Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Ini Kronologi Polisi Keroyok Mahasiswa di Mamuju, Tak Terima Ditegur Masuk Asrama

Ini Kronologi Polisi Keroyok Mahasiswa di Mamuju, Tak Terima Ditegur Masuk Asrama

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Kejadian polisi keroyok mahasiswa di Mamuju, Sulawesi Barat, kini menjadi perhatian publik. Peristiwa itu setidaknya melibatkan sebanyak 51 anggota polisi dari Polda Sulawesi Barat (Sulbar) diduga terlibat dalam kasus ini.

Peristiwa pengeroyokan terhadap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ramli, terjadi pada Rabu, 1 Januari 2025. Insiden ini menjadi perhatian nasional dan memicu gelombang unjuk rasa.

Awal Konflik

Ketua HMI Cabang Manakarra, Ansar, menjelaskan pengeroyokan itu bermula dari kedatangan seorang oknum polisi ke Asrama Putri Ikatan Pelajar Mahasiswa (IPM) Mamuju Tengah (Mateng) untuk bertemu pacarnya di malam hari.

Kedatangan ini dianggap melanggar tata tertib asrama, sebab setiap tamu hanya diperbolehkan hingga di ruang tamu dan tidak diperbolehkan memasuki kamar.

Pemilik kontrakan dan penghuni asrama sudah beberapa kali menegur oknum tersebut, namun peringatan tidak diindahkan. Akhirnya, salah satu penghuni melaporkan kejadian ini kepada Ketua Cabang IPM Mateng.

“Setibanya di lokasi, Ketua IPM Mateng langsung menegur polisi tersebut hingga terjadi cekcok mulut, bahkan terjadi perkelahian yang akhirnya dilerai warga. Masalah dinilai selesai saat itu, dan kedua pihak membubarkan diri,” kata Ansar, Sabtu, (4/1/2024) malam.

Namun, tidak lama berselang, oknum polisi tersebut menghubungi Ketua IPM Mateng dengan alasan ingin menyelesaikan masalah. Ketua IPM Mateng lalu meminta rekannya, Ramli, untuk menemaninya bertemu.

Setibanya di lokasi, mereka terkejut karena dihadang oleh sekitar 50 polisi. Situasi memanas ketika polisi melontarkan kata-kata kotor. Ketika Ramli mencoba meminta penjelasan, dia malah menjadi korban pengeroyokan

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor di Mamasa

    Longsor di Mamasa Rusak 5 Rumah Warga, Akses 3 Desa Tertutup

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id  – Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Mamasa, kejadian itu terjadi di Desa Saluassing, Kecamatan Bambang, pada Selasa 21 Mei 2024 malam. Menurut keterangan staf Desa Saluassing, Andarias, kejadian itu terjadi sekira pada pukul 21.30 WITA. Ia menyebut setidaknya ada tiga titik longsor menghantam wilayah itu. Akibatnya, lima rumah warga dilaporkan tertimbun […]

  • Reses Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim, di Desa Kebun Sari, Wonomulyo.

    Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim Serap Aspirasi Warga Kebun Sari Wonomulyo

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 22
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), Abdul Halim, melaksanakan kunjungan kerja reses untuk masa sidang kedua tahun anggaran 2026 di Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Sabtu, (7/2/2026). Abdul Halim mengatakan, kunjungan kerja dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Reses yang dilaksanakan malam hari ini terbukti efektif setelah masyarakat setelah […]

  • AIM PAS di Nosu

    AIM PAS Janji Perbaikan Infrastruktur Layak di Nosu

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 60
    • 1Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 1, Andi Ibrahim Masdar dan Asnuddin Sokong (AIM-PAS) disambut hangat oleh ratusan warga di Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, saat melakukan kampanye terbatas, Jumat, (1/11/2024). Kepada warga Nosu, Cagub Andi Ibrahim Masdar (AIM) menyatakan, kedatangannya itu untuk menerapi janji yang sebelumnya dia sampaikan. “Terimakasih hari […]

  • Kejurnas Dayung 2024

    Kejurnas Dayung 2024 Resmi Ditutup, Jabar Juara Umum, Tuan Rumah Sulbar Peringkat 5

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 151
    • 2Komentar

     MAMUJU, mekora.id – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dayung 2024 tingkat pelajar di Sulawesi Barat (Sulbar), yang terpusat di Teluk Mamuju. Resmi di tutup, pada, Kamis (27/6/2024) sore. Kejurnas Dayung pelajar 2024 mulai 23-27 Juni 2024, yang memperebutkan 38 medali emas, 38 medali perunggu, dan 38 medali perunggu. Kejurnas itu, melombakan 18 nomor dari kategori canoeing dan […]

  • Almalik Pababari Kecam Penghinaan Gelar Uwe

    Cucu Raja Mamuju Kecam Dugaan Penghinaan Gelar Uwe

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 200
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Cucu Raja Mamuju, Almalik Pababari, ikut berkomentar terkait dugaan penghinaan gelar bangsawan “Uwe’” yang diduga dilakukan oleh Ramliati, Anggota DPRD Mamuju, dalam percakapan di salah satu grup WhatsApp. Tokoh Adat di Mamuju itu, mengecam dugaan penghinaan gelar bangsawan “Uwe” itu. Almalik menyebut, tindakan itu telah mencoreng gelar sangat sakral bagi keturunan raja […]

  • Pemprov Sulbar Buka Pos Balita di Kompleks Perkantoran, Dukung Program PASTI PADU dan Prioritaskan SDM Unggul

    Pemprov Sulbar Buka Pos Balita di Kompleks Perkantoran, Dukung Program PASTI PADU dan Prioritaskan SDM Unggul

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar layanan Pos Balita di halaman Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, Jumat (20/2/2026). Program ini menjadi langkah konkret mendukung inisiatif PASTI PADU yang digagas Pemprov Sulbar sekaligus implementasi Panca Daya ke-3 yaitu membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter yang menjadi prioritas […]

expand_less