Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Internasional » Kebakaran Dahsyat di Los Angeles Jadi yang Termahal Sepanjang Sejarah Amerika Serikat

Kebakaran Dahsyat di Los Angeles Jadi yang Termahal Sepanjang Sejarah Amerika Serikat

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sementara itu, broker asuransi Aon PLC menyebut bahwa kebakaran di Amerika Serikat ini akan melampaui Camp Fire 2018, yang sebelumnya menjadi kebakaran termahal dengan kerugian 12,5 miliar dolar AS (sekitar Rp203,9 triliun) dan menewaskan 85 orang.

Sejumlah ahli memperkirakan butuh waktu beberapa bulan untuk menghitung total kerugian secara konkret. Menurut Porter dari Accuweather, kerugian kemungkinan akan terus bertambah.

Fenomena Anomali

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran dahsyat di Los Angeles belum diketahui. Namun, sejumlah pakar mencoba mengurai alasan mengapa kebakaran ini sulit dijinakkan, meskipun terjadi di musim dingin.

Perubahan iklim yang semakin pesat disebut sebagai salah satu penyebab ganasnya api yang melahap sejumlah wilayah California Selatan. Direktur Pusat Penelitian Kebakaran Liar Universitas Swansea, Stefan Doerr, mengatakan bahwa musim kebakaran di California telah diperpanjang secara signifikan selama beberapa dekade terakhir.

“Beberapa penelitian telah menunjukkan secara meyakinkan bahwa musim kebakaran di California kini lebih panjang dibandingkan sebelumnya,” ujar Doerr kepada Anadolu Agency.

Para ahli juga memperingatkan bahwa kebakaran hutan di musim dingin dapat lebih sering terjadi pada tahun-tahun mendatang, seiring dengan percepatan perubahan iklim global.

Peneliti iklim dan atmosfer dari BRIN, Erma Yulihastin, dalam unggahan di akun media sosial X, menyebut adanya fenomena anomali.

Erma menjelaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan yang menghanguskan puluhan ribu rumah ini biasanya dipicu oleh hembusan angin Santa Ana. Angin ini memiliki sifat kering dan dapat membakar dedaunan kering saat bertiup.

“Normalnya, angin Santa Ana, yang dipicu oleh sistem tekanan tinggi di California, terjadi saat musim panas. Namun, jika angin ini terjadi di musim dingin seperti Januari, maka ini benar-benar anomali bahkan penyimpangan iklim,” ujar Erma.

Erma menambahkan, angin Santa Ana umumnya berasal dari Great Basin, sebuah wilayah dataran luas gurun yang membawa udara panas dan kering.

“Meskipun sekarang musim dingin, suhu mencapai 27 derajat Celsius di kawasan hutan Angeles, menandakan bahwa titik-titik api telah terbentuk,” jelasnya.

(Sumber : VOA Indonesia)

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Mamuju

    Ekonomi di Mamuju Tumbuh dan Dorong Sektor Makro ke Tren Positif

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kontraksi positif juga terjadi pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dari sebelumnya hanya 69,80 persen tahun 2021, jadi 70,35 persen pada tahun 2022, dan meningkat di 71,07 persen di tahun 2023. Kenaikan juga telah mempengaruhi Angka Harapan Hidup yang tahun 2021 hanya 70,94, meningkat menjadi 71,36 di tahun 2022 lalu naik lagi menjadi 71,79 pada tahun […]

  • Rusun ASN Mamuju

    Baru Selesai, Plafon Rusun ASN Mamuju Ambruk Sebelum Ditempati : Air dan Listrik Diputus

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 103
    • 6Komentar

    Ia juga menambahkan bahwa dugaan sementara kerusakan plafon disebabkan oleh penggunaan material yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek. Jika dugaan ini benar, maka kualitas konstruksi patut dipertanyakan dan perlu ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Wartawan Mekora.id yang mencoba mengakses langsung kondisi bangunan dari dekat mengalami kendala, lantaran bangunan tersebut dalam kondisi tertutup rapat […]

  • NPHD Bawaslu Mamuju 2024

    Bawaslu dan Pemkab Mamuju Sepakati Dana Pilkada Rp 9,5 Miliar

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 57
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju dan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Mamuju menyepakati Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada 2024 sebesar Rp9,5 miliar, Rabu (17/01/2023). Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin mengatakan, NPHD itu turun dari permintaan sebesar Rp 10,4 miliar yang disodorkan akhir tahun lalu. “Sebenarnya itu jauh dari permintaan kita, tapi itu […]

  • Kontroversi C-Pemberitahuan Sulbar

    Kontroversi C-Pemberitahuan, CRI Bakal Seret Komisioner KPU Kabupaten se Sulbar ke Meja DKPP

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 5Komentar

    CRI mengaku telah menyampaikan laporan awal ke Bawaslu Sulbar. Namun, mereka mempertimbangkan untuk juga melaporkan Bawaslu ke DKPP atas dugaan pembiaran terhadap manipulasi data yang diduga dilakukan KPU. “Kami sedang merampungkan seluruh bukti dan data yang diperlukan untuk mengajukan laporan resmi ke DKPP RI. Langkah ini kami ambil demi menjaga integritas proses demokrasi,” tegas Fajar. […]

  • Bandara Tampa Padang Mamuju

    Pemprov Sulbar Segera Rampungkan Pembebasan Lahan Bandara Tampa Padang

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dinas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai memetakan lahan yang belum dibayarkan di Bandara Tampa Padang Mamuju. Kepala Dinas Perkim Sulbar, Syaharuddin, dalam pengecekan lahan di Bandara Tampa Padang mengatakan, lahan yang belum dibebaskan tersebut akan segera ditangani Pemprov Sulbar secepatnya. Kata Syaharuddin percepatan pembebasan lahan Bandara […]

  • KTM GMNI Sulbar

    GMNI Sulbar Gelar Kaderisasi Tingkat Menengah Perdana di Mamuju

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 84
    • 1Komentar

    “Ini merupakan tonggak sejarah bagi GMNI Sulawesi Barat. Untuk pertama kalinya, KTM bisa dilaksanakan di daerah kami. Kami mengapresiasi upaya DPP GMNI yang mendukung kaderisasi secara serentak melalui KTD dan KTM. Semoga ini menjadi awal bagi kader GMNI untuk lebih berkontribusi bagi daerah dan bangsa,” ujar Sugiarto. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah alumni GMNI, […]

expand_less