Keluarga Soroti Lambannya Penanganan Kasus Pengeroyokan Perempuan di Mamuju Tengah
- account_circle mekora.id
- calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sahdan Husian, Keluarga Perempuan penjaga portal di RS Mamujutengah, Korban Dugaan Pengeroyokan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MATENG, Mekora.id – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang perempuan yang bekerja sebagai penjaga portal rumah sakit di Kabupaten Mamuju Tengah kembali menjadi sorotan. Peristiwa yang terjadi pada 27 Januari 2026 itu viral di media sosial, namun hingga kini pelaku disebut belum diamankan.
Keluarga korban, Sahdan Husain, menyampaikan kekecewaan atas lambannya proses hukum. Ia menyebut sudah dua pekan berlalu sejak kejadian, namun belum ada penahanan terhadap terduga pelaku.
“Sampai hari ini sudah dua pekan, tetapi pelaku belum juga diamankan,” ujar Sahdan kepada awak media, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Sahdan, kasus tersebut bukan termasuk tindak pidana ringan (tipiring), melainkan dugaan pengeroyokan dengan korban seorang perempuan.
“Kami dari keluarga besar Desa Kambunong menyayangkan lambannya penanganan perkara di Satuan Reserse Kriminal Polres Mamuju Tengah, khususnya dalam kasus ini,” katanya.
Ancam Aksi Lanjutan
Sahdan menyebut keluarga dan masyarakat tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi lanjutan jika proses hukum dinilai tidak berjalan serius.
“Tidak menutup kemungkinan kami akan kembali melakukan aksi jilid II dengan jumlah massa yang jauh lebih besar jika perkara ini tidak segera diproses atau pelaku tidak dilakukan penahanan,” tegasnya.
Selain itu, pihak keluarga juga mendesak agar pimpinan kepolisian melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran di tingkat kabupaten.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak awak media masih berupaya mengonfirmasi kepada Polres Mamuju Tengah terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Redaksi Mekora.id akan memperbarui informasi setelah mendapatkan keterangan resmi dari kepolisian guna menjaga keberimbangan pemberitaan.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar