Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Komisi IV Mencecar Direktur RSUD Sulbar Terkait Radioterapi

Komisi IV Mencecar Direktur RSUD Sulbar Terkait Radioterapi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 MAMUJU, mekora.id – Komisi IV DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) mencacar Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulbar, dr. Marintani Erna Dochri, terkait polemik pembangunan bunker Radioterapi, di Ruang Rapat Komisi, pada, Rabu, (10/7/2024).
Dalam rapat dengar pendapat itu, Komisi IV DPRD Sulbar, mencecar sejumlah isu, termasuk insiden ambruknya plafon Bunker Radioterapi RSUD Sulbar pekan lalu. Hingga dugaan melawan hukum pada proses pekerjaan.
“Kami meminta pertanggung jawaban dan penjelasan terkait insiden yang sedang ramai ini Bu Direktur,” kata Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim.Menurut Rahim, meski pembangunan gedung Radioterapi RSUD Sulbar itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan, namun pengawasan pembangunan tetap melekat di DPRD Sulbar sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

“Meskipun Bunker Radioterapi ini bersumber dari DAK tetapi pertanggungjawaban pada publik sehingga kami perlu meminta klarifikasi kepada pihak RSUD Sulbar,” kata Rahim.

Selain itu, Rahim meminta, Direktur RSUD Sulbar menjelaskan terkait adanya indikasi perpindahan rekanan sebanyak enam kali. Hali itu menurut Rahim hal yang sangat menggelinding dan telah menjadi konsumsi publik.

“Ini perlu penjelasan, karena Kejati sudah menemukan indikasi melawan hukum. Diungkap dengan sangat jelas,” kata Rahim.

Komisi IV juga meminta RSUD Sulbar menjelaskan terkait belum adanya izin yang di kantongi oleh radioterapi yang nantinya akan memancarkan gelombang radiasi.

“Kami ingin ada penjelasan terkait perizinan, karena ini nantinya akan memancarkan gelombang radiasi,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Hatta Kainang.

Kepada Komisi IV, Direktur RSUD Sulbar, dr. Marintani Erna Dochri membenarkan polemik pada pembangunan bunker Radioterapi. Dia mengaku saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi pada rekanan untuk melakukan perbaikan pada plafon yang ambruk.

“Ini kan masih dalam pemeliharaan jadi masih tanggung jawab rekanan, kondisi terakhir saat ini sedang di perbaiki,” kata dr. Erna.

Sementara untuk proyek berpindah tangan hingga enam kali, dr. Erna mengaku, tidak mengetahui hal tersebut, pasalnya dalam kontrak proyek tersebut tetap di kerjakan sampai selesai oleh PT. Sultana Anugrah.

“Kalau ada isu itu saya tidak mengetahui, karena yang ada di kontrak dari awal sampai selesai itu perusahaan yang sama,” jelasnya.

Sementara untuk perizinan, Dr. Erna membenarkan saat ini belum ada. Dia menyebut, Izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) baru akan di urus setelah proses peningkatan SDM selesai.

“Jadi memang karena ada gelombang radiasi itu makanya harus ada izin dari Bapeten, namun izin operasional baru akan diurus ketika SDM sudah selesai pendidikan. Saat ini tenaga teknisnya masih melakukan pendidikan,” ungkapnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Perkenalkan Program Talenta Digital untuk Tingkatkan Kapasitas ASN dan UMKM Sulbar

    Gubernur Sulbar Perkenalkan Program Talenta Digital untuk Tingkatkan Kapasitas ASN dan UMKM Sulbar

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kick Off Sulawesi Barat (Sulbar) Berdaya resmi diluncurkan oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), sebagai upaya pengembangan talenta digital dalam rangka mempercepat terwujudnya Sulbar yang maju dan sejahtera. Program ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi transformasi digital yang terus berkembang pesat di berbagai sektor, termasuk pemerintahan dan UMKM. Gubernur Suhardi Duka menegaskan […]

  • KPPS titip Kotak Suara di Rumah Warga

    KPPS Titip Kotak Suara di Rumah Warga, Ini Keterangan KPU Mamuju

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 31
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju memberi keterangan dan klarifikasi terkait kejadian di TPS 13 Kelurahan Karema, perihal petugas KPPS yang pulang tidur dan titip kotak suara di rumah warga. Komisioner KPU Mamuju, Ibnu Imat Totori mengatakan, pemindahan kotak suara yang dilakukan petugas KPPS 13 Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju itu, merupakan inisiatif […]

  • Penertiban PKL Pasar Tamrin Bakal Dilakukan, Wawali : Harus Pendekatan Sosial Sebelum Eksekusi

    Penertiban PKL Pasar Tamrin Bakal Dilakukan, Wawali : Harus Pendekatan Sosial Sebelum Eksekusi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang bakal menertibkan 84 Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) yang dianggap tak sesuai aturan. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, meminta tim kota untuk melakukan pendekatan sosial dan komunikasi intensif sebelum proses penertiban dilakukan dengan melibatkan pihak-pihak terkait. “Sebagai Wakil Kepala Daerah, kami bersama Bunda Wali […]

  • Paskibraka Sulbar ke Bali.

    Dispora Sulbar Berangkatkan 69 Anggota Paskibraka ke Bali

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 33
    • 2Komentar

    BALI, mekora.id – Sebanyak 69 anggota pasukan pengibar bendera (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Barat yang didampingi 5 Pamong, melakukan kunjungan kepemudaan ke Bali, 21-23 November 2023. Selama berada di Provinsi Dewata, rombongan Paskibraka Sulbar dijadwalkan melakukan sejumlah kegiatan yang dikemas dalam pengembangan wawasan kepemudaan. Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Sulbar, Suratman Samad mengatakan, bekal yang didapatkan […]

  • 12 Polisi dipecat di Sulbar

    Terlibat Narkoba Hingga Jadi Calo Casis, 12 Anggota Polisi di Sulbar Dipecat

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 42
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 12 Personil Polisi di Sulawesi Barat dipecat akibat terlibat dalam sejumlah kasus dengan pelanggaran kode etik berat. Upacara 12 anggota polisi yang dipecat itu dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol Adang Ginanjar, di Mapolda Sulbar, Senin, (20/5/2024). Dari 12 personil polisi yang diberhentikan dengan tidak hormat, 5 diantaranya […]

  • Korban Pelecehan Kakanwil Sulbar

    Kuasa Hukum Ungkap Kakanwil Kemenag Sulbar VCS Hingga Berupaya Perogol Korban

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 39
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Setelah Kakanwil Kemenag Sulbar dilaporkan ke polisi atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pada pegawai PPPK Perempuan, pada Kamis (14/03/2024). Kuasa hukum korban, Busman Rasyid mengatakan, kliennya juga melaporkan dugaan upaya perogolan (hendak mencabuli) yang diduga dilakukan oleh Kakanwil Kemenag Sulbar itu. Busman mengungkap, dugaan pelecehan dan upaya perogolan yang oleh orang nomor […]

expand_less