Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Desak Izin Tambang Pasir di Sungai Kalukku Dicabut, Warga : Kampung Kami Terancam!

Desak Izin Tambang Pasir di Sungai Kalukku Dicabut, Warga : Kampung Kami Terancam!

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
  • comment 6 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Ratusan Masyarakat dari Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Selasa, (2/10/2024). Mereka minta izin tambang pasir di pesisir Sungai Kalukku dicabut karena mengancam perkampungan.

Dalam orasinya, Sesepuh Masyarakat Masyarakat Desa Beru-Beru, Budi, mengatakan sejak adanya izin PT. Jaya Pasir Andalan di Pesisir Sungai Kalukku seluas 14 hektar yang diterbitkan ESDM Sulbar. Mereka selalu gelisah dan tidak tidur nyenyak.

Mereka khawatir jika tambang pasir di Sungai Kalukku beroperasi akan berdampak buruk pada perkampungan di dua Desa. Pasalnya kata Budi, sejak bertahun-tahun kampung mereka telah terancam abrasi sungai. Ketika banjir datang perlahan air mengikis area perkampungan, sehingga saat ini kampung mereka kini berada di bibir sungai.

“Sejak awal kami mendengar adanya izin tambang pasir, kami masyarakat di Kampung Baru dan Babalalang tidak bisa tidur nyenyak. Kami memikirkan kampung kami yang terancam hilang jika tambang itu dilanjutkan,” kata Budi dalam orasinya.

Budi menyebut, jika izin tambang tidak dicabut dan PT. Jaya Pasir Andalan beroperasi. Sama saja halnya mereka akan dibunuh secara perlahan.

Hal itu dikarenakan, di lokasi tambang pasir di Pesisir Sungai Kalukku itu menjadi muara warga yang memiliki mata pencaharian Nelayan. Warga khawatir jika dampak tambak akan merusak ekosistem dan mereka tidak bisa lagi melaut.

“Dulunya kampung kami jauh dari laut, jauh dari sungai. Tapi saat ini kini sudah berdekatan. Jika tambang masuk maka akan membunuh warga di Kalukku Barat dan Beru-Beru secara Perlahan,” kata Budi.

Sementara itu, Zulkarnaen, warga Asal Kalukku Barat mengatakan secara prosedural proses permohonan izin tambang itu tidak diketahui warga.

Sehingga mereka menuding, Kepala Desa dan Pihak Perusahaan tambang bersekongkol untuk melengkapi dokumen permohonan izin. Olehnya itu, warga keukeuh meminta pencabutan izin tambang agar tidak mengancam kehidupan mereka.

“Sejak awal sosialisasi kami mengumpulkan tanda tangan warga sebanyak 500 yang menyatakan menolak tambang. Tapi nyatanya kenapa ijin mereka terbit,” kata Zulkarnaen.

Selain itu, warga juga mengatakan kaget dengan adanya izin tambang, padahal sebelumnya mereka hanya disosialisasikan untuk pemasangan batu gajah di DAS Kalukku. Namun mereka heran tiba-tiba izin tambang terbit dengan wilayah kelola di Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru.

“Saat itu kami beritahukan akan dilakukan pemasangan batu gajah, bukan izin tambang. Makanya saat itu warga mau merasa gembira dan menyambut baik,” ungkap Zulkarnaen.

Selain itu warga menyebut, jika yang bertanda tangan dalam pengajuan izin tambang pasir PT. Jaya Pasir Andalan bukanlah pemilik lahan. Melainkan orang lain yang tidak memiliki lahan di sekitar lokasi tambang pasir.

“Yang punya lahan itu tidak ada yang mengetahui dan tidak ada yang bertanda tangan. Semua pemilik lahan kami sudah hadirkan di aksi ini,” lanjut Zulkarnaen.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abdul Halim Wakil Ketua DPRD Sulbar

    Intip Karir Politik Abdul Halim, Wakil Ketua DPRD Sulbar Bukan Dari Darah Pejabat

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 181
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Abdul Halim, resmi dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Sulbar periode 2024-2029. Ia menjadi salah satu dari empat unsur pimpinan bersama Ketua DPRD Amalia Fitri, Wakil Ketua Suraidah Suhardi, dan Wakil Ketua II, Munandar Wijaya. Menariknya, Politikus PDI Perjuangan kelahiran Wonomulyo 1979 itu satu-satunya Pimpinan DPRD Sulbar periode 2024-2029 yang bukan anak Bupati […]

  • Gedung Radioterapi RSUD Regional Sulbar

    GMNI Mamuju Kecam Pembangunan Radioterapi RSUD Regional Sulbar Tidak ber AMDAL

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 107
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pembangunan Gedung Bunker Radioterapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Provinsi Sulawesi Barat mendapat sorotan tajam dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju. Pasalnya menurut Ketua Cabang GMNI Mamuju, Adam Jauri, pembangunan gedung milik RSUD Regional Sulbar itu belum mengantongi ijin analisis dampak lingkungan (AMDAL) dari pihak DLHD. Padahal kata Adam, pembangunan […]

  • Indonesia Sepakat Impor Beras dari AS

    RI Setujui Impor 1.000 Ton Beras Khusus dan 580.000 Ekor Ayam dari AS

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 259
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Pemerintah Indonesia menyetujui impor 1.000 ton beras khusus serta 580.000 ekor ayam dari Amerika Serikat (AS) dalam kerangka perjanjian dagang resiprokal kedua negara. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanesto, menjelaskan alokasi impor beras khusus tersebut tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan dalam negeri. “Pemerintah setuju memberikan alokasi impor untuk beras […]

  • Tamsapi Mamuju

    Bosan Dijanji Pemda, Warga Tamasapi Mamuju Patungan Cor Jalan Rusak Bertahun-tahun

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Warga di Lingkungan Tamasapi, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya memilih bertindak sendiri. Mereka bergotong royong memperbaiki jalan utama di wilayahnya yang sudah bertahun-tahun rusak parah, setelah merasa lelah menunggu janji perbaikan dari pemerintah daerah. Sejak pagi, Minggu (26/10/2025), puluhan warga tampak bahu-membahu mengangkut pasir dan kerikil. Di bawah terik matahari, […]

  • SDK di Musda Golkar Sulbar

    SDK Ajak Golkar Perkuat Dukungan DPRD dan Kepala Daerah untuk Pembangunan Sulbar

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Sulbar yang berlangsung di Ballroom Hotel Maleo, Mamuju, Minggu, 23 November 2025. Kehadiran gubernur menjadi simbol pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, SDK secara terbuka mengenang perjalanan panjang […]

  • Sutinah Daftar Nasdem

    Sutinah Kembalikan Formulir Balon Bupati Mamuju ke Partai Nasdem

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 133
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sutinah Suhardi yang juga Bupati petahana mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Nasdem Kabupaten Mamuju, tepat di hari terakhir pembukaan penjaringan bakal kepala daerah di partai, Selasa (7/5/2024) malam. Setelah menyerahkan sejumlah berkas, Sutinah berharap partai Nasdem dapat menjadi bagian dari pengusungnya untuk maju kembali dalam Pilkada Mamuju 2024. “Kami mengembalikan formulir di […]

expand_less