eselon II dan III di lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa, organisasi Sinergi Muda Mamasa menyampaikan sejumlah masukan kepada pemerintah daerah. Dewan Pembina Sinergi Muda Mamasa, Salmon Soppang Manglo, meminta agar dalam proses pengisian jabatan tersebut pemerintah daerah turut mempertimbangkan keterwakilan dari tiga wilayah yang ada di Kabupaten Mamasa. […]

  • Rakor pengawasan Logistik bawaslu Mamuju

    Bawaslu Mamuju Perkuat Pengawasan Logistik Pemilu 2024, Mulai Dari Percetakan

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 115
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mamuju menggelar rapat koordinasi (Rakor) pengadaan dan pendistribusian logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tahap kedua di Kabupaten Mamuju. Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin mengungkapkan, kegiatan itu merupakan salah satu tahapan menuju Pemilu 2024 yang menjadi perhatian Bawaslu Mamuju. Menurutnya, Pemilu takkan bisa berjalan tanpa adanya logistik. “Kegiatan […]

expand_less